Perjalanan Naik Pesawat di Saat Pandemi Covid, Balikpapan (BPN) ke Jakarta (CGK) dengan Prosedur New Normal

Perjalanan Naik Pesawat di Saat Pandemi Covid, Balikpapan (BPN) ke Jakarta (CGK) dengan Prosedur New Normal

Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapa

Pengalaman perjalanan naik pesawat di kala Pandemi Covid terutama dengan prosedur protokol COvid New Normal yang terkadang memerlukan persyaratan yang berbeda dengan pada saat normal.

Berikut tahapan yang perlu diikuti saat akan naik pesawat pada saat pandemi.

Setelah Tiket diperoleh dan konfirmasi dengan keberangkatan, berikut hal yang diperlukan dengan urutan :

1. Melakukan Test Antigen

2. Validasi Hasil Test Swab

3. Melakukan Check in (Khusus Cek in di Bandara)

4. Mengisi form eHAC

5. Menaiki Pesawat

6. Tapping eHAC di Bandara tujuan

1. Melakukan Test Antigen  
Saya berangkat dari Kota Samarinda, sehingga saya melakukan test Antigen 1 hari sebelum keberangkatan di Kota Samarinda.  Hasil Test Antigent hanya berlaku untuk perjalanan 2 hari, Sedangkan PCR Swab test berlaku 3 hari.
Peraturan ini efektif 15 Januari hingga 8 Februari 2021.  Untuk berikutnya mohon dicek kembali,

Saya melakukan test Antigen di Laboratorium Kimia Farma Sutoyo Samarinda. 
Proses dari pendaftaran hingga pemgambilan sample dan menunggu hasil Swab Antigent kalau tidak antri sekitar 15 -20 menit.

Pada saat daftar, anda diminta mengisi eHAC terlebih dahulu dan nomor eHAC akan dipakai sebagai administrasi di Laboratorium Kimia Farma.

Agak berbeda dengan laboratorium saat saya berangkat dari Jakarta, dimana saya hanya menerima hasil swab test antigen dan mengisi eHAC nya di Bandara saat keberangkatan.

Apa itu eHAC? 
eHAC, atau Electronic Health Alert Card alias Kartu Kewaspadaan Kesehatan yang wajib diisi oleh penumpang sebelum bepergian.  eHAC ini nantinya akan ditunjukkan dan discan Barcode oleh penumpang kepada petugas verifikasi sesuai dengan moda transporasi yang digunakan saat tiba di Bandara, Stasiun atau Terminal kota tujuan.

Para Calon penumpang dapat mengunduh eHAC melalui Google Play Store dengan nama eHAC Indonesia atau bisa juga dengan mengunjungi situs Web milik Kementerian Kesehatan, inahac.kemkes.go.id 

Di download aplikasi eHAC dan seterlah didown load anda akan diminta mengisi informasi terkait data data anda yang akan menjadi informasi akun Anda.

Jadi para penumpang harus memiliki HP yang mampu diinstal oleh aplikasi eHAC.

Selanjutnya saat mengisi eHAC, anda masuk kembali ke aplikasi ehac dan klik akun dan klik  Domestic jika penerbangan anda dalam negeri alias domestik dan akan mengisi  seperti dibawah ini.

  • Nama belakang
  • Nama depan
  • Umur
  • Jenis  Kelamin
  • Warga Negara
  • No KTP
  • Tujuan Provinsi
  • Tujuan Kabupaten
  • Tujuan Kecamatan
  • Alamat Tujuan
  • No. Telephone
  • Tiba di Tujuan tanggal/Jam
  • Menggunakan Kendaraan
  • No Pesawat
  • No Kursi

Jadi sebaiknya Anda mempersiapkan jawaban sesuai pertanyaan di atas.
Jika belum ada informasi seperti sudah ada no Penerbangan Pesawat tetapi belum ada no Kursi diisi saja dengan angka 0.

Kebetulan saat mengisi eHAC di Samarinda, saya hanya tahu no penerbangan untuk besok tetapi saya belum melakukan check in, sehingga no kursi belum diketahui.

eHAC ini akan ditab di tempat tujuan dan bagi yang belum bisa juga akan diwajibkan mengisi form eHAC di tempat tujuan.

Bagi yang sudah mengisi eHAC akan memiliki barcode yang nantinya akan discan di tempat tujuan.

Di tempat tujuan, biasanya akan dipisahkan antara penumpang yang sudah mengisi EHAC dan penumpang yang belum mengisi EHAC.

Bagi penumpang yang sudah mengisi, tinggal scan Barcode yang ada di ponsel setelah mengisi form isian dan sudah di upload

Baca juga :



2. Validasi Hasil Test Swab
Saat sampai di Bandara Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, 2 jam sebelum keberangkatan, sedikit agak berbeda pintu masuk di Bandara Balikpapan ini.

Pintu masuk Penerbangan Garuda Indonesia Airways biasanya di ujung saat mobil memasuki bandara, ternyata sudah dirubah di gerbang tengah Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.
Counter Validasi Hasil Swab Antigen di Bandara Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.

Memasuki bandara, kita akan diarahkan ke proses Validasi hasil Swab Antigent yang posisinya di sebelah kanan pintu masuk.

Hasil Test Swab Antigent yang sudah divalidasi Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.
 Ada sekitar 4 loket yang melayani proses validasi hasil swab antigent. saya mengambil loket no. 2.


3. Melakukan Check in (Khusus Cek in di Bandara) 
Berikutnya setelah melakukan validasi hasil Test Swab Antigent dilanjutkan dengan melakukan check in di counter sesuai penerbangan.  Kebetulan saya check in di counter Garuda yang posisi check in nya ada di sebelah kiri setelah validasi.
Counter Check in Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan
Setelah melakukan proses check, selanjutnya seperti biasa menuju ruang tunggu alias waiting room.
Boarding pass dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan

Menyertakan KTP dan Tiket yang sudah check in menjadi syarat masuk ke Waiting Room saat pemeriksaan. 
Lounge di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan

Setelah melewati proses pemeriksaan, saya pun menuju ke lounge Garuda yang ternyata juga sudah digabung dengan Blue Sky Lounge. 

Kendaraan antar jemput ke lounge Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan
Posisi Gate untuk boarding di Gate 5, saya pun naik jemputan ke Lounge untuk menghemat tenaga dan memang suasana di bandara agak sedikit panas.  Saya menduga Air Conditioner atau AC dikurangi karena jumlah penumpang yang sangat sedikit.

Suasana sepi di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan
Suasana Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, sangat sepi.  Saya naik kendaraan jemputan ke Lounge hanya sendirian.
Menu di lounge Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan
Saya menuju lounge untuk sekedar minum kopi dan mengecek eHAC.

 4. Mengisi form eHAC
Bagi yang belum mengisi form eHAC himbauan berkali kali disampaikan oleh pihak bandara.

Sambil menikmati kopi Cappucino di Garuda Executive Lounge yang bergabung dengan Blue Sky saya mengecek eHAC yang sudah diisi.


Menu di Lounge Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan
Suasana di Blue Sky serasa sangat sepi.  Hanya sekitar 15 - 20 persen bahkan kurang meja dan kursi yang terisi.


Hidangan masih terlihat utuh dan hanya sedikit yang tersentuh.
Sesekali saya melihat layar monitor info boarding supaya tidak terlena dan bisa mengatur waktu untuk mencapai gate 5.
Monitor berangkatran Pesawat di  Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan

Saya ingin memfoto beberapa spot yang ada di Bandara Sultan Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, meskipun entah sudah berapa kali saya memfoto spot tersebut.

Suasana di Lounge Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan
Kurang dari 30 menit dari info boarding, saya bergerak menuju waiting room di Gate 5, kembali menaiki mobil antar jemput khusus.

Suasana di Gate 5 Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan

5. Menaiki Pesawat 
Sesampai di waiting room, terlihat beberapa penumpang pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 567 tujuan Balikpapan - Jakarta atau BPN - CGK sudah berkumpul dan bersiap menunggu panggilan boarding.


Saya menyempatkan memfoto beberapa ornamen khas Kalimantan Timur yang menjadi hiasan di Bandara Sultan Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.  Mungkin hiasan ini umurnya sudah 2 tahunan dan masih terlihat bagus.

Hiasan dan ornamen di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan



Selain itu, ada satwa baru yang menjadi bahan perbincangan di kalangan pelestari satwa, yaitu Badak Kalimantan.

Maskot Badak Kalimantan di  Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan
Maskot baru ini diletakkan tepat di Pintu masuk setelah pemeriksaan atau scanning Gate Boarding pas dan Kartu identitas.

Pesawat GA 567 di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan
Tepat jam 12.40 WITA, penumpang mulai boarding.  Dimulai dari penumpang Bussiness Class dan penumpang yang memiliki keanggotaan Sky Priority dari Sky Team dengan keanggotaan Platinum dan Elite plus.


Saya pun mengikuti antrean dan mulai memasuki pesawat.  Saya sengaja memilih tempat duduk dengan no sama dengan saat keberangkatan ke Balikpapan.

Setelah meletakkan koper di Bagasi, saya pun duduk dan memasang seat belt sambil mengatur posisi tas tenteng yang berisi kamera dan peralatan pribadi.  Tempat duduk dalam 1 baris berisi 3, hanya diisi oleh 2 penumpang dan bagian tengah barisaan dikosongkan sesuai protokol perjalanan.

Petugas di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan

Tampak Petugas Bandara melepas pesawat GA 567 untuk lepas landas dan meninggalkan Bandara Sepinggan Balikpapan menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta. 

Kebetulan penumpang di samping saya kosong semua, sehingga saya duduk sendiri dalam 1 deret kursi.


Seperti biasa, mempersiapkan earphone untuk menonton film yang ada di dalam daftar film yang ada di katalog film fasilitas penerbangan Garuda.
Film Ziarah saat naik pesawat GA 567 BPN - CGK

Setelah memilih dari sekian film, saya pun memilih film dengan judul Ziarah.  Film yang menceritakan seorang nenek yang mencari lokasi pemakaman Almarhum suaminya yang pamit berjuang tetapi tidak kembali lagi.  Setelah berkeliling ke hampir wilayah yang diduga jejak suaminya, akhirnya makam suaminya yang bernama Mbah Pawiro Sahid.


Perjuangan Mbah Sri yang tidak sia sia. Berkat cinta dan tekad bulat yang tak kenal lelah, akhirnya pejuang yang menghadang tentara Belanda pun makamnya ditemukan meski sudah puluhan tahun.
Menu makanan di GA 567 
Sambil menonton film, hidangan makan pun tak terasa sudah sampai di deretan kursi yang saya duduki.  Menu kali ini adalah Kwetiau goreng yang lezat dan termasuk kuliner yang saya suka.

Rute Perjalanan GA 567 Balikpapan - Jakarta
Satu jam 50 menit setelah terbang melintas langit nusantara, sekitar 1270 km, sampailah kami di bandara tujuan yaitu Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng Jakarta.

Rute dab Jarak terbang GA 567 dari BPN - CGK

Pesawat masuk ke terminal 3 ultimate dan parkir dekat gate sekitar 11 atau 12, sehingga memang dekat dengan pintu keluar.

Mendarat di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Jakarta
Setelah pesawat berhenti dengan sempurna, kami pun turun satu persatu.


6. Tapping eHAC di Bandara tujuan 
Menjelang gerbang keluar, terlihat jalur untuk tapping eHAC. Saya pun mengambil jalur untuk penumpang yang sudah mengisi data eHAC dan hanya dalam hitungan detik setelah tapping barcode yang ada di HP di bawah scan, klik dan eHAC sudah terdeteksi.
Lolos keluar bandara dengan mudah.

Welcome to Jakarta
Data eHAC akan masuk dalam aplikasi sebagai eHAC lama dan menjadi histori perjalanan yang ada di akun aplikasi eHAC kita. 

Kesan dan Penilaian Selama Perjalanan
Perjalanan dengan penerbangan selama pandemi ternyata tidak serepot dan sesulit yang dibayangkan.  Beberapa item tambahan seperti persyaratan test Antigen memang akan menambah biaya dan waktu, tetapi demi kesehatan dan kenyamanan serta menghindari tertular dan menularnya Covid, memang tetap harus menerapkan protokol Covid dengan tegas dan disiplin.

Eko Budi Utomo, google local guide level 10

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Perjalanan Naik Pesawat di Saat Pandemi Covid, Balikpapan (BPN) ke Jakarta (CGK) dengan Prosedur New Normal"

  1. Wah, lengkap nih cerita perjalanan naik pesawat dengan kodisi pandemi, Pak Eko. Oh, jadi begitu yach pengisian formulirnya? Jadi tau deh :) TFS yach. Btw mayan rame juga penumpang yang bepergian, mungkin keperluan penting. Kalo ga mah pasti di rumah aja ya hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Bu atas kunjungannya dan menyempatkan membaca artikel ini. Betul Bu, sedikit berbeda dengan perjalanan biasa di saat New Normal. Memang kalau tidak tidak ada tugas atau pekerjaan yang mendesak, sebaiknya tidak bepergian dan stay at home. Apa daya, namanya juga karyawan, tetap harus melaksanakan tugas. Sesulit sulitnya perjalanan, tetap ada prosedur yang mengaturnya jika mendesak. Terima kasih Ibu.

      Delete

Popular Posts