Lampung Trip : Pesona Perjalanan Berkeliling Lampung, Yang Berkembang Sangat Pesat, Menikmati Indahnya Wisata Lampung

Lampung Trip : 
Pesona Perjalanan Berkeliling Lampung, Yang Berkembang Sangat Pesat

Trip hari 1 - 2 : Jakarta - Bandar Lampung

Perjalanan kali ini akan berpetualang ke Provinsi Lampung, salah satu Provinsi yang berkembang pesat dan pembangunan berjalan terus.

Pelabuhan Merak Saat Malam

Provinsi Lampung, merupakan Provinsi diluar Jawa tepatnya di Pulau Sumatra yang paling dekat dengan Ibukota Jakarta. 

Berikut perjalanan saya selama menyusuri Provinsi Lampung dan sekitarnya meskipun tidak lengkap mulai dari Jakarta.

Karena saat ini Pandemi Covid, maka kami juga menerapkan protokol disiplin Covid 19.

Perjalanan Jakarta - Bandar Lampung 
Perjalanan ini dimulai dari Kawasan Central Park.  Kami sudah berkumpul untuk berencana berkeliling Lampung dan sekitarnya.

Titik Kumpul di Fish and Cheap Central Park
Kami janjian bertemu di Fish and Cheap sekaligus mengisi perut dan membawa bekal untuk perjalanan.  Perjalanan kali ini  kami berempat, yaitu Pak Anton Apriantono, Om Rudi Antoni, Tante Eva dan saya sendiri Eko.

Setelah bekal cukup dan semua peserta perjalanan sudah berkumpul, kami pun berangkat menuju ke Lampung.

Rute yang akan kami ambil adalah Jakarta - Merak via tol Merak, Penyeberangan Merak Bakauheni, Perjalanan Tol Bakauheni - Lampung dan menginap di Bandar Lampung.

Jakarta  - Pelabuhan Merak
16.45 WIB
Kami memasuki tol dari Kebon Jeruk untuk menuju jalur jalan Tol Jakarta - Pelabuhan Merak. Tol yang dikelola oleh  ASTRA Tol Tangerang-Merak ini merupakan tol yang terbagi menjadi Tol Tomang - Cikupa dan Cikupa - Merak. 

Kami masuk dari tol tomang dan keluar serta melanjutkan tol pada ruas Cikupa - Merak.

Kami membayar tarif tol untuk Mobil golongan I sebesar Rp. 7.500, dan berikut Tarif tol Simpang Susun Tomang-Tangerang barat-Cikupa:

Golongan I     Rp 7.500
Golongan II    Rp 11.500
Golongan III   Rp 11.500
Golongan IV   Rp 15.000
Golongan V    Rp 15.000

Tol Tangerang-Merak sendiri dibangun mulai dari Tangerang Barat hingga Merak sejak tahun 1992 hingga tahun 1996. Jalan tol sepanjang 72,42 km ini melalui tiga wilayah, yakni Tangerang, Serang, dan Cilegon. Jalur ke arah Merak dinamai Jalur Ambon, sedangkan jalur ke arah Tangerang dinamai Jalur Bandung. Jalan tol Tangerang-Merak terdiri dari 9 gerbang tol, yakni gerbang tol Cikupa, Balaraja Barat, Balaraja Timur, Ciujung, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur, Cilegon Barat, dan Merak.

Jalanan di tol cukup lengang, mungkin karena saat ini memang Pandemi Covid dan setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam, kamipun mengambil jalur keluar Pelabuhan Merak.

Sebelumnya, kami sudah membeli tiket secara online terlbih dahulu dan mendapatkan barcode yang nantinya discan di pemeriksaan tiket.

Untuk biaya penumpang dengan kendaraan sebagai berikut :
Jenis (Reguler/Eksekutif)
Penumpang pejalan kaki
Dewasa Rp15.000/Rp50.000
Anak-anak Rp8.000/Rp34.000
KENDARAAN
Gol. I (Sepeda) Rp22.000/Rp62.000
Gol. II (Sepeda motor roda 2) Rp51.000/Rp88.000
Gol. III (Sepeda motor roda 3 atau roda dua diatas 250cc) Rp114.000/Rp147.000
Gol. IV Pnp (Sedan, Jeep panjang sd 5 meter) Rp374.000/Rp579.000
Gol. IV Brg (Mobil pickup, Box panjang sd 5 meter) Rp326.000/Rp385.000
Gol. V Pnp (Bus Sedang panjang 5 sd 7 meter) Rp774.000/Rp1.019.000
Gol. V Brg (Truk Sedang panjang 5 sd 7 meter) Rp645.000/Rp687.000
Gol. VI Pnp (Bus Besar) 1.301.000/1.716.000
Gol. VI Brg (Truk Sedang panjang 7 sd 10 meter) Rp998.000/Rp1.108.000
Gol. VII (Tronton panjang 10 sd 12 meter) Rp1.406.000/Rp1.479.000
Gol. VIII (Trailer panjang 12 sd 16 meter) Rp2.080.000/Rp2.181.000
Gol. IX (Trailer panjang di atas 16 meter) Rp3.251.000/Rp3.394.000

Pengalaman Membeli Tiket Online Kapal Ferry Penyeberangan
Tata Cara pemesanan tiket Aplikasi pembelian tiket Ferizy dapat diunduh di Google Playstore. Melansir situs resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pembelian tiket via online dapat dilakukan mulai H-60 hingga maksimal 5 jam sebelum keberangkatan.

Berikut caranya: 
  1. Unduh aplikasi Ferizy di Google Playstore atau melalui situs www.ferizy.com 
  2. Daftar atau login sesuai dengan alamat e-mail yang dimiliki 
  3. Pilih jadwal keberangkatan, jenis layanan, dan jenis golongan kendaraan atau penumpang 
  4. Pastikan data-data tersebut telah diisi dengan benar, kemudian klik pesan dan cari jadwal 
  5. Isi data pemesanan dan seluruh calon penumpang sesuai kartu identitas yang dimiliki. Data yang dimasukkan penting karena berkaitan dengan hak atas asuransi 
  6. Klik lanjutkan dan konfirmasi pemesanan. Pastikan seluruh data telah diisi dengan benar dan klim pembayaran 
  7. Pembayaran dapat dilakukan melalui ATM, LinkAja, Alfamart, Yomart Group, Kantor Pos, Pegadaian, atau mobile/internet banking 
  8. Setelah pembayaran selesai, e-ticket akan dikirim ke alamat e-mail. 
Sebelum naik ke kapal, calon penumpang harus melakukan scan boarding pass di pelabuhan melalui QR code yang tersedia di e-ticket. Pembayaran yang dilakukan melalui transfer dengan biaya admin sebesar Rp 2.500-Rp 3.000. 

Transaksi pembayaran dapat dilakukan mulai dari transfer virtual account (BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Permata atau modern channel dengan kode Finpay yang dapat dibayar melalui ATM atau mobile/internat banking melalui menu pembayaran telepon (Telkom). Selain itu, pembayaran juga dapat dilakukan di PT Pos Indonesia, Alfamart, Pegadaian, dan Yomart Group, atau Link Aja dengan biaya Rp 2.500.

Kalau anda kesulitan, menjelang Pelabuhan Merak, banyak counter counter yang membantu proses poembelian tiket Kapal Ferry Penyeberangan. Sebaiknya anda membeli dan membereskan pembelian tiket ini supaya anda tidak kesulitan saat sampai di pelabuhan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)  pihaknya memastikan pelayanan dan fasilitas baik di pelabuhan maupun kapal penyeberangan dalam kondisi baik dan siap beroperasi demi meningkatkan pengalaman pengguna jasa mulai dari sisi pelayanan e-ticketing, pelayanan di pelabuhan, hingga di kapal. 

"Manfaatkan sebaik-baiknya kemudahan pembelian tiket online ASDP karena tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Melalui online, tiket dapat dibeli mulai dari 60 hari sebelum [H-60] hingga 5 jam [J-5] sebelum jadwal masuk pelabuhan. Saat melakukan reservasi tiket ferry online, pengguna jasa wajib mengisi data penumpang dan kendaraan sesuai dengan kartu indentitas dan STNK,"

Setelah sampai di Pelabuhan Merak, kami pun antri  untuk naik Kapal Feri Penyeberangan Pelabuhan Merak - Pelabuhan Bakauheni.

Kami Menaiki KMP Munic 9. Sebetulnya kami ingin naik kapal cepat, tetapi saat masuk jalur di pelabuhan kami masuk ke jalur reguler, sehingga kami akhirnya naik kapal penyeberangan reguler. 

Untuk biaya penumpang dengan kendaraan sebagai berikut :
  1. Jenis (Reguler/Eksekutif)
  2. Penumpang pejalan kaki
  3. Dewasa Rp15.000/Rp50.000
  4. Anak-anak Rp8.000/Rp34.000
KENDARAAN
  1. Gol. I (Sepeda) Rp22.000/Rp62.000
  2. Gol. II (Sepeda motor roda 2) Rp51.000/Rp88.000
  3. Gol. III (Sepeda motor roda 3 atau roda dua diatas 250cc) Rp114.000/Rp147.000
  4. Gol. IV Pnp (Sedan, Jeep panjang sd 5 meter) Rp374.000/Rp579.000
  5. Gol. IV Brg (Mobil pickup, Box panjang sd 5 meter) Rp326.000/Rp385.000
  6. Gol. V Pnp (Bus Sedang panjang 5 sd 7 meter) Rp774.000/Rp1.019.000
  7. Gol. V Brg (Truk Sedang panjang 5 sd 7 meter) Rp645.000/Rp687.000
  8. Gol. VI Pnp (Bus Besar) 1.301.000/1.716.000
  9. Gol. VI Brg (Truk Sedang panjang 7 sd 10 meter) Rp998.000/Rp1.108.000
  10. Gol. VII (Tronton panjang 10 sd 12 meter) Rp1.406.000/Rp1.479.000
  11. Gol. VIII (Trailer panjang 12 sd 16 meter) Rp2.080.000/Rp2.181.000
  12. Gol. IX (Trailer panjang di atas 16 meter) Rp3.251.000/Rp3.394.000
Setelah antri sekitar 1 jam, akhirnya kami bisa menaiki Kapal Penyeberangan KMP Monic 9.


Bersiap menaiki Kapal Ferry

Dalam suasana Covid, kami berusaha mengikuti prosedur dan disiplin protokol Covid 19.

Ruangan Non Ekonomi yang dulunya mungkin adalah Hospital

Setelah naik ke kapal, kami memilih tempat duduk di ruangan ber AC dan berusaha istirahat karena perjalanan masih jauh.

Pak Anton, Pemandangan Pelabuhan Merak saat malam

Sebelum Kapal KMP Munic 9 berangkat meninggalkan Pelabuhan Merak, kami menyempatkan berfoto di anjungan kapal yang anginnya cukup kencang.

Pak Anton berpose dengan latar belakang megahnya Pelabuhan Merak yang didominasi warna hijau dan kuning.

Menikmati suasana malam dari atas Kapal Ferry KMP Munic 9
Saya pun ikut berpose dan dibantu foto oleh Pak Anton Apriantono.


Tertidur pulas di Kapal KMP Munic 9

Om Rudi Antoni tertidur pulas karena rasa kantuk dan capek yang menyerang.  Beliau memang cukuppadat acaranya. Sebelum berangkat pun, serangkaian meeting harus dipimpin dan dihadiri beliau.

Masih sempat berfoto di atas Kapal Ferry KMP Munic 9

Tante Eva juga sepertinya susah tidur, karena meskipun suasana ber AC yang lumayan kurang dingin, kursi yang disediakan sedikit kurang ergonomis.

Ternyata susah juga memejamkan mata di dalam kapal yang bergetar dan serasa sedikit bergoyang.
Nikmatnya menyantap segelas Mie Instant di atas Kapal Ferry KMP Munic 9
Pak Anton, karena goyangan kapal beliau berasa lapar. Jalan jalan ke arah belakang Kapal, ternyata ada yang menjual aneka makanan. Akhirnya Mie Instan Kemasan yang menjadi korban.

Sesaat sebelum Kapal Ferry KMP Munic 9 bersandar di Pelabuhan Bakauheni 

Setelah menyantap Mie Instan sebagai pengganjal perut sepertinya Pak Anton mulai terasa mengantuk dan beliau pun beristirahat.

Setelah berlayar sekitar 2.5 jam, kami pun merapt di Pelabuhan Bakauheni.

Waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 malam dan kamipun langsung melanjutkan perjalanan memasuki tol Bakauheni menuju Bandar Lampung.

Perjalanan via tol menuju Bandar Lampung ditempuh sekitar 2 jam dan kami langsung menuju hotel Emersia.

Berpose di Hotel Emersia, Bandar Lampung

Trip hari 2 : Bandar Lampung - Pulau Tegal Mas
 Menginap Di Hotel Emersia 
Hotel yang berada di tengah tengah kota ini sangat nyaman dan cocok untuk istirahat.

Hotel Emersia atau EMERSIA Hotel & Resort Bandar Lampung adalah hotel mewah dengan desain arsitektur yang tak lekang oleh waktu dan pemandangan laut dan perbukitan yang spektakuler. Hotel ini hanya berjarak 5 menit dari pusat kota, pusat perbelanjaan, pusat bisnis dan juga dari departemen pemerintahan.

Posisi Hotel di atas bukit dengan pemandangan Kota Bandanr Lampung dan sekitarnya yang indah dan menawan


Suasana saat sarapan di Hotel Emersia dengan protokol Covid 19
Kamar dengan pemandangan kolam renang berukuran 316 kaki persegi (29,4 meter persegi) di lantai 1, 2 dan 3. Akses Internet nirkabel gratis membuat Anda tetap terhubung, dan TV LCD 32 inci menawarkan saluran kabel. Minibar dan pembuat kopi / teh disediakan.

Kamar mandi pribadinya yang modern dilengkapi dengan kamar mandi kaca yang dilengkapi dengan shower, serta jubah mandi, sandal, dan perlengkapan mandi gratis. AC, air minum kemasan gratis, dan brankas termasuk kenyamanan yang ditawarkan. Kamar tersedia untuk merokok dan bebas rokok.

Menikmati sarapan di Hotel Emersia

Sengaja akami menginap di Hotel Emersia karena tujuan kami besoknya searah dengan arah hotel.

Hotel Emersia, Bandar Lampung

Hotel yang nyaman dan dari Hotel ini kami bisa menyaksikan hiruk pikuknya pelabuhan Lampung yang sangat ramai dengan lalulintas perdagangan dan menjadi salah satu jalur logistik utama di Pulau Sumatra.

Pemandangan yang indah dari Hotel Emersia

Alamat lengkap EMERSIA Hotel & Resort Bandar Lampung di Jl Wolter Monginsidi No 70, Bandar Lampung Telp: +62221258258, Fax: +62221268440
Email: reservasi@emersiahotel.com

Berkunjung ke Tempat Pelatihan Pak MS 
Pagi pagi kami berangkat menuju kediaman Pak MS dan selanjutnya menuju tempat training yang masih berada di sekitar Bandar Lampung.

Berkunjung ke Bapak MS di padepokan Beliau

Berbicang bincang mengenai pengembangan usaha dan bisnis serta pemanfaatan beberapa potensi sumber daya. 

Berbincang dengan Bapak MS di padepokan Beliau

Disini kami sempat berbincang santai dan beliau memperkenalkan Satmakura.
Dengan suguhan aneka hasil bumi mulai dari Singkong Goreng, Pisang Rebus, Jagung rebus dan tidak ketinggalan Kopi Rubusta Lampung yang memiliki cita rasa Body excellent, Flavor Good, After taste yang tetap meninggalakan citarasa positif dan clean, tidak terdeteksi mouldy ataupun over rioast alias gosong.

Menikmati jamuan dan hidangan 

Kami sempat mencari cari Tante Eva, ternyata beliau sedang bertransaksi dan negosiasi bisnis. Luar Biasa.   


Disela sela perbincangan, Tante Eva tetap mengendalikan bisnis bisnis beliau dan bertelepon tiada henti berdering silih berganti.

Salah satu trip selama di Lampung
Setelah menunaikan ibadah sholat Jumat dan bersiap siap, kamipun dari Area ini, bergerak menuju ke Pantai Mutun.  Pantai dengan pesona keindahan dan potensi wisatanya.

Keindahan Pantai Mutun, Lampung

Berkunjung ke Pantai Mutun 
Setelah berbincang dan berdiskusi perihal perkembangan dan rencana pengembangan, kami pun berencana meluncur ke Pantai Mutun. Salah satu Pantai yang menjadi favorit dan destinasi wisata di Lampung.

Potensi pengembangan Mutiara di Lampung
Sebelum sampai Pantai Mutun, kami berkeliling terlebih dahulu ke Pantai di sebelah Pantai Mutun yang mengembangkan Budidaya Mutiara.

Berposu di pantai yang bersih dan natural
Selain itu kami berkeliling di sekitar area yang akan dijadikan Hotel terkemuka dan akan menjadi pusat wisata di Lampung.

Pengembangan Potensi Lampung

Setelah berkeliling sekitar Pantai Mutun sambil dijelaskan rencana pengenbangnnya, kami pun menuju Pantai Mutun. Sudah tidak sabar rasanya ingin segera melihat keindahan Pantai Mutun.

Informasi Pantai Mutun :

Pantai Mutun, Lampung

Akhirnya kamipun sampai di Pantai Mutun yang bersih, indah dan masih alami. Tidak sabar untuk segera mengeksplore Pantai ini.
Indahnya Pantai Mutun
Tante Eva pun sangat takjub dengan keindahan Pantai Mutun dengan pasir putih dan fasilitas wahana wisata yang cukup lengkap.

Pak Anton mengabadikan indahnya Pantai Mutun
Pak Anton pun sangat menikmati keindahan Pantai Mutun.  Beliau pun mulai mengeluarkan smart ponselnya dan mulai mengabadikan suasana dan indahnya pantai Mutun.

Pantai Mutun dari atas bukit

Menikmati Kuliner Lampung di Pantai Mutun 
Setelah berkeliling Pantai Mutun, kamipun menikmati hidangan kuliner khas Lampung, yaitu, menu kuliner Bekasam Ikan Jelawat, Gemas dan Pindang

Menikmati aneka hidangan Khas Lampung

Apa itu Kuliner Bekasam Ikan Jelawat, Gemas dan Pindang?
Ikan Bekasam adalah salah satu produk ikan awetan yang diolah secara tradisional dengan metode penggaraman yang dilanjutkan dengan proses fermentasi.
Bekasam Ikan Jelawat, kuliner khas Lampung
 
Dibuat dan diproses saat produksi ikan berlimpah dan difermentasi untuk diawetkan.
Sebagai oleh oleh atau buah tangan untuk sanak saudara. Sajian yang kami makan, Bekasam Ikan Jelawat Leptobarbus hoevenii yang merupakan ikan air tawar atau ikan perairan sungai.

Gemas, Kulioner Khas Lampung
Berikutnya Gemas Lampung, olahan berkuah santan dengan bahan utama Jantung Pisang dan Kulit Sapi, saya menyebutnya Kikil. Rasanya sangat luar biasa enak dan cita rasa khas yang keluar adalah daun jeruk, Citrus sp., Kencur atau Kaempferia galanga L. dan Kemiri Sangrai Aleurites moluccana.
Mirip sayur jantung pisang yang sering saya makan, tetapi berbeda karena ada tambahan Kikil.
Pindang Daging, kuliner khas Lampung
Berikutnya Pindang Daging khas kuliner Lampung, yang sangat nikmat dan serasa menggoyang lidah serta mengisi dan menggugah indra perasa dalam rongga mulut untuk bekerja keras mengidentifikasi aneka bumbu dan rempah yang menjadi bahan dasarnya.

Makan siang Kuliner Khas Lampung dengan latar belakang Pulau Tangkil

Memang enak. Sambil menikmati kuliner Lampung dengan pemandangan latar belakang Pulau Tangkil.  

Selesai menikmati kuliner khas Lampung, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Pulau Tegal Mas, salah satu destinasi Wisata Lampung yang sangat viral dan menjadi tujuan wisata turis domestik dan manca negara.

Pulau Tegal Mas, Maldivesnya Indonesia, Indahnya Wisata Lampung yang Viral

Berkunjung ke Pulau Tegal Mas 
Berikutnya kami berkunjung ke Pulau Tegal Mas, Maldivesnya Indonesia.  Pulau yang sangat indah dan masih alami.

Perjalanan menuju Pulau Tegal Mas kami capai dari Pulau Mutun.

Dengan menaiki Speedboat dengan waktu sekitar 30 - 45 menit, kami pun sudah sampai.

Setelah berlabuh di dermaga, kami pun memasuki Aula penerimaan kedatangan tamu dan beristirahat sejenak menikmati sajian kopi espresso yang nikmat.
Lobby Pulau Tegal Mas, Maldivesnya Indonesia
Setelah cukup beristirahat, kami melintas gerbang menuju ke Area Pulau Tegal Mas yang diatasnya dihiaasi Siger.

Jembatan Penghubung antara Aula Tamu dan Pulau Tegal Mas, Maldivesnya Indonesia
Kami diajak berkeliling mulai dari fasilitas yang dimiliki oleh Pulau Tegal Mas, berkeliling dari ujung pulau ke ujung pulau, penangkaran penyu, beberapa bentuk cottate yang disiapkan untuk pengunjung hingga melihat aktiftas warga yang sangat mendukung keberadaan wisata di Pulau Tegal Mas.

Pulau Tegal Mas, Maldivesnya Indonesia

Tampak gugusan pulau pulau yang mengelilingi Pulau Tegal Mas, sehingga ombaknya pantainya tidak terlalu besar dan sangat cocok untuk snorkling.

Pulau Tegal Mas, Maldivesnya Indonesia, dengan aneka Wisata 

Kegiatan warga juga tampak di Pulau Tegal Mas dan mereka bekerja dan mencari nafkah beraktifitas di Pulau Tegal Mas.  

Masyarakat juga berperan serta dalam pengembangan Pulau Tegal Mas, Maldivesnya Indonesia

Mendengarkan penjelasan dan informasi dari pengelola Pulau Tegal Mas.  Bagaimana proses pembangunan Wisata Tegal Mas yang dari area terisolir menjadi obyek wisata destinasi turis domestik dan manca negara.  Bahkan anda harus reservasi terlebih dahulu untuk bisa menikmati keindahan Pulau Tegal Mas. 


Pengunjung silih berganti, baik keluarga maupun rombongan dan pihalk pengelola tetap menerapkan protokol Covid 19 dengan ketat dan displin.

Pengunjung yang datang tetap wajib menerapkan protokol Covid, di Pulau Tegal Mas, Lampung, Maldivesnya Indonesia

Tidak elok rasanya kalau tidak mengabadikan kunjungan ke Pulau Tegal Mas.  Pulau dengan potensi keindahan yang terkenal hingga manca negara dan sangat terjangkau dari Jakarta, Ibukota Negara Indonesia.
Berpose di Pulau Tegal Mas, Lampung, Maldivesnya Indonesia
Om Rudi Antoni pun tak sabar dan berfoto bersama dengan Pak Anton di depan Cottage yang sangat bersih dan terawat. Anda bayangkan, sambil bersantai, di tengah suara deburan ombak  dan pemadangan lepas pantai yang dibatasi bukit bukit yang sangat indah.  Pokoknya rekomendasi untuk kunjungan ke Wisata Pulau Tegal Mas. 
Berpose di depan Cottage Pulau Tegal Mas, Lampung, Maldivesnya Indonesia

Pengunjung terus berdatangan dan silih berganti. Memang pesona keindahan Wisata Pulau Tegal Mas Lampung mampu menghipnotis para pengunjungnya.

Fasilitas Speedboat Pulau Tegal Mas, Lampung, Maldivesnya Indonesia

Selesai dari Pulau Tegal Mas, kami melanjutkan perjalanan ke Kota Lampung.
Sesuai informasi dari Om Rudi Antoni atau Uda Rudi, ada sate Padang yang sangat enak di Bandar Lampung. Kamipun tidak langsung masuk hotel, tetapi bergegas untuk makan dulu di Sate Sidi, ya, Sate Padang Sidi Namanya.


Sate Padang Sidi, Nikmatnya kuliner di Bandar Lampung
Menikmati Kuliner Sate Padang Sidi yang nikmat 
Sate Padang Sidi, yang berlokasi di Jl. Hayam Wuruk, No. 162, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung memang tempatnya tidak besar, tetapi Satenya mampu memenuhi hasrat selera kami yang memang suka kuliner.

Menikmti kuliner Sate Padang Sidi, di Lampung
Kami sampai tambah sate padang 3 kali, meskipun lontongnya hanya 1 saja.  Makin ditambah, selera makan kami makin nambah dan makin kelaparan.  Wah, bahaya juga ini.  Akhirnya kami sepakat, setiap orang hanya 3 porsi dan kerupuk jangek cukup 4 per saja per orang, supaya tidak berlebihan. 

Sekali lagi,  Sate Padang Sidi ini berada di Jalan Hayam Wuruk Nomor 162, Kelurahan Kebun Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Lampung. Sate Padang Sidi ini boleh masuk dalam daftar tempat mencicipi sate padang di Lampung yang saya rekomendasikan.

Selesai menyantap lezatnya Sate Padang Sidi, kamipun melanjutkan menuju Hotel Bukit Randu alias Bukit Randu Hotel tempat kami menginap.
 
Bukit Randu Hotel, tempat menginap yang nyaman dan cocok untuk Photography

Menginap Di Hotel Bukit Randu 
Hotel yang berada di tengah tengah kota ini sangat nyaman dan cocok untuk istirahat.

Pemandangan dari atas Bukit Randu Hotel, Lampung

Hotel Bukit Randu hampir sama dengan Hotel Emersia yang juga berada di ketinggian dan berada di puncak bukit, sehingga kita bisa menyaksikan pemandangan Kota Bandar Lampung dan sekitarnya dari Hotel Bukit Randu ini.

Suasana Malam diabadikan dari Bukit Randu Hotel, Lampung

Sengaja saya mengabadikan pemandangan sisi depan dan sisi belakang hotel yang bangunannya sangat eksotis. Kamarnya berukuran besar dan nyaman.

Menikmati pemandangan saat subuhdi Bukit Randu Hotel, Lampung

Saat menjelang subuh, saya dan Pak Anton menyempatkan menikmati indahnya pemandangan dari Bukit Randu dan menunggu moment Sun Rise yang memang sangat menawan.

Pemandangan saat menjelang pagi di Bukit Randu Hotel, Lampung

Bahkan ada foto seperti memegang matahari dalam jari. Moment yang bagus dan jarang saya temui.  Kalau untuk teman teman fotografi mungkin sudah sering berburu moment seperti ini.

Menangkap matahari di Bukit Randu Hotel, Lampung

Dengan dibantu Pak Anton, walaupun saya terkadang segan juga meminta bantuan beliau untuk memotret.  Tetapi ternyata beliau juga hobby fotografi, sehingga berikutnya saya banyak menimba ilmu fotografi dari beliau. 

Pak Anton Apriantono, menikmati kopi Robusta Lampung, di ketinggian di Bukit Randu Hotel, Lampung

Selanjutnya, saat sarapan pagi pun saya menikmati moment minum kopi dari ketinggian dengan pemandangan yang sangat indah.  


Mantap pokoknya.  Pemilihan tempat Hotel Bukit Indah memang sudah diperhitungkan. Om Rudi Antoni pun juga menikmati sarapan dan minum kopi serta meminta untuk diabadikan dengan latar belakang kota Bandar Lampung.

Pemandangan dari Bukit Randu Hotel, memang indah

Yang menjadi perhatian, Kami tetap mengikuti protokol Covid selama menginap dan saat melintas perjalanan berkeliling Lampung ini.

Berikutnya kami akan bercerita beberapa potensi Lampung di sesi 2 di 


Berbincang dengan Petani Singkong Lampung Tengah

Berpose dengan tanaman Singkong dan latar belakang Pabrik Etanol yang mengunakan bahan bakar Biogas.


Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "Lampung Trip : Pesona Perjalanan Berkeliling Lampung, Yang Berkembang Sangat Pesat, Menikmati Indahnya Wisata Lampung "

  1. Itu Om Rudi lagi bobo eh kena cekrek hahahaha. Kalau Tante Eva malah susah tidur ya soalnya goyang2 di kapal. Btw aku belum pernah ke Pulau Sumatera. Kapan2 kudu didatengin nih biar bisa wisata kuliner juga. Hotelnya kelihatan nyaman deh. TFS, Pak Eko.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bu, kebetulan pas ke Lampung. Dulu saya pernah bekerja di Area Sumatera selama 14 tahun dan kemudian bergeser. Kebetulan Hotel yang kami pilih memang hotel yang nyaman dan posisinya di atas bukit sehingga cocok untuk berfoto. Coba Ibu Perhatikan yang Pak Anton, beliau dulu adalah pejabat negara yang membawahi bidang pertanian.

      Delete
    2. Terima kasih sudah berkunjung dan merespon Bu

      Delete

Popular Posts