Indahnya Arboretum Ir. Lukito Daryadi M.Sc., Ruang terbuka Hijau di Pusat Kota Jakarta yang Asri dan Indah

Seri Lingkungan Hidup
Arboretum Ir. Lukito Daryadi, .M.Sc. 
Ruang terbuka Hijau di Pusat Kota Jakarta
Arboretum Ir. Lukito Daryadi M.Sc

Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc. berlokasi di Kompleks Manggala Wanabakti, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Berada di tengah metropolitan sebagai bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang penting dalam membersihkan udara layaknya "paru-paru" bagi Kota Jakarta.


Arboretum ini letaknya ada di kawasan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senayan, Jakarta Pusat. Berada di tengah ibu kota, hutan ini seolah menjadi oase bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang haus akan kesejukan namun tak ingin pergi jauh sampai ke luar kota.


Tempat ini dibangun dengan empat tujuan yaitu menyediakan lingkungan yang sehat, aman, tenang, nyaman, dan indah. Sebagai fasilitas menjaga pohon langka, pohon hutan, dan tanaman obat. Menjaga keseimbangan penting antara lingkungan dan perkotaan terutama untuk mengolah udara kembali bersih. Serta menyediakan habitat hewan terutama burung.

Di hutan seluas sekitar 4 hektar ini, tumbuh ratusan pohon dari 52 jenis spesies baik endemik Indonesia maupun khas negara lain, seperti mahoni afrika sampai sawo manila. Setiap pohon di sana juga dilengkapi dengan barcode sehingga traveler yang ingin tahu mengenai profil tanaman itu bisa memindai barcode dan membaca informasi selengkapnya.

Tertulis ikrar Persahabatan :
Sebagai lambang Ikrar untuk Bersama
mengabdi denganmeningkatkan daya guna lahan bagi kesejahteraan
Seluruh umat manusia sepanjang masa
ditanamlah Taman Hutan ini oleh
Para Peserta Kongres Kehutanan sedunia ke VIII yang diadakan di Jakarta
Tanggal 16 - 28 Oktober 1978
Pasti Hayu Muka Bumi Pata 

Arboretum ini dulu bernama Taman Hutan Persahabatan. Disebut demikian karena taman ini ada untuk memperingati Kongres Kehutanan Sedunia ke-8 di Jakarta dengan tema Forest for People.


Bangunan monumen lambang persahatan yang masih berdiri kokoh di gerbang masuk Arboretum Ir. Lukito Daryadi. 

Pada saat itu, seluruh delegasi membawa bibit dari negara mereka masing-masing dan ditanam di taman ini. Ada 96 delegasi dan 15 lembaga internasional peserta kongres yang menanam 111 pohon yang terdiri atas 52 spesies tumbuhan.

Bibit yang ditanam tersebut merupakan varietas yang khas dari masing-masing negara. Pohon-pohon itu kini telah tumbuh tinggi di dalam arboretum. Setiap lembar daunnya adalah lambang persahabatan antar-bangsa.

Taman tersebut terus dijaga dan dirawat. Menjadi sebuah hutan di tengah kota yang asri dan indah.


Pada tanggal 2 Agustus 2017, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo melakukan peresmian Landmark Hutan Indonesia pada Puncak Hari Lingkungan Hidup yang diadakan di Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc. Ditandai dengan penanaman satu bibit jati yang kini menjadi bagian dari koleksi arboretum.


Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc. kini memiliki sekitar 264 pohon dari 110 spesies yang berbeda. Termasuk bunga kibut (Amorphophallus titanum) yang tergolong langka.

Dengan burung-burung yang sengaja ditangkar kemudian dilepas di sini. Setidaknya ada 135 ekor burung yang dipelihara dari jenis cucak kutilang, jalak kerbau, pleci, merbah cerucuk, tekukur, perkutut, dan jalak kapas.

Pepohonan yang tumbuh di Arboretum juga bermanfaat untuk menyerap gas karbondioksida (CO2) dari polusi dan memproduksi oksigen yang baik untuk mahkluk hidup. Maka tak heran, pengunjung betah di sana karena bisa menghirup udara segar.

Di setiap pohon diberi informasi mengenai nama lokal dan nama ilmiah dari pohon tersebut. Informasi yang diberikan mengenai spesies dari pohon dan beberapa dibubuhi informasi lengkap mengenai daerah penyebaran, karakteristik, serta manfaatnya. Sehingga masyarakat ibu kota bukan sekadar bisa bersantai di tempat ini namun juga belajar mengenal jenis-jenis pohon.

Pada setiap pohon diberi QR code yang dapat dipindai. Sehingga kita bisa melihat informasi pohon secara digital. Diharapkan ini memberi kemudahan bagi pengunjung sebagai media pendidikan dan membentuk kecintaan terhadap alam.

Penggunaan teknologi QR code pada bidang kehutanan bertujuan untuk membangun sistem informasi mengenai potensi hutan dan tata usaha bidang kehutanan sehingga publik mengetahui asal-usul, tahun tanam, lokasi secara geografis, fungsi, manfaat dan kegunaan pepohonan tersebut, terutama bagi para generasi muda.

Pada umumnya papan informasi pohon dibuat dalam bentuk tulisan yang dipasang pada pohon dengan ukuran cukup besar tetapi informasinya sangat terbatas berupa nama lokal dan nama latin serta tahun tanam pohon. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, identitas pohon dapat disajikan dalam bentuk yang lebih sederhana tetapi mampu memberikan berbagai informasi penting lainnya.  Sebagai upaya memberikan informasi yang lengkap, Puslitbang Hutan, Badan Litbang dan Inovasi telah menerapkan teknologi QR Code dalam pengenalan jenis pohon

Teknologi QR Code kini telah diterapkan pada pohon-pohon koleksi di Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc Kantor KLHK Jakarta. Pemasangan QR Code dilakukan secara simbolis oleh Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc dalam rangkaian acara peringatan Hari Bakti Rimbawan Tahun 2018.

Dalam arahannya, Siti Nurbaya menjelaskan pengelolaan arboretum Lukito Daryadi merupakan salah satu upaya konservasi eksitu sebagai koleksi jenis-jenis tumbuhan dari berbagai wilayah. Disamping itu, arboretum dapat pula berfungsi sebagai sarana pendidikan dan penelitian serta penyebaran informasi dalam rangka penyadartahuan publik akan pentingnya keanekaragaman hayati. Pemasangan QR Code pada pohon merupakan langkah baik dalam rangka mengoptimalkan fungsi arboretum. Hari ini kita menambah koleksi di kebun arboretum ini yang koleksinya menurut catatan sudah lebih dari 110-an jenis.

Keanekaragaman hayati Indonesia adalah bagian dari kedaulatan negara. Harus dijaga supaya masyarakat memperoleh manfaat setinggi-tingginya.

Kawasan Arboretum ini juga dilengkapi berbagai fasilitas yaitu jalan setapak, tempat duduk, dan tempat sampah. Arboretum ini menerapkan zero plastic, jadi traveler diimbau tidak membawa botol atau makanan berbungkus plastik. Selain itu, traveler juga harus menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat sampah yang sudah disediakan.

Di tempat ini juga disediakan bangku-bangku tempat masyarakat bersantai. Dilengkapi kafe yang menyediakan kopi khas Indonesia.

Tersedia jalur terapi titik refleksi kaki. Serta kolam yang menciptakan suasana yang indah dan tenang.

Dihiasi monumen kalpataru yang artistik dan indah. Menjadi perlambang kehidupan di muka bumi.

Masyarakat dapat masuk ke tempat ini tanpa biaya. Menikmati nuansa hutan pendidikan di tengah kota yang rimbun terasa sejuk. Dahan-dahan pohon tumbuh tinggi dan daun-daun menaungi.


Bagian dari Arboretum yang sangat saya suka adalah Cafe Arborea. Cafe Arborea primadona dari Arboretum, Kafe Arborea yang letaknya di tengah hutan kota tersebut. Pengunjung setelah berkeliling Arboretum dan ingin istirahat serta yang ingin makan, minum, atau nongkrong, bisa berkunjung ke kafe ini.


Kafe Arborea dilengkapi dengan fasilitas WiFi dan stop kontak yang juga cocok untuk pengunjung yang ingin belajar atau bekerja. Harga di Kafe Arborea tidak terlalu mahal, anda tinggal menyiapkan budget minimal Rp 50 ribu jika ingin menikmati aneka menu nusantara dan mancanegara di sana.


Agar lebih nyaman saat berada di Arboretum, bagi teman teman yang suka duduk di bawah rerimbunan pohon sebaiknya pengunjung mengenakan baju lenga panjang dan celana atau membawa  anti nyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk hutan.

Pengunjung juga dapat duduk di area Cafe Arborea dan lebih nyaman dari serangga dan menikmati sajian kopi yang nikmat serta ditemani Pisang Goreng yang nikmat.  Kalau mau makan berat juga ada menu Nasi Goreng dan Mie Goreng.

Area Arboretum Lukito Daryadi  dapat dicapai dengan memasuki area Gedung Kementerian Kehutanan, bagi yang membawa kendaraan bisa parkir di area mendekati lokasi Arboretum. Dari Pintu Gerbang masuk, belok kiri dan ikuti jalur jalan sampai paling ujung dan selanjutnya berbelok ke kanan.  

Setelah belok kanan, lurus mengikuti jalan dan parkir di area parkir terbuka yang ada di depan Area Arboretum Ir. Lukito Daryadi M.SC.

Bagi yang menggunakan KRL, turun di Stasiun Palmerah dan berjalan kaki ke arah Kantor Kementrian Kehutanan dan memasuki area perkantoran. Ikuti papan petunjuk ke Arboretum Ir. Lukito Daryadi M.Sc. 

Selamat berkunjung.

Di Cerita berikutnya saya akan menceritakan spesies pohon yang ada di Arboretum Ir. Lukito Daryadi M.Sc dan di beberapa pohon masih terpampang jelas delegasi dari beberapa negara yang ikut menanam pohon sebagai lambang Persahabatan.
















Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Indahnya Arboretum Ir. Lukito Daryadi M.Sc., Ruang terbuka Hijau di Pusat Kota Jakarta yang Asri dan Indah"

  1. ada yang begini di Jakarta ya Pak? sungguh kudet daku hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, Ruang Terbuka Hijau di Kota Jakarta yang asri dan nyaman. Bagus lho...

      Delete
  2. Replies
    1. Ayo Om main ke Arborea, coba kopi dan singkong goreng sambil menikmati rindangnya pepohonan. bagusnya sekalian bikin video tentang Arboretum Lukito Daryadi, buat ngisi Youtube.

      Delete

Popular Posts