Pengalaman Menikmati Kopi Daong dan Daong Ecopark dengan Suasana Indah dan Sejuknya Hutan Pinus yang Asri di Pancawati

Pengalaman Menikmati Kopi Daong Dan Daong Ecopark dengan Suasana Indah dan Sejuknya Hutan Pinus yang Asri di Pancawati

Kopi Daong
Kopi Daong

Salah satu tujuan ngopi dan wisata yang sedang viral, Kopi Daong.

Berita viralnya tempat ngopi di daerah Bogor, tepatnya di daerah Cikreteg, Pancawati, Kecamatan Caringin, Bogor.



Tergoda dengan informasi dan beberapa pemberitaan tentang Kopi Daong, dan kebetulan ada teman dari Kota Banjar, Kalimantan Selatan yang mengajak berlibur sambil ngopi di Kopi Daong, maka semakin semangat untuk merasakan sensasi menikmati kopi di bawah pepohonan pinus serta berangan angan bisa jogging sambil menikmati segarnya udara pegunungan.

Kami berencana berangkat jumat sore dan bertemu di lokasi dilanjutkan dengan menginap di salah satu penginapan di sekitar Kopi Daong dan dilanjutkan paginya menikmati jogging di bawah pepohonan pinus dan menghirup segarnya udara di Pancawati.

Cerita akan saya paparkan mulai dari perjalanan dan suasana saat berkunjung malam hari serta menikmati hidangan kopi dan penganan dan suasana pagi saat kami menikmati jogging untuk menghirup segarnya udara dan indahnya landscape di Area Kopi Daong. 

Perjalanan menuju Kopi Daong

Kami berangkat dari Bekasi sekitar jam 16.00.  Menggunakan Google Maps, kami setting dengan tujuan Kopi Daong.  Dalam waktui 13 detik, sudah terpampang informasi rute perjalanan mulai dari daerah Pekayon hingga titik destinasi Kopi Daong, tertulis jarak sejauh 78 km dan waktu tempuh yang dibutuhkan 1 jam 48 menit.

Dari Pekayon, kami menyusuri jalan Swatantra dan masuk tol melalui JORR alias Jakarta Outer Ring Road, Mengambil arah Jagorawi dan Bocini lanjut perjalanan hingga keluar tol di Pintu Tol Caringin.

Keluar dari Pintu Tol Caringin, belok kanan dan setelah alfa mart belok kiri ke arah Pasar Cikreteg. Papan petunjuk arah Kopi Daong dan Daong Ecopark tertulis sekitar 4 km dari belokan ini.

Papan Petunjuk Daong Ecopark dan Kopi Daong dari jalan Raya Bogor - Sukabumi

Beruntung kami sudah sore melintas Pasar Cikreteg ini, bisa dibayangkan kalau pagi atau siang hari, betapa hiruk pikuk pasar akan membuat jalanan yang kecil dan pas untuk 2 mobil bahkan saat berpapasan harus saling menjaga jarak ini akan menimbulkan kemacetan.

Melintas Pasar Cikereteg

Jarak memang sekitar 4 km, tapi waktu tempuhnya lumayan juga karena jalanan sempit dan ada beberapa bagian jalan yang berlubang dan perlu kehati hatian untuk melintas.

Kawasan penduduk yang padat dan banyaknya motor dan truk yang berlalu lalang juga menjadi perhatian dan harus hati hati saat berkendara melintas jalanan ini.

Setelah menyusuri jalanan Cikreteg, pukul 17.51 WIB sampailah kami di kawasan Kopi Cidaong.

Kalau dihitung dari saat kami berangkat, waktu tempuh real adalah  1 jam 51 menit artinya waktu perkiraan google dan aktual hanya selisih 3 menit. Perkiraan yang akurat dan presisi.. Hanya meleset 2,7%. 111 menit dibagi 108 menit. Luar Biasa.

Gerbang Kopi Daong

Suasana masih sangat ramai dan kami mendapatkan area parkir di area parkir paling atas bagian kanan,

Saya ternyata hanya berselisih 10 menit dengan teman saya (dari Banjar - Kalsel) yang berangkat dari Serang sekembali dari keperluan bisnisnya.

Perencanaan yang tepat dan pengaturan waktu yang mendekati aktual. Kamipun parkir mobil berdampingan di area parkir.

Setelah membereskan perlengkapan, berempat kami berjalan menuruni trek menuju pintu masuk Kopi Daong.

Suasana Malam Kopi Daong

Kopi Daong Ambience at Night

Pukul 18.12

Kami memasuki Kopi Daong dari sisi tengah dekat dengan cafe Kopi Daong. Protokol Covid 19 oleh petugas keamanan ketat dilakukan.

Pengukuran suhu tubuh dan kewajiban penggunaan masker menjadi protokol wajib memasuki wilayah Kopi Daong.

Saat memasuki Area Kopi Daong, suasana malam dengan kerlap kerlip lampu yang disusun dalam berbagai titik dan jalur membuat suasana malam terlihat meriah dan indah.

Nikmatnya minum kopi sambil ngemil di Kopi Daong

Berbagai lampion yang terang juga menghiasi beberapa sudut meja kursi yang tertata rapi dan terisi penuh.

Suasana malam Kopi Daong

Hal pertama yang kami lakukan adalah menunaikan kewajiban ibadah Sholat Maghrib terlebih dahulu, supaya nantinya kami leluasa menikmati suasaa Kopi Daong.

Sedikit antri di Musholla yang letaknya di bagian tengah, belakang Cafe Daong. 

Berikutnya lanjut dengan memesan kopi yang menjadi tujuan kami ingin merasakan viralnya kopi Daong.

Pemesanan Kopi Daong di Cafe Daong

Antri juga saat memesan kopi Daong. Kami memesan 3 minuman berbasis kopi yaitu, Cappucino, Americano dan Ice Kopi Daong, serta satu lagi Green Tea.

Kopi Daong dengan gelas Kertas yang ramah lingkungan 

Menurut saya, untuk penggemar kopi fanatik, Kopi yang disajikan di Kopi Daong mungkin hanya sekedar pelengkap indahnya Geopark Daong yang sangat indah.  Jangan berharap sensasi citarasa kopi yang wah.

Kopi Daong diambil dari kata Daun  yang dilogatkan bahasa Manado menjadi Daong karena pengelolanya yang kalau tidak salah pengusaha sukses bernama Alex Benyamin yang merupakan keturunan Manado.

Besok pagi kami akan mengeksplor lokasi Kopi Daong alias Daong Geopark, yang informasinya sangat cocok untuk jogging karena lokasinya sangat luas. Lokasi Kopi Daong Bogor sendiri berada di dalam Daong Ecopark. sebuah lokasi ekowisata hutan pinus yang memiliki kedai kopi.

Berpose sejenak di depan Barista Cafe Daong

Setelah menikmati hangatnya sajian kopi daong dan sedikit berkeliling di beberapa area Kopi Daong di malam yang semakin dingin, kami menutuskan untuk mengeksplore lebih lanjut besok pagi.

Jogging di Ecopark Daong

06.00 WIB

Kopi Daong merupakan ecopark yang menonjolkan keindahan alam dengan tegakan pohon pinus yang sangat indah.

Sengaja kami datang pagi hari untuk mendapatkan udara segar yang belum tercemar dengan kedatangan pengunjung lain.

Pukul 05.45, kami berangkat dari penginapan kami di Capung Resort and Resto yang juga akan saya ceritakan di bagian lain di blog ini.

Kami memarkir kendaraan di bagian atas dan kami datang pertama kali. Bersama Om Rudi, Tante Eva, dan Tante Novi kami pun menikmati kesunyian ini dengan berfoto di area parkir.




Selesai mengabadikan diri di lokasi parkir, kamipun melanjutka perjalanan memasuki area Kopi Daong.

Kami masuk dari pintu samping dan sengaja ijin untuk jogging. Hal pertama yang kami lakukan adalah melihat peta rute dan fasilitas yang ada di Daong Ecopark. 

Suasana rindangnya pohon pinus dan udara yang segar menemani jogging pagi kami. 

Kami berencana mengelilingi Daong Geopark sesuai dengan peta petunjuk yang terpampang di pintu depan dan mungkin urutannya bisa tidak sesuai karena rute yang kami ambil mengikuti trek jalanan.

Gerbang Kopi Daong dan Tempat Bermain Anak

Pintu gerbang Kopi Daong dibuat dari susunan bambu berwarna hijau yang terlihat artisitik dan melengkung menaungi gerbang masuk.

Pintu Gerbang Kopi Daong

Arena bermain anak ditandai dengan miniatur berbentuk jamur yang sangat besat.  Paduan dengan pepohonan pinus yang indah.

Taman Bermain

Daong Express

Daong Express seperti kopi daong tetapi lebih kecil dan di depannya disusun bangku bangku untuk duduk dan bersantai sambil menunggu pesanan dan minum kopi.



Daong Express
Sambil istirahat, Tante Novia dan Tante Eva menikmati sajian Kopi Daong Express beratapkan daun pinus dan lambaian pohon pinus yang tertiup angin sepoi sepoi. Benar benar nikmat dan karunia tuhan yang luar biasa. 
Menikmati Kopi di Daong Express sebelum melanjutkan perjalanan.

Kopi Daong

Spot pertama Kopi Daong masih sepi karena memang belum saatnya buka. Dibelakang Kopi Daong tersedia arena bermain dan tempat duduk untuk menikmati kopi yang berjajar dan disusun denganrapi dan indah.

Saya perhatikan ada 2 atau 3 tingkat susunan meja dan bangku bangku yang sengaja disediakan untuk menikmati kopi.  Bagi yang ingin indehoy berdua, bisa memilih bangku yang hanya untuk berdua. Bagi keluarga yang leih dari 2 orang, bisa memilih bangku yang bisa muat lebih banyak.

Terlihat Daong Ecopark memanjakan pengunjungnya dengan fasilitas dan memperhatikan kenyamaman.

Berbagai himbauan penggunaan masker dan protokol Covid terpampang dengan jelas, demikina juga dengan himbauan untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.

Memang Enviromental friendly.    


Banyak pilihan spot tempat duduk di Kopi Daong, ada yang melingkar dan ayang bentuknya bangku bangku berjajar

Pilihan tempat duduk untuk bersantai di Kopi Daong

Restoran Daong

Lokasi ini sangat teduh dan bangku  bangku disusun diantara pohon pinus dan saya bisa menyaksikan sinar matahari menembus celah celah daun pinus yang melambai lambai.


DI resto Daong, terdapat beberapa susunan meja yang diatur dengan cermat sehingga kita bisa ngobrol dengan enak sambil menikmati pemdangan alam yang indah sambil menghirup udara segar beraroma pinus.

Tatanan Meja dan Kursi di Daong Resto yang sangat menarik pengunjung

Kami pun menikmati pemandangan sambil ngobrol.  Berpose dengan pasangan dan berdiskusi tentang indahnya Daong Ecopark.

Tatanan meja dan pemandangan yang indah

Saya sempatkan berfoto sendiri sambil melihat pemandangan nun jauh disana yaitu hamparan hutan pinus yang masih sangat asri dan membatasi pegunungan yang hijau dan udaranya masih segar.

Tidak bosan bosannya mengabadikan indahnya Daong Ecopark

Pasar Daong

Lokasi pasar Daong banyak berjajar kios kios makanan yang ditata dengan rapi dan apik


Di Pasar Daong terdapat beberapa kios dengan bangku bangku yang menghadap ke pemandangan indah Pinus dan kota bogor yang terletak nun jauh disana 

Susunan Bangku di Pasar Kopi Daong dan Daong Signature

Di depan Kios, tesusun juga bangku bangku yang dipilih sesuai selera. Ada yang berhadapan dan ada yang mendekati tebing sehingga dapat melihat suasana pemandangan yang indah.

Bangku Panjang di Pasar Daong

Selain itu jug ada bangku panjang yang memuat beberapa orang sekaligus dan bisa untuk keluarga.

Daong Signature


Nah di Daong Signature ini kita bisa memesan minuman kopi sambil menikmati pemadangan yang sangat indah.

View Pemdangan alam yang sangat indah dari area Kopi Signature


Di depan Daong Signature terdapat halaman yag langsung menghadap ke celah pemandangan yang sangat indah.

Rekomendasi anda untuk berfoto di area ini.

Kami berempat, entah sudah berapa jepretan habis di spot ini. Sengaja kami tampilkan hanya beberapa karena memang sengaja supaya rasa keingin tahuan mengundang anda untuk berkunjung ke Daong Ecopark.

Panorama Pemandangan Kota Bogor dari Kopi Signature

Kami melanjutkan perjalanan dan dalam perjalanan jogging ini beberapa kali berpapasan dengan monyet monyet liar 

Setelah menyusuri jalan paving yang rapi, sampailah kami di area Wahana Photo.

Wahana Photo

Berbagai fasilitas untuk berfoto yang disediakan oleh Kopi Daong



Kami sempat berfoto sejenak di Sepeda Gantung. Latar Belakang pemandangan alam yang lepas dan hutan pinus menjadi daya tarik Wisata Alam Sport Foto ini.  Berada di area Daong Ecopark yang beratapkan daun pinus yang melambai lambai dan semilir angin sejuk dingin menambah rasa betah untuk berlama lama di Daong Ecopark ini.

Wahana Sepeda Gantung di Daong Ecopark

Setelah berkeliling di Spot Foto, kami pun melanjutkan perjalanan semakin ke dalam mengikuti jalan Paving yang dibuat dengan sangat rapi.

Sampailah kami di titik paling ujung Daong Ecopark. Berupa ruang terbuka luas dan di ujungnya ada bangunan yang masih dalam pengerjaan.

Ruang Terbuja di Ujung Ecopark yang sangat indah

Kami berfoto dengan berbagai gaya karena suasana masih sepi dan memang latar belakang pemandangannya luar biasa bagus.

Terima kasih Pohon Pinus
Yang paing saya suka adalah gaya saat berfoto di Pohon Pinus.  Ada beberapa gaya dinataranya gaya berempat dan gaya dengan pasangan masing masing.

Rebutan Pohon Pinus
Setelah sampai di ujung Daong Ecopark, kami pun bergerak jogging menyusuri jalan berbeda untuk kembali ke bagian depan kopi daong.

Yuhu...Pohon Pinus
Kami mengambil bagian yang berbatasan dengan jalan dan menyempatkan berfoto dengan background daun pakis.

Keren berfoto di Daong Ecopark
Foto yang menawan dan bagus dengan warna cahaya pagi yang sangat mendukung  pemotretan.

Sampai di Kopi Resto, kami berbelok ke bawah menuju Istana Mini dan Taman Jepret.

Menuju ke Taman Jepret
Istana mini

Istana mini berupa spot foto yang intagramable.  Berbentuk miniatur istana  dengan tower istana yang menjulang dan ada bagian teras tempat untuk berfoto.

Istana Mini untuk Foto yang Instagramable
Taman Jepret

Taman Jepret mrupakan tempat untuk mengabadikan foto foto yang intagramable di Daong Ecopark. Ada yang berbentuk Kupu Kupu, bentuk hati, bentuk sayap burung, putri daun dan sarang burung.

Taman Jepret Spot Instagramable

Taman Spot Instagramable 

Mulailah kami beraksi.


Instagramable Action Berfoto di Sarang Burung

Satu persatu wahana Taman Jepret kami coba dan menyempatkan diri berfoto di masing masing spot dengan aneka gaya.

Berfoto di Putri Daun

Om Rudi dan Tante Eva sangat senang sekali. Berkali kali kamera handphone mereka mengklik dan mengabadikan moment moment gembira mereka.

Cintaku hanya Untukmu di Taman Jepret

Berfoto di Sayap Burung, Tante Eva menarik Om Rudi

Sayap Burung di Taman Jepret Kopi Daong

Sayapun tak ketinggalan juga mengabadikan moment moment di Taman Jepret di area Daong Ecopark.

Asyik Berfoto di Taman Jepret


Wahana wahana lain adalah bermain dengan Kuda yang lokasinya ada di dekat gerbang masuk Daong Ecopark.

Wahana Berkuda


Setelah puas mengelilingi Daong Ecopark, kami pun menyempatkan diri berkeliling di sekitar area Daong Ecopark.

Banyak Warga yang berjualan makanan di dekat gerbang masuk kampung. Beraneka ragam dengan harga yang terjangkau.

Anda bisa duduk duduk di bawah rindangnya pohon Sengon Albizia falcataria sambil menikmati hidangan makanan yang tersedia. 



Rekomendasi Kami

Euforia Kopi Daong atau Ecopark Daong Bogor kami rasa akan terus berlangsung untuk waktu yang lama. Karena sajian utama mereka bukanlah kopi, melainkan ecopark itu sendiri. Untuk itu untuk teman teman  yang sangat serius dengan kopi sebaiknya jangan terlalu menganggap serius kopi di sini. Ditambah sebaiknya kalian memesan di kedai signature-nya agar tidak ngedumel sendiri nantinya.

Kopi Daong kami rekomendasikan untuk kalian yang ingin refreshing sejenak dari penatnya pekerjaan. Nongkrong ramai-ramai dengan teman akan terasa cukup seru di sini, just take a day off dan berangkat deh. 

Saran saya, datanglah di sore hari untuk menikmati indahnya Kopi Daong saat malam karena bertaburan lampu dan lampion yang sangat indah.  Merasakan udara dingin Daong Ecopark sambil menyeruput hangatnya Kopi daong.

Kopi Tutup pukul 22.00 saat malam.

Menginap semalam, tersedia penginapan di sekitar Daong Ecopark dengan harga yang terjangkau dan paginya persiapkan diri untuk menikmati jogging di Daong Ecopark.

Selamat Berlibur di Daong Ecopark.

 





Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Pengalaman Menikmati Kopi Daong dan Daong Ecopark dengan Suasana Indah dan Sejuknya Hutan Pinus yang Asri di Pancawati"

  1. Replies
    1. Ayo berkunjung ke Kopi Daong Pak Mutiara hidup. Bagus datang pagi hari supaya bisa joggibg di Kopi Daong

      Delete

Popular Posts