Berkunjung Ke Perkebunan Kopi Mangkuraja, Rejang Lebong, Bengkulu

Seri Travelling

Berkunjung Ke Perkebunan Kopi Mangkuraja, Rejang Lebong, Bengkulu

Hamparan Tanaman Kopi Arabica yang siap Berproduksi tinggi
Kopi, siapa yang tidak mengenal Kopi sebagai minuman penyegar dan penjaga stamina.

Kali ini saya akan menampilkan beberapa dokumentasi terkait perkebunan kopi yang pernah saya kunjungi di Perkebunan Kopi Mangkuraja, Kabupaten Rejang Lebong, Kecamatan Tes.

Beberapa kali saya berkunjung menikmati indahnya pemandangan di Perkebunan yang berada di lereng deretan Bukit Barisan dan berbatasan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Jenis kopi yang ditanam adalah kopi Arabica unggulan dari beberapa varietas, mungkin sekitar 15 varietas setelah melalui seleksi.

Perkebunan ini berada di area yang sangat subur dan berada di ketinggian 1000 - 1200 m dpl.

Saya akan menampilkan dokumentasi sesuai urutan waktu kunjungan dari yang paling lama.

Tahun 2004

Di tahun 2004, di dokumentasi saya ada di bulan November 2004. Tertera di penanggalan yang ada di Dokumentasi.


Perumahan karyawan Sektor 1, mereka menyebutnya.  Saat memfoto di pagi hari setelah subuh.  Perkebunan yang nyaman, asri dan udara yang sangat segar.

Pernah suatu saat, suhunya sekitar 5 derajat celcius dan kelembaban 100 persen, dan anda bayangkan betapa dinginnya saat itu.

Kegembiraan anak anak berangkat sekolah

Anak anak dengan semangat dan bergembira berangkat ke sekolah dengan menaiki traktor yang juga akan menjemput tenaga kerja dan barang barang kebutuhan logistik.

Senang sekali rasanya saat itu bisa menyaksikan kegembiraan mereka.  Raut raut wajah penuh tawa yang haus akan ilmu pengetahuan untuk menggapai cita cita mereka.

Hamparan kebun Kopi di Perkebunan Kopi Mangkuraja    

Tanaman Kopi Arabica tampak sangat sehat karena perawatan dan aplikasi pemupukan yang baik.

Saat berkunjung sering bertemu dengan Bapak Bapak yang sedang merawat tanaman serta Ibu Ibu yang sedang memanen Kopi Arabica yang matang dan berwarna merah.

 

Pohon Kopi umur 16 bulan yang sedang belajar berbuah

Satu persatu buah yang matang dan memerah dipetik dengan sangat hati hati. Ruas buah di tanaman Kopi Arabica sangat berharga, karena 1 ruas atau titik buah di kopi arabica bisa berbuah beberapa kali.  Berbeda dengan Kopi Robusta yang satu titik buah, hanya berbuah sekali.

Hal ini sangat mempegaruhi proses pemangkasan.  Rahasia Pemangkasan Kopi Arabica dan Pemangkasan Kopi Robusta sangat berbeda walaupun prinsipnya sama.

Pemangkasan Pada Kopi Arabica, percabangan yang masih B1 hingga B3 masih bisa dipertahankan karena akan masih berbuah kecuali rusak, diserang hama atau pertumbuhannya kurang baik.

Pemangkasan pada Kopi Robusta adalah mengganti dengan percabangan baru supaya bisa berbuah.  Jadi rahasianya adalah mengganti cabang cabang yang sudah berbuah dengan percabangan baru.

Kalau umur 1 ruas percabangan 21 -30 hari, maka untuk mendapatkan jumlah dompolan 6 - 8 dompol buah, membutuhkan waktu 5 - 8 bulan sampai siap berbuah kembali.  Jadi hati hati saat memangkas Kopi Robusta. 



Buah kopi Arabica maupun robusta, memerlukan waktu dan proses yang panjang mulai dari Bunga hingga di panen.

Saat inisiasi bunga muncul, hingga mekar, sampai menjadi moto yuyu alias pentil buha kopi hingga membesar berwarna hijau dan memerah saat panen, diperlukan waktu 9 - 10 bulan.  

Bukan waktu yang singkat. Tapi itulah yang harus dijalani Bunga Kopi hingga bisa dipanen menjadi buah kopi dan diolah menjadi Kopi Kering alias Green Bean.

Karena inilah, seorang petani kopi akan sangat menghargai butir butir kopi yang dihasilkannya dan hingga terhidang di meja kita sebagai kopi coklat, dan bukan kopi hitam. 

Hamparan Tanaman Kopi Arabica yang siap Panen 

Hamparan tanaman Kopi Arabica yang siap dipanen. Ya, senangnya bisa menyaksikan saat berkunjung melihat kebun kopi Arabika yang sehat, berproduksi tinggi dan berkualitas serta cita rasa yang enak.


Buah kopi yang sudah dipetik, akan diolah menjadi biji kopi kering.  Untuk Perkebunan Kopi Arabica, biasanya akan mengolah buah kopi dengan metode proses basah, atau Washed Process.  

Washed  Process atau Wet Process sendiri ada 2 macam, ada yang fully washed process dan ada yang semi washed  process. 

Proses pengeringan artifical, dilakukan sebagai alternatif pengeringan dengan Sinar Matahari - Sun Dry
Nah, bedanya apa sih antara Fully Washed Process dan Semi Washed Process. Proses utama dari Washed Proses adalah :

  1. Penerimaan Buah Kopi Panen
  2. Bak Pemisah buah atau Bak Konis
  3. Proses Pulper atau pengupasan kulit buah
  4. Fermentasi kering dan fermentasi basah untuk memudahkan pelepasan lendir
  5. Proses Washer atau pencucian lendir
  6. Proses pengetusan dari air pencuci 
  7. Dryng atau proses pengeringan 
  8. Hulling atau proses pengupasan kulit tanduk

Ok, di atas adalah proses fully washed atau proses pengolahan kopi basah yang sempurna, jdi yang semi washed gimana?

Kalau Semi Washed, yang hilang adalah proses fermentasi.  Jadi setelah dipulper atau kupas kulit, biji kopi yang masih berlendir langsung di cuci dengan washer.

Kopi yang sudah dihuller, selanjutnya dilakukan sortir, bisa manual dan bisa juga dengan menggunakan mesin.

Yang tidak kalah penting adalah Bahan tanam kopi harus berkualitas, yaitu bibit kopi.

Proses pemanenan benih kopi harus berasal dari area kebun benih yang dirawat dengan baik, dipilih dari buah yang sehat, pross pengupasan benih yang baik, serta pelepasan lendir hingga pengeringan benih dengan kadar air 20 - 22 Persen.

Berawal dari benih, menjadi hamparan Perkebunan kopi

Benih benih yang sudah siap, disemai di bedengan dengan jarak tanam dan pola yang dibuat dari kayu yang sudah dibentuk sedemikian rupa hingga membuat lubang tanam dengan jarak 2 cm x 1 cm dengan kedalaman 0.5 cm.

Masih banyak cerita mengenai kebun kopi yang mungkin bermanfaat. 

Semoga Mangkuraja Coffee menghasilkan Kopi yang spesial dan layak masuk sebagai salah satu Specialty Coffee Indonesia. 

 


 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berkunjung Ke Perkebunan Kopi Mangkuraja, Rejang Lebong, Bengkulu"

Post a Comment

Popular Posts