Pohon Peneduh, Pohon kuda, Lannea coromandelica

 

Pohon Kuda, Pohon Peneduh yang meluruhkan Daunnya




Gambar Flora

Pohon Peneduh, Pohon kuda, Lannea coromandelica

Informasi Flora

Kalau Anda melintas di jalanan Pantura dan melihat pohon peneduh yang seperti meluruhkan daunnya, Pohon Peneduh itu dikenal sebagai Pohon Kuda.

Informasi Umum tentang Pohon kuda, Lannea coromandelica adalah sejenis pohon dalam keluarga Anacardiaceae yang tumbuh di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Di berbagai daerah, pohon ini juga memiliki nama lain seperti; kedongdong laki, kedondong  pager dari bahasa betawi, kadondong lalaki dari bahasa Sunda, Ki jaran, jaranan, kudo dari bahasa Jawa, Kayu jawa, kayu cina, tamatte dari bahasa Sulawesi, reo dari bahasa Flores dan  banten dari bahasa Nusa Tenggara Timur, dan kalau ada yang masih belum masuk tolong ditambahkan informasi ya.
Pohon Peneduh, Pohon kuda, Lannea coromandelica

Pohon Kuda atau Lannea coromandelica, juga dikenal sebagai Indian Ash Tree, pohon ash India, adalah spesies pohon dalam famili Anacardiaceae yang tumbuh di Asia Selatan dan Tenggara, mulai dari Sri Lanka hingga Cina Selatan.

Dalam bahasa Pakistan umumnya dikenal sebagai Gurjon Tree atau pohon Gurjon dan digunakan dalam kayu lapis karena sifat tahan rayapnya yang sangat baik. Ini paling sering tumbuh di lingkungan hutan kering yang terbuka, di mana pohonnya lebih kecil hingga setinggi 10 meter dan lebih bengkok. Di lingkungan yang lebih lembab, ini adalah pohon yang menyebar lebih besar yang tingginya bisa mencapai 20 meter. Di Sri Lanka Lannea coromandelica sering tumbuh di singkapan batuan atau inselberg

Di Indonesia, pohon Kuda banyak dimanfaatan sebagai tanaman peneduh karena bentuk pohon dan bunganya yang indah serta kemampuan tumbuh yang cepat.

Sekilas Info Flora 

Sekilas Info 
Nama Populer - Pop name :  Pohon Kuda
Nama Latin - Latin Name    :  Lannea coromandelica                                          Family                        :  Anacardiaceae
Origin - Daerah Asal           :  Asia
Ciri khas                            :  Meluruhkan daun
Keunikan                           :  Untuk tanaman peneduh dan pengobatan

Pohon Peneduh, Pohon kuda, Lannea coromandelica
Pohon kuda adalah pohon yang biasa meluruhkan daunnya atau menggugurkan daunnya alias deciduous tree , permukaan daun licin, bentuk majemuk menyirip gasal, anak daun berhadapan, tulang daun menyirip; diameter daun 4,4 - 5,0 cm; panjang daun 7,3 - 10,5 cm; panjang tangkai daun 0,3 - 0,8 cm, bentuk daun bulat telur, dan ujung daun runcing. Batang pohon biasa mengeluarkan getah gum ketika dilukai.

Permukaan batang berwarna abu-abu sampai coklat tua, kasar, ada pengelupasan serpihan kecil yang tidak teratur, batang dalam berserat berwarna merah
atau merah muda gelap, dan memiliki eksudat yang bergetah. 

Daun imparipinnate, meruncing, dan berjumlah 7-11. Bunga berkelamin tunggal berwarna hijau kekuningan. Buah berbiji, panjang 12 mm, bulat telur, kemerahan, dan agak keras. Tanaman ini berbunga dan berbuah dari bulan Januari hingga Mei di Indonesia, dan pergeseran pembungaan sesuai anomali musim yang saat ini melanda Indonesia.

Pohon Peneduh, Pohon kuda, Lannea coromandelica
Family Anacardiaceae, umumnya dikenal sebagai keluarga jambu mete atau keluarga sumac, adalah keluarga tanaman berbunga, termasuk sekitar 83 genera dengan sekitar 860 spesies yang diketahui.

Ternyata pohon Kuda, Lannea coromandelica merupakan pohon yang menggugurkan daunnya pada periode tertentu, sehingga pada saat meranggas atau menggugurkan daunnya kan tampak seperti pohon mati.

Klasifikasi Taksonomi Flora

Klasifikasi Taksonomi Satwa
Kingdom    :  Animalia
Phylum      :  Chordata
Class         :  Tracheophyta
Order         :  Sapindales
Family        : Anacardiaceae
Subfamily   : 
Genus        : Lannea
Species      : Lannea coromandelica 

Binomial name
Lannea coromandelica Merr., 1938

Kegunaan dari Pohon kuda selain sebagai tanaman peneduh, biasa ditanam sebagai patok tanah/pembatas kebun atau peneduh jalan.

Manfaat dari pohon kuda dapat digunakan sebagai penawar bisa racun seperti ular/gigitan serangga, ataupun luka sayat. 

Getah pohon ini juga dapat digunakan sebagai perekat. Sedangkan pucuknya bisa menjadi obat tetes mata.
Batang pohon ini juga dapat digunakan sebagai obat belekan, sakit gigi dan luka sayat.

Lаnnеа Coromandelica аtаu Pоhоn Kuda уаng dіkеnаl Suku Bugis ѕеbаgаі Kayu Jаwа dаn Suku Mаkаѕѕаr menyebutnya dеngаn Tаmаttе, adalah tаnаmаn уаng biasanya dіgunаkаn ѕеbаgаі pembatas kebun ataupun peneduh.

Pohon уаng jugа dіkеnаl ѕеbаgаі Kауu Kаmbіng dі Gоrоntаlо dаn Kayu Jаrаn dі ѕеbаgіаn Pulаu Jаwа іnі, tеrnуаtа tеlаh dіgunаkаn bаnуаk orang раdа zаmаn dаhulu kаlа ѕеbаgаі tаnаmаn уаng memiliki khasiat оbаt уаng сukuр manjur.

Kayu jаwа jugа ѕеrіng dіgunаkаn untuk mеngоbаtі luka ѕауаt dаn ѕаkіt gigi yaitu dengan cara mеnguраѕ kulit bаtаng kауu jawa lаlu dіkеrіk bаtаng kауu jаwа tераt раdа bаgіаn kambiumnya, kemudian dіtеmреlkаn pada bagian уаng ѕаkіt atau terluka.

Kayu jawa juga mеruраkаn tumbuhan уаng dараt dіmаnfааtkаn daun dan kulit bаtаngnуа dеngаn саrа ditumbuk ataupun direbus untuk mеngоbаtі luka luаr, luka dаlаm dan реrаwаtаn раѕkа реrѕаlіnаn. Dаlаm mеngkоnѕumѕі оbаt-оbаtаn herbal, mаѕуаrаkаt bіаѕаnуа mеnеrарkаn bеbеrара cara, salah ѕаtunуа dеngаn mеlаkukаn реrеbuѕаn bаhаn tersebut.

Salah satu tanaman obat tradisional yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia, masyarakat di daerah Lombok khususnya adalah tanaman kayu Jawa. Di Lombok tanaman ini merupakan pohon gugur yang dapat tumbuh hingga mencapai 25 m umumnya 10-15 m. Tanaman kayu Jawa adalah salah satu tanaman obat tradisional yang masih sering digunakan oleh masyarakat Lombok sampai sekarang ini karena khasiatnya yang dipercaya sangat ampuh.

Kulit batang kayu jawa mengandung senyawa golongan
flavonoid, alkaloid, tanin dan karbohidrat dan Kulit batang dapat digunakan sebagai astringen, mengobati sakit perut, lepra, peptic ulcer, penyakit jantung, disentri, dan sariawan.

Kulit batang digunakan bersama dengan kulit batang Aegle mermelos, Artocarpus heterophyllus dan Sygygium cumini berguna dalam penyembuhan impotensi. 

Kulit batang dapat dikunyah selama 2-3 hari untuk menyembuhkan glossitis. Perebusan daun juga dianjurkan untuk pembengkakan dan nyeri lokal.

Flavonoid merupakan golongan fenol terbesar yang terdiri dari C6-C3-C6 dan sering ditemukan di berbagai macam tumbuhan dalam bentuk glikosida atau gugus gula bersenyawa pada satu atau lebih grup hidroksil fenolik. Flavonoid merupakan golongan metabolit skunder yang disintesis dari asam piruvat melalui metabolisme asam amino.

Flavonoid adalah senyawa sekunder sehingga warnanya berubah bila ditambahkan basa atau amoniak. Terdapat sekitar 10 jumlah flavonoid yaitu antosianin, proantosianidin, flavonol, glikoflavon, biflavonil, khalkon, auron, flavanon dan isoflavon.

Kayu Jawa juga mengandung Alkaloid.  Alkaloid merupakan metabolit sekunder terbesar yang banyak ditemukan pada tumbuhan tingkat tinggi dan mempunyai susunan basa nitrogen, yaitu satu atau dua atom nitrogen. Alkaloid sering beracun bagi manusia dan mempunyai efek fisiologis yang menonjol, sehingga sering digunakan untuk pengobatan. Alkaloid dibentuk berdasarkan prinsip pembentukan campuran dan terbagi menjadi 3 bagian, yaitu elemen yang mengandung N terlibat pada pembentukan alkaloid, elemen tanpa N yang ditemukan didalam molekul alkaloid dan reaksi yang terjadi untuk pengikat khas elemen- elemen pada alkaloid

Pohon Kuda juga mengandung Tannin, yang merupakan  senyawa polifenol yang memiliki berat molekul antara 500-3000 dalton yang diduga menghadiri sebagai antibakteri, karena bisa membentuk kompleks dengan protein dan interaksi hidrifobik. Tannin merupakan golongan senyawa aktif tumbuhan yang bersifat fenol, memiliki rasa sepat dan memiliki kemampuan menyamak kulit. Secara kimia tannin dibagi menjadi 2 golongan, yaitu tannin terkondensasi atau tannin katekin dan tannin terhidrolisis. Tannin memiliki aktivitas antibakteri, secara garis besar mekanismenya adalah dengan merusak membran sel bakteri, senyawa zat tannin bisa menginduksi pembentukan ikatan senyawa kompleks terhadap enzim atau substrat mikroba dan pembentukan suatu ikatan kompleks tannin terhadap ion logam yang bisa menambah daya toksisitas tannin itu sendiri 

Informasi Pemotretan 

Pemotretan 
Lokasi pemotretan di Pantura Demak - Kudus
Detail :
Camera maker : Nikon Corporation
Camera model : Nikon D750
F Stop : f/4
Exposure time : 1/1000 sec.
ISO Speed : ISO 2500
Focal lengh : 120 mm
Lens : 
Nikon AF-S 24 - 120 mm F/2.8G IF-GED VR NIKKOR
Nikon AF-S Micro Nikkor 105 mm 1 : 2.8 GED

Kamus Identifikasi Flora dan Fauna serta Sumber Informasi untuk Pengenalan Flora dan Fauna 
Planter and Forester
Dilarang meng copy dokumentasi foto tanpa ijin 











Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pohon Peneduh, Pohon kuda, Lannea coromandelica"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan teman teman, semoga artikel bermanfaat dan silahkan tinggalkan pesan, kesan ataupun komentar.

Popular Posts