MUSEUM FAUNA INDONESIA "KOMODO" DAN TAMAN REPTILIA

Seri Museum 

MUSEUM FAUNA INDONESIA "KOMODO" DAN TAMAN REPTILIA

Patung Komodo di Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia

Museum Fauna Indonesia " Komodo" dan Taman Reptilia, sudah lama sekali saya ingin berkunjung dan menikmati Museum dengan segala koleksinya. 


Pintu Gerbang di Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia

Digerbang depan, tampak Patung Komodo yang sangat gagah dan kepalanya tegak menyambut pengunjung yang datang.

Patung Komodo yang megah dan gagah.  Komodo terbesar yang pernah saya lihat sepanjang sejarah.

Patung Komodo di Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia

Tinggi mungkin 20 meter dan panjang sekitar 25 meter.  Dengan di bagian matanya seperti ada ruangan ayng bisa dipakai untuk memantau keadaan sekeliling Taman Mini khususnya di sekitar Museum Komodo.

Sayangnya saya tidak bisa naik ke ruangan ini.
 

Tiket mauk  Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia

Tiket masuk ke Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia Rp. 25.000,- untuk pengunjung dewasa.
 
Saya berusaha mencari Peta, apa saja yang ada di Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptile ini.

Ternyata memang ada Peta yang menunjukkan detail yang ada di musuem ini.

Peta Lay Put Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia

Museum fauna Indonesia "Komodo" adalah museum yang bertemakan dunia satwa Indonesia dalam bentuk awetan. Bangunan museum sangat unik karena ruang pameran berbentuk Komodo, jenis reptile purba yang hidup di habitat menyentuh Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Museum didirikan di atas lahan 10.120 m2 dengan luas bangunan 1.500 m2, dibangun mulai 1 Oktober 1975 sampai dengan 1 Juli 1976, dan diresmikan pada tanggal 20 April 1978 oleh Presiden Soeharto. 

Baca juga :

Museum Komodo sangat cocok untuk pengunjung usia anak-anak dan pelajar guna melihat kekayaan fauna Indonesia yang disajikan dalam bentuk diorama yang menarik. Tak kurang dari 150 jenis binatang yang sudah diawetkan, diperagakan dalam ruang-ruang kaca di gendung berlantai dua tersebut. Pameran keanekaragaman fauna dari kepulauan Nusantara ini didasarkan pada kelompok persebarannya, yakni dari daerah barat ke timur dan dari pantai ke pegunungan. Dari barat ke timur menunjukan persebaran hewan dari Sumatera sampai Papua, sedangkan dari pantai ke pegunungan menunjukan habitatnya, yakni tempat dimana satwa tersebut hidup.

Dalam museum ini di bagi menjadi 2 bagian, yaitu indoor museum dan outdoor museum.

Berikut informasi dari tata letak dan lay out Museum:
  1. Kolam Kura Kura - Turtle Pond
  2. Ular Sanca  - Pythons
  3. Panggung - Amphitheatre
  4. Kantor - Office
  5. Toilet - Rest Room
  6. Musholla
  7. Kandang Iguana - Iguana 
  8. Taman Sentuh - Touch Garden
  9. Toko Souvenir - Zoo Shop
  10. Goa Reptil - Reptile Cave
  11. Komodo  - Komodo Dragon
  12. Mancing Buaya - Fishing Crocodile
  13. Kandang Biawak - Water Monitor
  14. Kandang Buaya - Crocodile 
  15. Museum Reptil dan Ampibi - Reptile and Amphibia Museum
  16. Pertunjukan Film - Auditorium
  17. Pos Keamanan - Security
yang indoor hanya Museum, Gua Reptil dan Pertunjukan film dan lainnya outdoor. 

Setelah membeli tiket dan melewati protokol Covid di Pintu Gerbang, pengunjung akan disambut Kolam Kura Kura.

Ada 2 jenis kura kura yng ada di Kolam Kura kura ini.
  1. Kura Kura Brazil  - Trachemuys scripta elegans - Red Eared Slider
  2. Kura Kura dada putih - Siebenrockiella crassicollis

Kura Kura Brazil  - Trachemuys scripta elegans - Red Eared Slider

Kura Kura Brazil  - Trachemuys scripta elegans - Red Eared Slider

Kura Kura dada putih - Siebenrockiella crassicollis

Kura Kura dada putih - Siebenrockiella crassicollis

Dari kolam kura kura saya mulai memasuki pintu gerbang dan masuk ke gedung Museum.
Ruangan ber AC dengan menerapkan protokol Covid. disambut dengan prasasti  peresmian Museum.

Prasasti Pembukaan Museum Reptil Taman Mini Indonesia Indah
Museum Fauna Indonesia "Komodo" dibuka dengan resmi oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Jendral TNI (Purn.) Soeharto, Jakarta 20 April 1978.

Museum diresmikan pada tanggal 20 April 1978 oleh Presiden Soeharto. Museum Komodo sangat cocok untuk pengunjung usia anak anak dan pelajar guna melihat kekayaan fauna Indonesia yang disajikan dalam bentuk diorama yang menarik.
Tidak kurang dari 150 jenis binatang yang sudah diawetkan diperagakan dalam ruang ruang kaca di gedung berlantai dua tersebut.
Pameran keaneka ragaman fauba dar kepulauan Nusantara ini disajikan berdasarkan kelompok persebarannya serta dari daerah barat ke Timur dan dari Pantai  hingga pegunungan.  Dari Barat ke Timur menunjukkan persebaran hewan dari Sumatera sampai Papua, habitat dari pantai ke pegunungan menunjukkan habitat dan tempat dimana satwa tersebut hidup. 

Bayangkan, dari tahun 1978 sudah ada, tapi saya secara detail baru kali ini berkunjung. 

Museum Reptil TMII direnovasi tahun 2016
Berikutnya informasi mengenai renovasi dan disebutkan Dengan Rahmat Tuhan yang maha Esa, Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia Taman Mini "Indonesia Indah" telah selesai direnovasi dan diresmikan oleh Ketua Umum Yayasan Harapan Kita, dan diresmikan oleh Hj. Siti Hardiyanti Rukmana, Jakarta 19 April 2016.

Pas di Pintu Masuk tampak papan papan informasi Digital yang terpampang dengan rapi dan jelas.

Peragaan di lantai pertama, pengunjung akan diajak melihat koleksi berbagai jenis binatang mamlia, serangga dan reptilian lengkap dengan kondisi lingkungan alamnya. Binatang mamalia yang dilindungi, dilindungi, untuk mengingatkan tidak dijaga dan dilestarikan akan segera punah, antara lain: harimau, gajah dan beruang. Di dalam vitrin-vitrin disajikan berbagai macam kupu-kupu yang terdapat di bagian barat sampai dengan bagian timur. Berjenis-jenis keong dan kerang, kepiting serta udang dipamerkan mewakili kekayaan fauna laut. Sudut lain juga dipamerkan binatang beruas seperti kaki seribu, laba-laba dan kalajengking.

Tampilan dalam Museum Reptil TMII

Papan informasi tersusun dengan rapi.



Papan informasi mengenai Komodo


Komodo, The Komodo Dragon, Varanus komodoensis
Buaya Darat (Land Crocodile) dari Pulau Komodo.

Curator Museum Zoologi Bogor, P.A Ouwens - Pieter Antonie Ouwens pada Desember 1910 menerima laporan bahwa di Labuan Bajo, Pulau komodo ditemukan spesies hewan dengan ukuran yang luar biasa.  Masyarakat Labuan Bajo menyebutnya Buaya Darat (Land Crocodile) dari genus Varanus.
Hewan tersebut memiliki panjang tubuh mencapai 6 - 7 m. 

Papan informasi mengenai Komodo yang sangat lengkap.


Perkembangan Evolusi Komodo dimulai dengan marga Varanus yang ada sekitar 40 juta tahun lalu dan berimigrasi ke Australia.
Sekitar 15 juta tahun lalu, terjadi pertemuan lempeng benua Australia dan Asia Tenggara dan memungkinkan satwa bergerak menuju wilayah yang dikenal sebagai Indonesia sekarang. Komodo berevolusi dari nenek moyang di Australia pada sekitar 4 juta tahun lalu dan meluaskan wilayah persebarannya ke timur hingga sejauh timur. 

Diorama Kehidupan dan Habitat Komodo seperti di alam aslinya yang dibuat dengan indah dan lengkap.

Foto instragramable untuk Museum Reptil di Taman Mini dendan tagar Instragaram #tmiireptilepark



Koleksi Museum Reptile TMII
Koleksi Museum Reptile TMII sangat lengkap, muai dari koleksi
Koleksi Reptile
Koleksi Binatang dilindungi
Koleksi Kura Kura dan Penyu
Koleksi Katak
Koleksi Ular
Koleksi Reptil di Gua Reptil 

dan koleksi koleksi lainnya yang akan ditulis secara berurutan.

Berikut papan informasi mengenai Amfibi Fauna Indonesia Asli.  Salamandaer sesilia dan Katak.
Ordo Caudata - Salamander
Oerdo Gymnophiona - Sesilia
Ordo Anura - Katak
Amfibi Fauna Indonesia

Berikut informasi leaflet atau papan informasi yang menyebutkan 
Jenis Reptile dari 34 Propinsi
Jenis Reptile di Indonesia
Berikut papan informasi yang menyebutkan  Perwakilan Jenis Kodok dari 34 Propinsi di Indonesia

Jenis kodok di Indonesia

Berikut Papan informasi yang menyebutkan Jenis Buaya di Indonesia

Jenis Buaya di Indonesia
Berikut papan informasi yang menyebutkan Penemuan Jenis Baru Katak Mini sebesar Ujung Jari. 

Jenis katak baru, katak Mini Sebesar Ujung Jari

Berikut papan informasi yang menyebutkan Jenis Ular yang Dilindungi di Indonesia. 

Jenis Ular yang dilindungi di Indonesia

Info detail koleksi dapat dilihat di informasi berikut nya


























Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MUSEUM FAUNA INDONESIA "KOMODO" DAN TAMAN REPTILIA"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan teman teman, semoga artikel bermanfaat dan silahkan tinggalkan pesan, kesan ataupun komentar.

Popular Posts