Kompleks Makam Belanda di Kebun Raya Bogor


Kompleks Makam Belanda Di Kebun Raya Bogor
Dutch Cemetery Bogor Botanical Garden

Kompleks Makam Belanda Di Kebun Raya Bogor

Saat bersepeda berkeliling Kebun Raya Bogor dan setelah melintas koleksi Tanaman Bambu Kebun Raya Bogor, sampailah saya di kompleks Pemakaman yang asri dan bersih.

Saya pun berhenti dan menikmati kesunyian kompleks makam yang sepertinya adalah pemakaman Belanda.

Berbagai tipe Batu Nisan yang ada di Makam Belanda Kebun Raya Bogor 

Bentuk Nisan yang tidak seperti biasa di Indonesia dan bentuk makam yang besar besar.

Kompleks pemakaman tersebut dikelilingi oleh tembok dengan batu bata sebagai bahan dasarnya. Untuk dapat masuk ke pemakaman, pintu terdapat di sini dekat papan informasi yang berwarna hijau dan juga bangku yang terbujur di sisi lain makam. 

Di sisi dalam, nisan-nisan Belanda memiliki berbagai macam bentuk horizontal dan vertikal seperti tugu, rumah kecil, dan terbujur.

Tidak ada kesan seram atau angker di makam ini, malah saya bisa menikmati keindahannya.

Tersedia pula spot untuk berfoto dan bangku bangku taman untuk sekedar beristirahat dan menikmati kompleks pemakaman di Kebun Raya Bogor ini.

Mungkin dulunya makam ini termasuk seram kalau tidak dibersihkan dan dirawat. Bisa jadi kompleks pemakaman Belanda ini akan terkesan serem, gelap dan lembab karna tertutup pohon-pohon Bambu yang rimbun menutupi cahaya matahari untuk masuk. 

Sekarang sudah banyak perubahan, renovasi menjadikan komplek makam ini menjadi sebuah taman yg indah, sejuk, nyaman dan kita bisa banyak menggali nilai sejarah.

Tampak petugas kebersihan sedang membersihkan kompleks pemakaman Belanda ini dari daun daun bambu yang berguguran. Karena kompleks makam ini juga berdekatan dengan Kompleks Istana Presiden Bogor, terlihat juga beberapa tentara atau pasukan Pengamanan Presiden yang menjaga situasi untuk tetap aman dan kondusif. 

Sedikit informasi mengenai komplek pemakaman tua ini sudah ada jauh sebelum Kebun Raya di dirikan, area pemakaman ini terdapat 42 makam, 38 diantaranya memiliki identitas, dan sisanya tidak diketahui, salah satu kebangsaan Belanda yg dimakamkan di sini adalah D.J. de ee Erens, beliau adalah seorang Gubenur Jendral yang menjabat tahun 1836-1840, ada juga seorang ahli hukum Mr. Ary Prins yang pernah menjadi pejabat sementara sebagai Gubernur Jendral Hindia Belanda.

Menurut catatan pada papan informasi, kompleks pemakaman tua ini telah ada jauh sebelum Kebun Raya Bogor didirikan tahun 1817 oleh C.G.C. Reinwardt. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya makam seorang administrator toko obat berkebangsaan Belanda yang bernama Cornelis Potmans yang wafat 2 Mei 1784.

Makam yang paling baru adalah makam seorang ahli Botani terkenal bernama Prof. Dr. A.J.G.H. Kostermans yang meninggal tahun 1994. 

Sepertinya memang tidak banyak yang tertarik pada komplek makam tersebut, padahal jika dilihat dari nilai sejarahnya orang-orang yang dimakamkan di sana pada masanya merupakan orang nomor satu di Hindia Belanda.

Beberapa nama yang saya catat dan tertulis di nisan-nisan tersebut tertulis nama-nama seperti Jeannette Antoinette Pietermaat, Elisabeth Charlotter Vincent, E.B Van Den Bosch, Ary Prins, D.J. de Eerens, Heinrich Kuhl dan J.C. Van Hasselt, dan yang paling baru yakni Andre Josef Guillaume Henry.

Di dalam list nama nama tersebut terdapat nama D. J de Eerens, seorang Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1836-1840, D.J. de Eerens. dan beliau inilah satu-satunya gubernur jenderal yang meninggal di Bogor dan dimakamkan di Bogor..

Sampai saat sekarang komplek makam belanda masih terjaga untuk kepentingan pengetahuan masyarakat khususnya pengunjung Kebun Raya Bogor.


Pada nisan-nisan itu bertuliskan nama orang Belanda dan tahun meninggal. Sebuah tanda orang-orang Belanda telah meninggalkan jejaknya di Indonesia. Jika diperhatikan, berbagai nisan besar di sini menggunakan jenis tulisan yang tak biasa. Bentuk-bentuk hurufnya menggunakan jenis gotik, roman, kapital, dan sambung. Bagi orang-orang Belanda, jenis tulisan tersebut memiliki arti khusus. 

Penggunaan huruf gotik pada makam biasanya digunakan oleh orang-orang terhormat dan juga dianggap sakral. Selain itu dibawah keterangan nama dan waktu hidupnya, terdpat beberapa kalimat yang melukiskan siapa orang tersebut ketika hidupnya.

Perjalanan menyaksikan suasana sekitar adalah ilmu yang tidak terasa terekam di Memory Pikiran Kita




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kompleks Makam Belanda di Kebun Raya Bogor"

Post a comment

Popular Posts