Koleksi Burung di TAMAN BURUNG KUBAH TIMUR, Taman Mini Indonesia Indah - TMII

Seri Fauna : Burung

 TAMAN BURUNG KUBAH TIMUR

Keanekaragaman Fauna Burung Sulawesi, Maluku dan Papua
Taman Mini Indonesia Indah

Cenderawasih kecil - Paradisaea minor 

Setelah berkeliling di Kubah Barat dan menikmati berfoto bersama Burung Burung yang jinak di Spot Berfoto Bersama Burung di Taman Burung, Taman Mini Indonesia Indah, selanjutnya akan berkunjung ke Taman Burung Kubah Timur.

Di Taman Burung Kubah Timur Taman Mini Indonesia Indah ini, kita akan disajikan koleksi burung burung yang berasl dari Bagian Timur Indonesia seperti Sulawesi, Flores,Maluku, dan Papua.  Semakin ke Timur Indonesia, burung burng semakin indah dan ada beberapa Burung yang hanya ada di Indonesia.  Betapa kekayaan alam, flora dan fauna Indonesia yang sangat beragam dan indah.  Sulit ditemui di  negara lain bahkan benua lain.  

Letak Indonesai yang berada di diantara 2 benua dan 2 Samudra membuat keanekaragaman yang sangat luar biasa indah. 



Saat memasuki Gerbang Taman Burung Kubah Timur, tampak di depan terhampar landscape yang indah dengan danau buatan serta tanaman yang tertata rapi.  Beberapa ekor Bangau Hitam terlihat berenang kesana kemari sambil meliuk liuk dengn indahnya.

Informasi  Taman Burung Kubah Timur, TMII

Kolam di depan Pintu Gerbang Taman Burung Kubah Timur, TMII

Setelah memasuki gerbang tampak Koleksi Burung Dara yang cukup indah.

Pintu Gerbang Taman Burung Kubah Timur, TMII

Koleksi Burung Burung yang ada di  Kubah Timur
  1. Merpati Jowo Sungut
  2. Merpati Brongsong
  3. Merpati Slongkop
  4. Merpati Wulung
  5. Merpati Plangkop atau Merpati Gondok
  6. Merpati Pajer
  7. Merpati Kupu Kupu Madura
  8. Burung Mambruk - Dara Mahkota, Crowned Pigeon, Goura cristata
  9. Kowak Malam Merah Nankeen Night Heron, Nyticorax caledonicus
  10. Cangak Abu, Grey Heron, Ardea cinerea
  11. Kasturi Kepala Hitam, Black Capped Lory, Lorius lory 
  12. Cenderawasih Belah Rotan, Magnificient Bird of Paradise, Cicinnurus magnificus
  13. Nuri Kabare, Pesquet's Parrot, Psittrichas fulgidus 
  14. Nuri Raja Papua, Red Oranged Parrot, Aprosmictus eryhtropterus 
  15. Cenderawasih Raja, King Bird of Paradise, Cicinnurus regius
  16. Nuri Bayan, Red Sided Eclectus, Eclectus roratus
  17. Cenderawasih Kawat, Twelve Wired Bird of Paradise, Seleucidis melanoleucus 
  18. Nuri Hitam, Black Lory, Chalcopsitta atra
  19. Kakatua Maluku, Salmon Crested Cockatoo, Cacatua moluccensis (Gmelin 1788) 
  20. Kakatua Raja, Palm Cockatoo, Probosciger atterimus (Gmelin 1788)
  21. Mino Emas, Golden Breasted Myna, Mino anais (Lesson 1839)
  22. Kakatua Besar Jambul Kuning, Sulphur Crested Cocakatoo, Cacatua galerita (Latham 1790)
  23. Nuri Kelam, Dusky Lory, Pseudeos fuscata (Blyth, 1858)
  24. Kakatua Jambul Putih, Umbrella Cockatoo, Cacatua alba (Muller, 1776)
  25. Cenderawasih Kuning Kecil, Lesser Bird of Paradise, Paradisae minor (Shaw 1809)
  26. Kakatua Rawa, Little Corella, Cacatua pastinator (Gould, 1843)
  27. Kakatua Putih Gofina, Cacatua goffiniana (Roselaar & Michels, 2004)
  28. Nuri Maluku, Red Lory, Eos bornea (Linnaeus, 1758)
  29. Trulek Topeng, Masked Lapwing, Vanellus miles (Boddaert, 1783)
  30. Kasturi Tengkuk Ungu, Purple Naped Lory, Lorius domicella (Linnaeus, 1758)
  31. Angsa Boha, Magpies Goose, Anseranas semipalmata (Latham, 1798) 
  32. Mandar Kalung Kuning - Buff Banded Rail -  Gallirallus phillippensis
  33. Dederuk Merah - Red Collared Dove - Streptopalla tranquebarica
  34. Belibis Tutul - Spotted Wistling Duck - Dendrocygna guttata
  35. Cikukua Tanduk, Helmeted Friarbird, Philemon buceroides neglectus (Buttikofer, 1891)
  36. Cenderawasih Merah, Red Bird of Paradise, Paradisaea rubra (Daudia, 1800)
  37. Perkutut Australia - Bar Shouldered Dove - Geopella humeralis (Temminck, 1821)
  38. Julang Sumba, Sumba Hornbill, Rhyticeros everetti (Rothchild, 1897)
  39. Nuri Talaud, Red and Blue Lory, Eos histrio (Statius Muller, 1776)
  40. Maleo Senkawor, Maleo, Macrocephalon maleo (Statius Muller, 1846)
  41. Kakatua Cempaka, Citron Crested Cockatoo, Cacatua sulphurea citrinocristata (Fraser, 1844)
  42. Ayam Hutan Merah, Red Jungle Fowl, Gallus gallus (Linnaeus, 1758)
  43. Julang Sulawesi, Knobbed Hornbill, Rhyticeros cassidix (Temminck, 1823)
  44. Ayam Ketawa, Laughing Chicken, Gallus gallus (Linnaeus, 1758)
  45. Merak Hijau 
  46. Merak Albino, Merak Putih
  47. Beo Papua, Mino dumontii
  48. Betet Cinnamon Conure, Green Cheeked Parakeet, Pyrrhura molinae.
  49. Betet Sun Conure, Sun Parakeet, Aratinga solstitialis
  50. Kasuari Gelambir Ganda - Casuarius casuarius

Baca juga :




Setelah memasuki gerbang tampak Koleksi Burung Dara yang cukup indah.
Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Setelah memasuki gerbang tampak Koleksi Burung Dara yang cukup indah.


Jenis Merpati yang ada di Indonesia, Indonesia Pigeon
Merpati Jowo Sungut
Merpati yang Memiliki kemampuan navigasi yang baik, mampu terbang pada malam hari
Merpati Brongsong
Memiliki motif belang mulai dari kepala, tampak gelap hingga ke badan semakin pudar.
Merpati Slongkop
Merpati yang memiliki keunikan merpati seperti memakai dasi di lehernya
Merpati Wulung
Merpati yang memiliki pola corak bulu yang khas dengan jenis burung elang bondol maskot DKI Jakarta
Merpati Plangkop atau Merpati Gondok
Merpati dengan keunikan terlihat jelas pada bagian leher dada yang seperti gondok dan terdapat bulu bulu lebat di bagian kaki
Merpati Pajer
Merpati dengan postur badan dan kepala yang berbeda membuat gaya terbang yang unik dengan warna bulu putih polos dan ekor gelap 
Merpati Kupu Kupu Madura
Merpati yang mempunyai kemampuan terbang tinggi dengan stamina bagus 
Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Koleksi Burung Dara, Taman Burung Kubah Timur, TMII

Burung Mambruk - Dara Mahkota, Crowned Pigeon, Goura cristata
Burung mambruk merpakan angota keluarga burung merpati yang mempunyai ukuran tubuh terbesar di dunia.
Burung Mambruk  merupakan satwa endemik Pulai Papua.  Burung Mambruk mempunyai ciri khusus dan khas jambul yang tersusun menyerupai kipas di atas kepalanya dari bentuk jambulnya itu pula ada 3 jenis Burung Mambruk 
Burung Mambruk - Goura cristata
Mambruk Ubiaat - Goura cristata
Mambruk Ubiaat dikenal sebagai Mambruk Barat atau Mambruk Mahkota Biru atau Cristata Crowned Pideon, hidup di bagian barat Pulau Papua dan pulau pulau kedil di sekitarnya seperti Pulau Waigeo, Salaswati dan Pulau Bantara.
Mambruk Victoria - Goura victoria
Mambruk Victoria dalam bahasa inggris disebut sebagai Victoria Crowned Pigeon dan burung Mambruk ini hidup di bagian utara pulau Papua dan pulau kecil kecil di sekitarnya. Bulunya berwarna biru keabuan dengan jambul seperti kipas yang ujungnya berwarna putih, bulu dada merah marun keuguan dan disekitar mata terdapat topeng hitam dengan iris mata berwarna merah
Mambruk Selatan Goura scheepmakeri
Mambruk Selatan dalam bahasa Inggris disebut Maroon Breasted Crowned hidup di Pulau Papua dan bulunya berwarna biru keabuan pucat dengan jambul rumit berenda biru, iris mata dan bulu dada berwarna merah marun. 
Ketiga jenis burung Mambruk ini memiliki status konservasi : Vulnerable - VU alias rentan terhadap kepunahan.
 

Kowak Malam Merah Nankeen Night Heron, Nyticorax caledonicus
Kelas :Aves
Ordo : Pelacaniformes
Family : Ardeidae
Spesies : Nyticorax caledonicus
Jenis burung bangau atau Heron yang berukuran sedang dengan leher dan paruh agak pendek, kepala berwarna hitam, ekor dan sayapnya berwarna kemerahan, bagian bawah berwaerna putih.



Selama musim kawin burung ini mengembangkan 2 atau 3 bulu putih panjang di kepalanya. 
Status konservasi IUCN adalah Vulnerable - VU alias rentan dan dilindungi.

Cangak Abu, Grey Heron, Ardea cinerea
Cangak Abu, Grey Heron, Ardea cinerea
Kelas :Aves
Ordo : Ciconiiformes
Family : Ardeidae
Spesies : Ardea cinerea
Burung Cangak Abu umumnya berwarna abu abu pucat, kepala burung dan leher berwarna putih serta memiliki kedok hitam di belakang mata yang memanjang ke belakang membentuk guratan lengkung yang halus.

Penyebaran habitat burung Cangak Abu di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.
Makanan dari Burung Cangak Adu adalah ikan ikan kecil dan katak
Status konservasi adalah Vulnerable - VU alias rentan dan dilindungi.

Burung dan  Budaya  Indoensia Timur, 
Birds and Culture of East Indonesia 
Burung telah menjadi bagian dari Budaya manusia dalam arti luas perilaku sosial dalam bentuk ekspresif seperti seni, musik dan agama.
Pada beberapa daerah di papua, suku suku disana memiliki keterikatan yang sangat erat dengan burung burung diantaranya Cenderawasih  dipakai untuk menghiasi tombak gajapo tanpa sanggi yang diperunakan untuk laki laki yang sudah beristri.
Suku Asmat sebagai salah satu suku suku besar di Papua, kesenian yang mencolok dimiliki suku Asmat adalah hiasan atau mahkota di atas kepala.
Bentuk Mahkota menyerupai anyaman pucuk daun sagu yang diikatkan di kepala, beberapa bulu burung dipasang di sekitar anyaman dan menajdi aksesoris mahkota.  
Hal ini memberikan sebuah makna bahwa masyarakat Asmat meletakkan penghormatan tertinggi kepada alam yang memberi kehidupan.
Di Maluku pengaturan pemnfaatan sumber daya alam seperti Sasi adalah pembatasan panen telur telur burung Mamoa yang dibuat oleh masyarakat adat sebagai Kearifan Lokal agar dapat membatasi eksploitasi yang berlebihan.  Telur burung Mamoa ini dipanen untuk konsumsi.
Kain Ikat asal Sumba Timur memiliki banyak motif burung pada kain tenun ikatnya.  Hal ini menggambarkan burung menjadi inspirasi bagi perkembangan budaya masyarakat.  
Kasturi Kepala Hitam, Black Capped Lory, Lorius lory 
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittaculidae
Spesies : Lorius lory Linnaeus 1758
Burung Nuri Kepala Hitam paling banyak memiliki corak warna pada bulu, ekor lebar, dada bagian atas dan kepala berwarna merah, mahkotanya berwarna hitam sedangkan kepala bagian bawah dan mantel berwarna ungu tua.  Sealin warna yang menarik, burung ini juga mempunyai kemampuan berbicara.  
Penyebaran : Papua
Status konservasi  : Least Concern LC, 
Makanan  : Buahan dan biji bijian, 
Habitat : Hutan Primer 
Panjang tubuh  : 31 cm.
Cenderawasih Belah Rotan, Magnificient Bird of Paradise, Cicinnurus magnificus
Kelas :Aves
Ordo : Passeriformes
Family : Paradisaeidae
Spesies : Cicinnurus magnificus Pennant 1718
Burung Cendrawasih Belah Rotan Jantan memiliki campuran warna kuning, hijau dan biru dengan 2 bulu ekor seperti kawat melengkung berbentuk lingkaran.
Mempunyai kegemaran menari yang berlangsung sekitar setengah menit dan tarian itu dilakukan untuk memperlihatkan keindahan tubuhnya.
Penyebaran di Papua, Indonesia. 
Status Konservasi : Dilindungi, Least Concern LC
Makanan : Buah  buahan
Habitat : Hutan Primer
Perkembang biakan : Juli - Desember
Panjang tubuh :  26 cm
 

Nuri Kabare, Pesquet's Parrot, Psittrichas fulgidus 
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittaculidae
Spesies : Psittrichas fulgidus Lesson 1831

Burung Nuri Elang adalah sebutan lain darti Nuri Kabare karena memiliki paruh berbentuk paruh elang, tubuhnya berwarna kehitaman di bagian perut dan sayap berwarna merah.
Merupakan satwa endemik provinsi Papua. 
Penyebaran : Papua
Status konservasi  : Vulnerable VU, 
Makanan  : Buahan dan biji bijian, 
Perkembang biakan : Pebruari - Mei
Habitat : Hutan hujan primer 
Panjang tubuh  : 46 cm.

Nuri Raja Papua, Red Oranged Parrot, Aprosmictus eryhtropterus 

Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittacidae
Spesies : Aprosmictus eryhtropterus
Burung Nuri Raja Papua jantan memiliki kepala dan leher berwarna cerah, punggung atas hitam, punggung bawah berwarna biru tua, pada sayap hijau dengan patch merah terang, mata berwarna  orange, kaki berwarna abu abu,  Burung Nuri Raja Papua Betina memiliki bulu yang agak kusam pada sayap sedikit terlihat patch merah.
Penyebaran : Papua
Status konservasi  : Least Concern LC 
Makanan  : Buahan dan biji bijian, Serangga
Perkembang biakan : Agustus - Desember
Habitat : Hutan Savana 
Panjang tubuh  : 31 cm.


Cenderawasih Raja, King Bird of Paradise, Cicinnurus regius
Kelas :Aves
Ordo : Passeriformes
Family : Paradisaeidae
Spesies : Cicinnurus regius Linnaeus 1758
Burung Cendrawasih Raja Jantan terlihat seperti tanpa ekor perut putih, kepala dan punggung berwarna merah, dua kawat ekor masing masing berujung piringan bulu hijau, kaki berwarna biru.  
Penyebaran di Papua, Indonesia. 
Status Konservasi : Dilindungi, Least Concern LC
Makanan : Buah  buahan dan serangga
Habitat : Hutan Dataran Rendah
Perkembang biakan : -
Panjang tubuh :  16 cm

Nuri Bayan, Red Sided Eclectus, Eclectus roratus
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittacidae
Spesies : Eclectus roratus (Muller, 1776)

Burung Nuri Bayan Jantan memiliki warna hijau bawah sayap dan sisi dada berwarna merah dan biru, paruh atas berwarna jingga kemerahan, paruh atas berwarna jingga kemerahan dengan ujung kuning.  Burung Nuri Bayan Betina Betina berwarna merah, dada dan punggung berwarna biru keunguan.
Penyebaran : Papua
Status konservasi  : Least Concern LC 
Makanan  : Buahan dan biji bijian
Perkembang biakan : Agustus - Desember
Habitat : Hutan Savana 
Panjang tubuh  : 43 cm.



Cenderawasih Kawat, Twelve Wired Bird of Paradise, Seleucidis melanoleucus 
Kelas :Aves
Ordo : Passeriformes
Family : Paradisaeidae
Spesies : Seleucidis melanoleucus Daudin 1800
Burung Cendrawasih Kawat atau Twelve Wired Bird of Paradise sangat mempesona, tidak hera kalau dijuluki sebagai Burung Dewata, Burung yang seindah surga.  
Cenderawasih Kawat, Twelve Wired Bird of Paradise, Seleucidis melanoleucus 
Burung ini mempunyai nilai budaya yang tinggi karena selalu digunakan dalam upacara adat.  Burung Cendrawasih kawat Jantan mempunyai bulu berwarna hitam mengkilap, sisi perutnya dihiasi bulu berwarna kuning. 
Penyebaran di Papua, Indonesia. 
Status Konservasi : Dilindungi, Least Concern LC
Makanan : Buah  buahan dan serangga
Habitat : Hutan Primer
Perkembang biakan : Juli - Desember
Panjang tubuh :  33 cm

Nuri Hitam, Black Lory, Chalcopsitta atra
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittacidae
Spesies : Chalcopsitta atra (Scopoli, 1786)

Nuri Hitam, Black Lory, Chalcopsitta atra
Burung Nuri Hitam atau Black Lory hampir seluruh tubuh burung ini berwarna hitam, satu satunya warna yang berbeda bagian bawah ekornya ayng terdiri dari warna kuning dan merah.
Penyebaran : Papua
Status konservasi  : Least Concern LC 
Makanan  : Buahan dan biji bijian
Perkembang biakan : -
Habitat : Hutan Savana 
Panjang tubuh  : 30 cm.

Bahasa Tubuh Burung  Kakatua atau 
Body Language Cockatoo Bird

Pada dasarnya, seekor Kakatua hanya berkomunikasi dengan bahasa tubuhnya dan membuat suara.  Kakatua dapat belajar membaca bahasa tubuh manusia juga tetapi tidak seakurat bahasa mereka sendiri.

Postur Tubuh sedang bicara atau teriak, biasanya akan dilakukan saat ingin menarik perhatian dan menandakan bahaya

Postur Tubuh sedang merapikan bulu, Menandakan sedang dalam kondisi nyaman dan sehat

Postur Tubuh saat akan menyeka paruh, jika aktifitas ini dilakukan di hadapan burung lain, biasanya menunjukkan bahwa burung lain tersebut menganggu wilayah pribadinya,  Jika dilakukan saat sendiri, kemungkinan diartikan untuk membersihkan bekas sisa pakan yang menempel di paruhnya

Postur tubuh saat menari dan mengoyangkan kepala, salah satu cara mengekspresikan diri serta aktifitas kebiasaan berbiak. 

Kakatua Jambul Putih  akan dengan senang hati tampil memcoba menarik perhatian   

Kakatua Maluku, Salmon Crested Cockatoo, Cacatua moluccensis (Gmelin 1788) 
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Cacatuidae
Spesies : Cacatua moluccensis (Gmelin 1788)

Burung Kakatua Maluku mempunyai ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga.  Burung Kakatua Maluku ini endemik kepulauan Seram dan Maluku.

Penyebaran : Kepulauan Maluku, Pulau Seram dan Maluku
Status konservasi  : Vulnerable VU 
Makanan  : Biji bijian dan Kacang Kacangan
Perkembang biakan : Agustus - Desember
Habitat : Hutan Primer 
Panjang tubuh  : 60 cm.



Kakatua Raja, Palm Cockatoo, Probosciger atterimus (Gmelin 1788)

Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Cacatuidae
Spesies : Probosciger atterimus (Gmelin 1788)

Burung Kakatua Raja merupakan salah satu jenis Kakatua yang berbeda denganjenisnya.  Seluruh tubuh dan jambul berwarna hitam, pipi berwarna merah, apruh hita, besar.  Dikenal juga sebagai Kakatua Goliath, penyebutan kakatua Raja di Papua adalah Kasmalas.  

Penyebaran : Papua 
Status konservasi  : Least Concern LC 
Makanan  : Biji bijian 
Perkembang biakan :  -
Habitat : Hutan Hujan
Panjang tubuh  : 60 cm.

Mino Emas, Golden Breasted Myna, Mino anais (Lesson 1839)

Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Sturnidae
Spesies : Mino anais (Lesson 1839)

Burung kelompok jalak atau gagak ini memiliki warna hitam pada muka.bagian atas dada berwarna kuning jingga, termasuk dalam keluarga jalak atau Myna.

Penyebaran : Papua
Status konservasi  : Least Concern LC 
Makanan  : Buah Buahan
Perkembang biakan : Desember - Juni
Habitat : Hutan Dataran Rendah  
Panjang tubuh  : 24 cm.

 
Kakatua Besar Jambul Kuning, Sulphur Crested Cocakatoo, Cacatua galerita (Latham 1790)

Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Cacatuidae
Spesies : Cacatua galerita (Latham 1790)

Burung Kakatua Besar Jambul Kuning, bulu putihnya yang murni mencolol dengan khas jambul berwarna kuning.

Perbedaan jantan dan betina pada jenis burung Kakatua dapat dilihat pada mata, Burung Kakatua Besar Jambul Kuning Jantan  berwarna coklat yang lebih gelap, Burung Kaktua Besar Jambul Kuning betina memiliki mata cokelat berwarna merah.  

Penyebaran : Maluku dan Kepulauan Maluku, Papua, Australia 
Status konservasi  : Least Concern LC 
Makanan  : Biji bijian 
Perkembang biakan :  Mei  - September
Habitat : Hutan Hujan
Panjang tubuh  : 44 - 55 cm.

Nuri Kelam, Dusky Lory, Pseudeos fuscata (Blyth, 1858)

Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittaculidae
Spesies : Pseudeos fuscata (Blyth, 1858)

Burung Nuri Kelam memiliki dua fase warna bulu dengan detail yang bervariasi, secara umum berwarna coklat atau Zaitun kelabu, mahkota berwarna kuning, perut sampai dada bawah kuning atau merah, paruh jingga gelap. 

Penyebaran : Papua 
Status konservasi  : Least Concern LC 
Makanan  : Biji bijian dan buah buahan
Perkembang biakan :  24 - 25 hari
Habitat : Hutan Hujan
Panjang tubuh  : 25 cm.


Kakatua Jambul Putih, Umbrella Cockatoo, Cacatua alba (Muller, 1776)

Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittacidae
Spesies : Cacatua alba (Muller 1776)

Burung Kakatua Jambul Putih, dengan sebutan lain Kakatua Payung dan saat dikejutkan akan melebarkan kepala yang besar dan mencolok yang meiliki bentuk setengah lingkaran mirip dengan payung.  Berukuran sedang, bagian sayap dan ekor berwarna kuning serta jambul berwarna putih.   

Penyebaran : Maluku
Status konservasi  : Endangered - EN
Makanan  : Biji bijian, Kacang Kacangan
Perkembang biakan :  28 hari
Habitat : Hutan Hujan
Panjang tubuh  : 46 cm.

Keluarga Cenderawasih, Bird of Paradise Family 

Papua merupakan surga bagi berbagai spesies Burung Cenderawasih.  Kondisi hutan yang masih layak menjadi potensial burung cenderrawasih untuk dapat hidup dan berkembang biak.

Bulu Burung Cenderawasih berwarna warni dan tarian Pejantan Cenderawasih untuk menarik lawan jenis adalah sebagian ciri khas Cenderawasih yang bisa dinikmati, begitu indahnya burung Cenderawasih ini sehingga sangat pantas disebut sebagai Burung Surga atau Birfd Of Paradise.

Diseluruh dnia ada sekitar 40 jenis Cenderawasih dan hampir  sekitar 60 persen atau sekitar 27 jenis dari jumlah Cenderawasih ini hidup di Indonesia, khususnya di Papua dan Maluku, 7 jenis diantaranya merupakan burung endemik seperti Burung Bidadari Hammahera (Semioptera walacii) yang hanya bisa dijumpai di Maluku Utara, Cenderawasih mati Kawat Seleucida melanoleucus dan Cenderawasih Merah Paradisaea rubera adalah Burung Endemik Papua Barat.

Apabila masih ingin melihat burung burung dari Surga ini terbang bebas diantara pepohonan, tentunya habitat sang Cenderawasih wajib dijaga, rumah yang nyaman bagi mereka adalah hutan yang mampu menyediakan pakan, tempat berlindung dan  tempat untuk berkembang biak. 

  1. Cenderawasih Mati Kawat - Celeucidis melanoleucus
  2. Cenderawasih Botak, Cicinurus respublica
  3. Bidadari  Halmahera Semioptera walacii
  4. Cenderawasih Kuning Kecil Paradisae minor
  5. Cenderawasih Raja Cicinurus regius 
  6. Cenderawasih Merah Paradisaea rubra 

Cenderawasih Kuning Kecil, Lesser Bird of Paradise, Paradisae minor (Shaw 1809)

Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Paradisaeidae
Spesies : Paradisaea minor (Shaw, 1809)

Cenderawasih Kuning Kecil, Lesser Bird of Paradise, Paradisae minor
Burung  Cenderawasih memiliki  ciri khas bulunya yang indah yang dimiliki oleh burung jantan, berwarna kuning dan coklat memiliki bulu di sekitar leher berwarna hijau zamrud, keindahan bulu Cenderawasih Jantan digunakan untuk menarik perhatian betina dengan tarian ritual.

Penyebaran : Papua
Status konservasi  : Dilindungi Least Concern LC
Makanan  : Buah buahan serangga
Perkembang biakan :  Juli Pebruari
Habitat : Hutan Dataran Rendah
Panjang tubuh  : 32 cm.

Kakatua Rawa, Little Corella, Cacatua pastinator (Gould, 1843)
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Cacatuidae
Spesies : Cacatua pastinator (Gould, 1843)

Burung  Kakatua Rawa ataua Cacatua pastinator adalah Kakatua Putih dengan sayap atas yang seluruhnya berwarna putih dan bawah permukaan sayap berwarna kuning pucat.  Kulit mata abu abu biru, antara ujung mata dan paruh berwarna merah muda.  

Penyebaran : Maluku
Status konservasi  : Dilindungi, Least concern LC
Makanan  : Buah buahan
Perkembang biakan :  Januari  - Maret
Habitat : Hutan Dataran Rendah
Panjang tubuh  : 35 - 41 cm.


Kakatua Putih Gofina, Cacatua goffiniana (Roselaar & Michels, 2004)
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Cacatuidae
Spesies : Cacatua goffiniana  (Roselaar & Michels, 2004)

Burung Kakatua Putih, tubuhnya ditutupi bulu putih, paruh dan mata berwarna salmon atau pink, bulu leher berwarna juga pink, bagian bulu sayap dan ekornya berwarna kekuningan.  Merupakan burung endemik kepulauan Laut Banda.  

Penyebaran : Kepualuan Laut Banda
Status konservasi  : Dilindungi, Near Threatened - NT Endangered
Makanan  : Biji bijian, Kacang Kacangan
Perkembang biakan :  -
Habitat : Hutan Hujan
Panjang tubuh  : 31 cm.

Nuri Maluku, Red Lory, Eos bornea (Linnaeus, 1758)
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittaculidae
Spesies : Eos bornea (Linnaeus, 1758)

Burung Nuri Maluku memiliki bulu burung dominan berwarna merah cerah dengan bagian ekor berwarna merah gelap, sayapnya berwarna merah dengan tepian berwarna hitam, penutup sayap bagian bawah berwarna biru. 

Penyebaran : Papua 
Status konservasi  : Dilindungi, Least Concern LC 
Makanan  : Biji bijian dan buah buahan
Perkembang biakan :  24 - 25 hari
Habitat : Hutan Primer
Panjang tubuh  : 31 cm.


Trulek Topeng, Masked Lapwing, Vanellus miles (Boddaert, 1783)
Kelas :Aves
Ordo : Charadriiformies
Family : Charadriidae
Spesies : Vanellus miles (Boddaert, 1783)  

Trulek Topeng, Masked Lapwing, Vanellus miles 

Burung Trulek Topeng atau Mask Lapwing dengan ciri bagian atas dan sayap berwarna coklat zaitun, bagian bawah berwarna putih ujung ekor berwarna hitam, memilki warna kuning di wajah, dahi dan bagian atas mata.

Penyebaran : Papua dan Australia
Status konservasi  : Dilindungi, Least Concern LC 
Makanan  : Serangga , Biji bijian 
Perkembang biakan :  28 - 30 hari
Habitat : Hutan Dataran Rendah
Panjang tubuh  : +/- 37 cm.

Kasturi Tengkuk Ungu, Purple Naped Lory, Lorius domicella (Linnaeus, 1758)
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittaculidae
Spesies :  Lorius domicella (Linnaeus, 1758) 

Burung Kasturi Tengkuk Ungu, Purple Naped Lory  memiliki warna bulu sebagian besar berwarna merah, tudung kepala berwarna hitam, sayap berwarna hijau pita dada kuning bervariasi, ekor pendek meruakan bnurung endemik Pulau Seram.  

Penyebaran : Pulau Seram, Maluku 
Status konservasi  : Dilindungi, Endagered EN, Terancam punah
Makanan  : Biji bijian dan buah buahan
Perkembang biakan :  +/- 25 hari
Habitat : Hutan Primer
Panjang tubuh  : 28 cm.



Keluarga Burung Nuri di Indonesia - Indonesian Lory's Bird Family  
Burung Nuri merupakan penghuni hutan hutan tropis seperti Papua, Maluku, Halmahera yang ada di Indonesia. Burung Nuri juga hidup di hutan hutan pinggir sungai dan laut.  Habitat aslinya tak jauh dari pohon tinggi dan benar benar membuat sarang di tempat yang tinggi.

Di Habitat aslinya, manakan alaminya adalah biji bijain palem, buah buahan seperti  matoa, buah sagu dan terkadang juga memakan tanah yang mengandung kalsium, tujuannya untuk mencukupi kalsium yang bermanfaat untuk memacu pertumbuhan tulang dan bulu.

Musim berbiak burung paruh bengkok ini biasanya pada musim hujan dimana pada masa itu pohon pohon di hutan mulai berbuah.

Beberapa jenis Burung dari keluarga Nuri yang ada di Indonesia :
  1. Nuri Raja Maluku - Alisterus amboinensis
  2. Nuri Coklat - Chalcopshitta dulvenbodei
  3. Nuri Raja Papua - Aprosmictus erythtropterus
  4. Nuri Kasturi Kepala Hitam Lorius lory
  5. Nuri Talaud - Eos histrio
  6. Nuri Hitam - Chelcopshitta atra
  7. Nuri Aru - Chalcopsitta sintillata
  8. Nuri Merah - Eos bornea
  9. Nuri Kelam Pseudeos fuscata
  10. Nuri Bayan - Eclectus roratus
  11. Nuri Kabare - Psittrichas fulgidus 

Burung di Sekitar Kita

  1. Perkutut Australia - Bar Shouldered Dove - Geopella humeralis
  2. Nuri Bayan - Eclectus parrot - Eclectus roratus
  3. Mandar Kalung Kuning - Buff Banded Rail -  Gallirallus phillippensis
  4. Dederuk Merah - Red Collared Dove - Streptopalla tranquebarica
  5. Angsa Boha - Masked Lapwing - Anseranas semipalmata
  6. Belibis Tutul - Spotted Wistling Duck - Dendrocygna guttata
  7. Trulek Topeng - Masked Lapwing - Vanellus miles

Belibis Tutul - Spotted Wistling Duck - Dendrocygna guttata

Angsa Boha, Magpies Goose, Anseranas semipalmata (Latham, 1798) 
Kelas :Aves
Ordo : Anseriformes
Family : Anseranatidae
Spesies :  Anseranas semipalmata (Latham, 1798)

Burung Angsa Boha alias Magpies Goose  berbeda dengan jenis angsa lainnya, angsa Boha tidak memiliki selaput di kakinya, jenis angsa ini sering dijumpai di atas pohon.

Angsa Boha, Magpies Goose, Anseranas semipalmata 
Memiliki leher dan kepala berwarna hitam dengan kenop pada mahkota sesuai dengan usia. 

Penyebaran : Papua bawah dan Australia 
Status konservasi  : Dilindungi, Least Concern, Beresiko punah
Makanan  : Biji bijian dan hijauan
Perkembang biakan :  +/-Pebruari - April
Habitat : Hutan Dataran Rendah
Panjang tubuh  : +/- 79 - 90 cm.

Cikukua Tanduk, Helmeted Friarbird, Philemon buceroides neglectus (Buttikofer, 1891)
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Meliphagidae
Spesies :  Philemon buceroides neglectus (Buttikofer, 1891)  

Burung Cucak Timor, Cikukua Tanduk, Philemon buceroides neglectus adalah burung dalam keluarga Meliphagidae.

Burung memiliki tubuh berwarna coklat kusam dengan tonjolan di kepalanya, kicauan burung ini pendek dan monoton.  

Burung Cucak Timor juga dikenal sebagai burung Koak Kao di daerah Nusa Tenggara Barat.

Penyebaran : Nusa Tenggara Timur, Papua dan Sebagian Autralia 
Status konservasi  : Dilindungi, Least Concern LC, Beresiko rendah
Makanan  : Buah buahan, Seranga
Perkembang biakan :  +/- Juli - Januari
Habitat : Hutan Primer
Panjang tubuh  : +/- 33 cm.

Cenderawasih Merah, Red Bird of Paradise, Paradisaea rubra (Daudia, 1800)
Kelas :Aves
Ordo : Passeriformes
Family : Paradisaeidae
Spesies :  Paradisaea rubra (Daudia, 1800)

Burung Kasturi Tengkuk Ungu, Purple Naped Lory  memiliki warna bulu sebagian besar berwarna merah, tudung kepala berwarna hitam, sayap berwarna hijau pita dada kuning bervariasi, ekor pendek merupakan burung endemik Pulau Seram.  

Penyebaran : Pulau Seram, Maluku 
Status konservasi  : Dilindungi, Endagered, Terancam punah
Makanan  : Biji bijian dan buah buahan
Perkembang biakan :  +/- 25 hari
Habitat : Hutan Primer
Panjang tubuh  : 28 cm.

Perkutut Australia - Bar Shouldered Dove - Geopella humeralis (Temminck, 1821)

Kelas :Aves
Ordo : Columbiformes
Family : Columbidae
Spesies :  Geopelia humeralis (Temminck, 1821) 

Burung Perkutut Australia, Bar Shouldered Dove, Geopelia humeralis memiliki warna kepala, leher dan dada berwarna merah perunggu berekor panjang, sangat mirip dengan perkutut Jawa tetapi ukurannya lebih besar.  

Perkutut Australia - Bar Shouldered Dove - Geopella humeralis

Penyebaran : Papua  merauke  dan Australia 

Status konservasi  : Dilindungi, Least Concern LC, Beresiko rendah punah
Makanan  : Biji bijian
Perkembang biakan :  +/- Oktober - Januari
Habitat : Hutan Savana
Panjang tubuh  : +/- 26 - 30 cm.


Julang Sumba, Sumba Hornbill, Rhyticeros everetti (Rothchild, 1897)
Kelas :Aves
Ordo : Bucerotiformes
Family : Bucerotidae
Spesies :  Rhyticeros everetti (Rothchild, 1897) 

Burung Julang Sumba atau Sumba Hornbill memiliki bulu berwarna hitam dan paruh berwarna kekuningan.  Jantan dan betina mudah dibedakan kepala dan leher jantan berwarna merah, Burung Julang Sumba Betina memiliki kepla dan leher berwarna hitam.  

Burung Julang Sumba atau Rhyticeros everetti merupakan endemik di Pulau Sumba   

Penyebaran : Pulau Sumba 
Status konservasi  : Dilindungi, Vulnerable VU, rentan Terancam punah
Makanan  : Buah buahan dan serangga
Perkembang biakan :  +/- 42 hari
Habitat : Hutan Primer
Panjang tubuh  : 70 cm.



Nuri Talaud, Red and Blue Lory, Eos histrio (Statius Muller, 1776)
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Psittaculidae
Spesies : Eos histrio (Statius histrio, 1758)

Burung Nuri Talaud atau Red and Blue Lory atau dengan nama lain Burung Sampiri merupakan salah satu anggota keluarga burung paruh bengkok di Indonesia yang terancam punah.

Ciri utama memiliki bentuk paruh melengkung ke bawah, dua jari menghadap ke depan dan dua jari menghadap ke belakang.

Penyebaran : Sangihe Talaud 
Status konservasi  : Dilindungi, Endangered EN , Terancam Punah
Makanan  : Biji bijian dan buah buahan
Perkembang biakan :  +/- 25 - 26 hari
Habitat : Hutan Primer
Panjang tubuh  : 31 cm.

Maleo Senkawor, Maleo, Macrocephalon maleo (Statius Muller, 1846)
Kelas :Aves
Ordo : Galliformes
Family : Megapodiidae
Spesies : Eos histrio (Statius histrio, 1758)

Burung aleo adalah sejenis Burung Gosong yang berukuran sedang, memiliki bulu berwarna hita, kulir sekitar mata berwarna kuning, kaki berwarna abu abu, paruh berwarna jingga, dengan ukuran telur burung maleo beratnya 240 - 270 gram per butirnya, atau 5 - 8 kali lipat dari ukuran telur ayam.

Merupakan satwa khas dan identitas Propinsi Sulawesi Tengah, Indonesia.

Penyebaran : Sangihe Talaud 

Status konservasi  : Dilindungi, Endangered EN , Terancam Punah
Makanan  : Biji bijian dan Serangga
Perkembang biakan :  +/- 62 - 85 hari
Habitat : Hutan Primer dan Tropis
Panjang tubuh  : +/ 55 - 60 cm.



Kehidupan Maleo - Maleo Bird life  

Burung Maleo Sengakowr - Macrocephalon malea atau banyak dikenal dengan panggilan Grays's Brush Turkey memang memiliki bentuk yang tidak begitu berbeda dengan jenis ayam ayaman, umumnya memiliki warna bulu hitam, gelap pada punggungnya serta bulu putih pada bagian dada hingga perut dengan kepala memiliki Benjolan keras.

Maleo Sengkawor atau Senkawor merupakan burung endemik Pulau Sulawesi dan oleh International Union for The Conservation of Nature (IUCN) dimasukkan dalam kategori Near Threathened atau hampir terancam.

Burung Maleo mempunyai kisah hidup yang sangat unik, burung Maleo dewasa berpasangan sehiduo semati, ketika betina siap untuk bertelur, pasangan itu berjalan berkilo kilometer ke tempat bertelur komunal, yang biasanya terletak di pesisir pantai tau dideakt mata air panas.  Disana pasangan Burung Maleo menggali lubang dalam pasir selama berjam jam, bahkan hingga mencapai kedalaman 100 cm.  Burung Maleo betina menelurkan satu butir telur yang sangat besar jauh lebih besar dari ukuran tubuhnya.  

Burung Maleo tidak mengerami telurnya dan telurnya dibiarkan untuk dipanasi oleh matahari atau panas bumi.  Sesudah 60 - 80 hari, telur akan menetas dalam pasir dan begitu menetas anak Maleo akan menggali selama 24 - 48 jam naik ke tas untuk menghirupudara segar di alam bebas.  Sesudah beristirahat sejenak, anak Burung Maleo langsung bisa terbang.

Burung ini memiliki banyaj sebutan, di Minahasa dikenal dengan 
Senkawor atau enkawor atau Songkel, 
Suangke (Bintauna), 
Tunggol (Bolaang Mongondow), 
Tanguho (Bolang Itang), 
Bagoho - Suwawa, 
Mamungo - Gorontalo, 
Panua - General
Molo atau maleo - Mengkoko)     




Kakatua Cempaka, Citron Crested Cockatoo, Cacatua sulphurea citrinocristata (Fraser, 1844)
Kelas :Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Cacatuidae
Spesies : Cacatua sulphurea citrinocristata (Fraser, 1844)

Burung  Kakatua Cempaka atau Citron Crested Cockatoo, Cacatua sulphurea citrinocristata memiliki bagian tubuh berwarna putih, pada pipi terdapat warna jeruk pucat, bagian sayap dan bulu ekor berwarna kuning pucat, jambul berwarna orange terang, paruh berwarna abu abu gelap dan kaki berwarna hitam ke abua abuan.

Penyebaran : Sulawesi dan Flores Nusa Tenggara
Status konservasi  : Dilindungi, Critical endangered Terancam Punah

Makanan  : Biji Bijian, Buah buahan
Perkembang biakan :  +/- 30 hari
Habitat : Hutan Savana
Panjang tubuh  : +/- 30 cm.

Ayam Hutan Merah, Red Jungle Fowl, Gallus gallus (Linnaeus, 1758)
Kelas :Aves
Ordo : Galliformes
Family : Phasianidae
Spesies : Gallus gallus (Linnaeus, 1758)

Ayam hutan merah, Red Jungle Fowl,  Gallus gallus Jantan meiliki warna keemasan, mahkota merah tua, bulu leher dan ekor berwrna hijau metalik gelap, dengn jambul putih didasarnya, bagian bawah hitam kusam dan bagian atasnya kombinasi warna biru kehijauan.  

Penyebaran : Maluku
Status konservasi  : Dilindungi, Least concern LC, Beresiko rendah
Makanan  : Hijauan dan biji bijian 

Perkembang biakan :  +/- 21 hari 
Habitat : Hutan Tropis
Panjang tubuh  : 65 - 75 cm.


Julang Sulawesi, Knobbed Hornbill, Rhyticeros cassidix (Temminck, 1823)
Kelas :Aves
Ordo : Bucerotiformes
Family : Bucerotidae
Spesies :  Rhyticeros cassidix (Temminck, 1823) 

Burung Julang Sulawesi, Knobbed Horbill, termasuk salah satu Rangkong yang berparas paling indah. 

Burung Julang Sulawesi atau Rhyticeros cassidix memiliki tonjolan seperti Mahkota di atas kepala, pangkal paruh berwarna merah, pangkal paruh dilengkapi dengan kantong makanan berwarna biru mencolok, merupakan satwa endemik Pulau Sulawesi. 

Penyebaran : Pulau Sulawesi 
Status konservasi  : Dilindungi, Vulnerable VU, rentan Terancam punah
Makanan  : Buah buahan dan serangga
Perkembang biakan :  +/- Juni - September
Habitat : Hutan Primer
Panjang tubuh  : 100 cm.

Ayam Ketawa, Laughing Chicken, Gallus gallus (Linnaeus, 1758)

Kelas :Aves
Ordo : Galliformes
Family : Phasianidae
Spesies : Gallus gallus (Linnaeus, 1758)

Ayam Ketawa, Laughing Chicken,  Gallus gallus jantan memiliki keistimewaan pada suara kokoknya yang mirip orang tertawa terbahak bahak.  Suaranya panjang dan nyaring.

Merupakan satwa satwa endemik Propinsi Sulawesi Selatan. 

Penyebaran : Sulawesi
Status konservasi  : Not Evaluated, No Data
Makanan  : Hijauan dan biji bijian 

Perkembang biakan :  +/- 21 hari 
Habitat : Hutan Savana
Panjang tubuh  : +/- 40 cm.

Berikutnya saat menuju arah pintu keluar, ada beberapa ekor burung yang istilahnya diadopsi atau dipelihara dengan biaya dari donatur.

Sebelum keluar terdapat Merak Albino dan Merak Hijau, Pavo muticus

Merak Hijau albino, Pavo muticus

Merak Hijau, Pavo muticus
Beo Papua, Mino dumontii

Ada Burung yang diadopsi dan dipelihara atas biaya PT Perfect Companion Indonesia yaitu : Beo Papua, Mino dumontii.

Beo Papua, Mino dumontii

Beo Papua, Mino dumontii

Beo Papua, Mino dumontii
Ada Burung Beo Nias Gracula robusta diadopsi atau sebagai orang tua asuh dan dipelihara atas biaya dari Ibu Rosdah : Beo Nias, Gracula robusta.

Burung Beo Nias Gracula robusta

Berikutnya ada Burung Betet Cinnamon conure dan sepertinya bukan dari Indonesia.

Betet Cinnamon Conure, Green Cheeked Parakeet, Pyrrhura molinae.
Burung Betet Conure ini umumnya berwarna hijau dan termasuk Conure pipi Hijau berperut marun, conure mutiara, conure berpita hitam.
Mereka biasanya lebih kecil, memiliki warna lebih tenang dan jauh lebih tenang dari pada Conure aratinga.
Pakan buah buahan dan biji  bijian 
Penyebaran di Amerika Selatan
Status : Tidak dilindungi 


Betet Sun Conure, Sun Parakeet, Aratinga solstitialis
Burung Nuri Sun Parakeet ini berukuran sedang dan berwarna warni yang berasal dari Amerika Selatan bagian Timur Laut.

Burung Betet Sun Parakeet ini Jantan dan Betina dewasa memiliki penampilan yang mirip, dengan bulu berwarna kuning keemasan dan bagian bawah dan muka oranye yang memerah.  
Pakan buah buahan dan biji  bijian 
Penyebaran di Amerika Selatan
Status : Terancam punah 

Di bagian paling belakang dari Kubah Timur adalah koleksi yang menjadi legenda Indonesia, yaitu Burung Kasuari.

Kasuari Gelambir Ganda - Casuarius casuarius


Burung Purba yang Masih Lestari

Kaki yang berbahaya
Sebagai alat pelindung diri Kasuari telah mengalami adaptasi dan evolusi pada kakinya dengan kemampuan sekuatnya kaki dan cakar menjadikannya sebagai alat perlindungan.

Burung Terbesar ke 2 di Dunia
Kasuari gelambir ganda dewasa dapat mencapai berat lebih dari 65 kg dan ini membuat burung Kasuari sebagai burung terbesar ke 2 di dunia setelah burung Unta.

Burung Kasuari Jantan sebagai Pengasuh Anak
Keunikan pada proses perkembangbiakan Burung Kasuari, pada saat sang betina selesai bertelur, Sang Induk jantan mengerami telurnya hingga menetas dan Sang Induk Kasuari Jantan merawat anaknya hingga berumur 9 bulan.

Ancaman Kepunahan Burung Kasuari 
Burung Kasuari saat ini dikategorikan dalam status rentan alias Vulnerable berdasarkan IUCN, maraknya perburuan untuk daging, bulu maupun telur semakin mengancam kelestariannya di alam.
Kasuari Gelambir Ganda - Casuarius casuarius

Jenis Jenis Kasuari
Kasuari Gelambir Ganda - Casuarius casuarius
Kasuari Gelambir Tunggal - Casuarius unappendiculatus
Kasuari Kerdil - Casuarius bennetti

Telur Kasuari : Panjang 15 -20 cm berbentuk seperti buah mangga

Daerah sebaran Kasuari : di papua dan kepulauan sekitar Papua




Burung Kasuari Gelambir Ganda - Australian Cassowary, Casuarius casuarius
Berukuran lebih besar dan memakan buah buahan
Penyebaran : Papua dan Australia
Status konservasi : Dilindungi 
Kasuari Gelambir Tunggal - Casuarius unappendiculatus



Burung Kasuari merupakan Burung Indonesia terbesar dan tidak mampu terbang. Burung Cassowary Jantan, Casuarius casuarius mengerami telur dan mengasuh anak Kasuari.
Beruk


Burung Kasuari Gelambir Ganda - Australian Cassowary, Southren Cassowary, Casuarius casuarius merupakan burung yang tiak dapat terbang.
Pakan : Buah buhan, reptilia, serangga, mamalia kecil
Habitat : Hutan dataran rendah, rawa rawa
Penyebaran : Pulau Aru, Papua Indonesia, Australia
Status Konservasi : Vulnerable - VU

Koleksi Burung Kasuari merupakan koleksi terakhir yang ada di Kubah Timur sekaligus Koleksi di Taman Burung

Selain itu juga ada koleksi yang berada di Taman dan kolam yang ada di tengah tengah Taman Burung.

Ada koleksi Bangau Tong Tong dan Bangau Papua - Australia.

Bangau Tong Tong - Leptoptilos javanicus 

Bangau Tong Tong - Leptoptilos javanicus 

Bangau Tong Tong - Leptoptilos javanicus 

Perlu diketahui bahwa Taman Burung Taman Mini “Indonesia Indah” merupakan Lembaga Konservasi khusus burung yang memiliki Jenis terlengkap dibanding LK khusus burung lainnya. Selain itu, Taman Burung sebagai Lembaga Konservasi juga memiliki fungsi dalam Pelestarian, Edukasi, Riset dan Penelitian, serta Wisata dan Rekreasi. Taman Burung TMII memiliki 147 spesies burung dengan total populasi hampir seribu ekor terancam punah yang 85% nya adalah spesies asli Indonesia dan 53% nya merupakan satwa yang dilindungi karena sudah langka di habitatnya sehingga pelestarian satwa ini merupakan hal yang sangat penting untuk menyelamatkan mereka dari kepunahan . Bagi teman teman yang ingin mengikuti program “SAHABAT BURUNG” untuk mendukung konservasi, teman teman dapat menghubungi Pihak Taman Burung di Taman Burung TMII. Salam Lestari!









Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Koleksi Burung di TAMAN BURUNG KUBAH TIMUR, Taman Mini Indonesia Indah - TMII"

Post a comment

Popular Posts