Berbagai Jenis Sansevieria, Si Lidah Mertua yang berdaun indah

SANSEVIERIA - Lidah Mertua



Informasi Umum Tanaman

Sekitar tahun 2004, tanaman hias daun Sansevieria ini pernah meramaikan khasanah pertanaman hias di Indonesia.

Beberapa Sansevieria atau lidah Mertua yang berspesies Sansevieria laurentii sampai diimpor untuk melepas keinginan para pehobby tanaman hias ini.

Sempat tenggelam karena serangan bakteri Erwinia sp di akhir tahun 2005 dan menghancurkan serta meluluhlantakkan ratusan hektar kebun Sansevieria bahkan mungkin jutaan tanaman hias yang dimiliki oleh para pehobby tanaman hias unik ini.

Pertengahn tahun 2007, Si Lidah Mertua mulai mengomel lagi, Kembali Sansevieria menggebrak pasar dan membangunkan para produsen dan memunculkan kolektor kolektor Sansevieria baru.

Kembali tren dan muncul sebagai tanaman indoor dan outdoor yang banyak diminati penggemar tanaman hias daun.
   
Sansevieria fischeri variegated, Lidah Mertua varigata
Permintaan Sansevieria meluas dan mulai bermunculan jenis jenis sansevieria yang eksotis dan ekslusif.

Bermunculan tanaman Sansevieria yang berdaun tebal, berwarna cerah, berbentuk aneh, ada yang tahan terhadap serangan bakteri layu Erwinia sp.

Harganya pun tidak main main, mulai dari puluhan ribu hingga puluhan juta. 

Sansevieria downsii, Lidah Mertua downsii

Nama Populer - Pop name    :  Lidah Mertua, Sansevieria
Nama Latin - Latin Name     :  Sansevieria sp. Dracaena sp.
Family                         :  Asparagaceae
Origin - Daerah Asal                 :  Afrika, Madagascar, Asia Selatan
Letak Landscape                        :  Pengisi Taman, 
Tipe Tanaman Hias                   Tanaman hias daun
Propagasi perbanyakan         : Stek daun, Biji dan anakan
Media Tanam                     : Tanah Kebun 
Perlakuan khusus                     : Pemupukan 

Sansevieria adalah genus tanaman berbunga yang diakui secara historis, asli Afrika, terutama Madagaskar, dan Asia selatan, sekarang termasuk dalam genus Dracaena berdasarkan studi filogenetik molekuler.

Nama-nama umum untuk 70 atau lebih spesies yang sebelumnya ditempatkan dalam genus dengan berbagai nama termasuk 
  • lidah ibu mertua -  mother-in-law's tongue
  • lidah iblis - devil's tongue
  • lidah jin -  jinn's tongue
  • rami tali busur - bow string hemp
  • tanaman ular - snake plant
  • lidah ular - snake tongue
Keren keren ya namanya, bahkan meyeramkan.

Sansevieria cylindrica Sky Line, Lidah Mertua cylindrica Sky Line

Ciri dan Identifikasi Tanaman 

Sansevieria bisa populer sebagai tanaman hias karena beberapa hal seperti sosok tanaman hias yang cantik, variasi bentuk beragam, variasi warna dan corak daun yang sangat memukai para penggemar dan hobiis tanaman hias.

Selain itu dari segi perawatan, tanaman hias lidah mertua adalah tanaman yang tidak rewel dan memerlukan perhatian khusus, kadang malah tidak diperhatikan berkembang dengan bagus dan menakjubkan. Heran khan.

Berikutnya, Sang Lidah Mertua, juga berperan sebagai tanaman bernilai tinggi sebagai tanaman antipolutan.  Nah, manfaat inilah yang mendongkrak popularitas Sansevieria sebagai tanaman hias sekaligus tanaman yang mampu memfilter udara.

Menurut Badan Antariksa Amerika Serikat NASA - The National Aeronautics and Space Administration, pada tahun 1999, menyebutkan bahwa Tanaman Sansevieria mampu menyerap 107 polutan udara. Kemampuan menyerap polutan udara ini karena kandungan bahan aktif Pregnan Glikosida yang disinyalir dapat menyerap dan menguraikan polutan menjadi asam organik, gula dan beberapa senyawa asam amino.

Nah, lengkap lah gelar dan predikat Sansevieria sebagau tanaman hias sekaligus tanaman kesehatan.

Mantap khan....

Sansevieria trifasciata Lurentii, Lidah Mertua trifasciata Laurentii atau Goldband

Klasifikasi Tanaman 

Kingdom    : Plantae
Class         : Monocots
Order        
Asparagales
Family       : Asparagaceae
Genus       : Sansevieria atau Dracaena
Species     : Sansevieria sp. atau Dracaena sp. 

Nama genus Sansevieria menghormati ilmuwan dan penemu Italia Raimondo di Sangro [1710–71], Pangeran San Severo. Genus ini awalnya bernama Sanseverinia oleh Vincenzo Petagna pada tahun 1787, untuk menghormati pelindungnya Pietro Antonio Sanseverino, Pangeran Chiaromonte (1724-1771), di kebunnya Petagna.

Pada tahun 1794, Carl Peter Thunberg menggunakan nama Sansevieria. Tidak jelas apakah nama Thunberg dimaksudkan sebagai nama baru, atau merupakan kesalahan ketik untuk nama Petagna. "Sansevieria Thunb." adalah nama yang dilestarikan dalam Kode Internasional Nomenklatur untuk alga, jamur, dan tumbuhan- the International Code of Nomenclature for algae, fungi, and plants  , terlepas dari argumen bahwa penulis harus diberikan sebagai Petagna.

Ejaan "Sanseveria" dan "Sanseviera" terkadang terlihat membingungkan yang berasal dari ejaan alternatif dari nama tempat Italia. Saya pun dalam tulisan ini mengambil ejaan SANSEVIERIA.

Studi filogenetik molekuler menunjukkan bahwa Sansevieria termasuk dalam  Dracaena, menjadikan yang terakhir parafiletik kecuali Dracaena diperluas untuk memasukkan spesies yang sebelumnya ditempatkan di Sansevieria.  Sehingga ada beberapa sinonim yang menggunakan nama Dracaena.
Sansevieria Suffruticosa, Lidah Mertua berdaun bulat dengan ujung runcing dari Afrika Utara

Pada 2015, genus dibagi menjadi tiga bagian, salah satunya dibagi lagi menjadi tiga subbagian:
  1. Bagian 1 Sansevieria
    • sub bagian. Sansevieria
    • sub bagian. Hastifolia
    • sub bagian. Solonifera
  2. Bagian 2 Dracomima
  3. bagian 3 Cephalantha

Habitus dan Koleksi Tanaman Sansevieria

Sansevieria dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50–75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3–6 cm. Kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang, dan karena ini ada yang menyebut Sansevieria sebagai tanaman pedang-pedangan

Sansevieria trifasciata, Futura Simplex Superba,  Lidah Mertua 

Sansevieria javanica, Lidah Mertua asli Indonesia, ciri kha sujung daunnya menggulung


Sansevieria grandis, Lidah Mertua berdaun besar dan lebar

Sansevieria cylindrica variegata, Lidah Mertua berdaun spiral

Sansevieria pinguicula, Lidah Mertua sepintas mirip Agave dengan daun tebal dengan ujung runcing
Dracaena pinguicula, sinonim Sansevieria pinguicula, juga dikenal sebagai sansevieria berjalan, adalah sukulen CAM xerophytic yang berasal dari daerah Bura, Kenya, dekat Garissa. Spesies ini dideskripsikan oleh Peter René Oscar Bally pada tahun 1943




Sansevieria parva stick variegata, Lidah Mertua warna kuning cerah.

Sansevieria fischeri variegata, Lidah Mertua variegata

Sansevieria eilensis



Sansevieria eilensis





Sansevieria masoniana variegata, Lidah Mertua masoniana

Dracaena masoniana, sinonim Sansevieria masoniana, adalah spesies Dracaena asli Afrika dan awalnya dikumpulkan di Republik Demokratik Kongo. Awalnya dikenal dalam budidaya dengan nama kultivar 'Mason Kongo'. 

Biasanya ditanam sebagai tanaman hias karena dedaunannya yang mencolok, ia dapat bertahan hidup dalam cahaya atau naungan dengan penyiraman yang jarang. sering tumbuh sebagai daun tunggal yang besar dan kaku dalam pot, nama umum tanaman lainnya termasuk "sirip paus" atau "sirip hiu" - "whale fin" or "shark's fin .




Beberapa jenis Sansevieria yang menjadi kolektor para hobiis :
  1. Sansevieria aethiopica
  2. Sansevieria arborescens
  3. Sansevieria aubrytiana
  4. Sansevieria bagamoyensis
  5. Sansevieria ballyi
  6. Sansevieria bandipur
  7. Sansevieria Black Brazilian
  8. Sansevieria burdetty
  9. Sansevieria caulescens
  10. Sansevieria canaliculata
  11. Sansevieria cancinna
  12. Sansevieria cylindrica
  13. Sansevieria doonery
  14. Sansevieria downsii
  15. Sansevieria ehrenbergii
  16. Sansevieria eilensis
  17. Sansevieria erythraena
  18. Sansevieria fischeri
  19. Sansevieria francisii
  20. Sansevieria gracilis
  21. Sansevieria grandis
  22. Sansevieria guineensis
  23. Sansevieria hallii
  24. Sansevieria Harwood
  25. Sansevieria humbertiana
  26. Sansevieria humiflora
  27. Sansevieria javanica
  28. Sansevieria kirkii
  29. Sansevieria Koko krater
  30. Sansevieria liberica
  31. Sansevieria Malawi Midnight
  32. Sansevieria masoniana
  33. Sansevieria Minnie
  34. Sansevieria nelsonii Black
  35. Sansevieria nitida
  36. Sansevieria No Idea
  37. Sansevieria parva
  38. Sansevieria patens
  39. Sansevieria pearsonii
  40. Sansevieria perrotii
  41. Sansevieria phillipsiae
  42. Sansevieria pinguicula
  43. Sansevieria robusta
  44. Sansevieria rorida
  45. Sansevieria senegambica 
  46. Sansevieria suffruticosa
  47. Sansevieria scimitaniformis
  48. Sansevieria Tom Grumbley
  49. Sansevieria trifasciata
  50. Sansevieria volkensii
Sansevieria memang unik dan beraneka bentuk. Ayo koleksi Sansevieria biar disayang Ibu Mertua.

Batang Tanaman

Sukulen

Daun Tanaman

Lihat di Koleksi foto

Karena tanaman hias Sansevieria adalah bagian daun yang dinikmati, dilkihat saja di koleksi foto.

Bunga Tanaman

Bunga tanaman berbeda sesuai species. 

Bunga-bunga dari spesies Sansevieria sebelumnya biasanya berwarna putih kehijauan, juga mawar, merah ungu, kecoklatan, diproduksi pada ras sederhana atau bercabang. Buahnya adalah berry merah atau oranye. Di alam, mereka diserbuki oleh ngengat, tetapi berbunga dan berbuah tidak menentu dan hanya sedikit biji yang dihasilkan.




Rasema - Rachema atau rangkaian bungaberasal dari meristem apikal, dan pucuk bunga tidak akan lagi menghasilkan daun baru. Tidak seperti tanaman seperti agave yang mati setelah berbunga, pucuk yang mekar akan berhenti menghasilkan daun baru. Tunas berbunga terus tumbuh dengan menghasilkan planlet melalui rimpang atau stolonnya.




Buah Tanaman

Foto buah Sansevieria

Kesesuaian dan Adaptasi

Ketinggian tempat altitude        : 1 - 2800 m dpl
Kesesuaian suhu                      : 12 - 35 derajat celcius
Kesesuaian tanah                     : tanah berpasir dan kaya unsur hara
Kesesuaian curah hujan           : 1600 - 2500 mm per tahun
Kesesuaian cahaya                  : Semi Shade, Full Sun
Pertumbuhan Tanaman            : lambat dan menjadi cepat
Kebutuhan Air                         : minim
Kebutuhan Perawatan              : minim

Cara Perbanyakan Tanaman 

Perbanyakan tanaman dengan biji, Stek, dan pemisahan anakan.
Tanaman dapat diperbanyak dengan biji, stek daun, dan pemisahana anakan. Biji jarang digunakan, karena tanaman biasanya dapat tumbuh lebih cepat dari stek atau pembelahan. 

Karena banyak kultivar adalah chimera periclinal, terkadang dari stek daun dan  pembagian rimpang untuk mempertahankan keragaman.

Berikut beberapa Sansivieria yang belum dipindah ke pot atau masih dalam pembesaran.







Manfaat Tanaman

Manfaat Tanaman Sansevieria selain sebagai tanaman hias.

  1. Tali dan Pengobatan tradisional, Di Afrika, daun spesies Sansevieria sebelumnya digunakan untuk produksi serat
  2. Antiseptik, Dracaena hanningtonii, getah tanaman memiliki kualitas antiseptik, dan daunnya digunakan untuk perban dalam pertolongan pertama tradisional.
  3. Tanaman Penyerap polutan
  4. Tanaman hias daun yang eksotik
  5. Tanaman keberuntungan, feng sui

Pemotretan 

Lokasi pemotretan di Serpong
Detail :
Camera maker : Nikon Corporation
Camera model : Nikon D750
F Stop : f/4
Exposure time : 1/1000 sec.
ISO Speed : ISO 2500
Focal lengh : 120 mm
Lens : 
Nikon AF-S 24 - 120 mm F/2.8G IF-GED VR NIKKOR
Nikon AF-S Micro Nikkor 105 mm 1 : 2.8 GED

Kamus Identifikasi tumbuhan dan tanaman serta Sumber Informasi untuk Pengenalan Tumbuhan dan Tanaman 

Planter and Forester

Aneka Jenis Koleksi Sansevieria yang menjadi incaran para hobiis

Sansevieria aethiopica

Sansevieria aethiopica, Lidah Mertua berdaun lanset bertepi daun kemerahan dengan Rhizome besar dan ujung daun mengering

Sansevieria arborescens

Sansevieria arborescens, Lidah Mertua berdaun datar dengan ujung runcing. Susunan daun rapat dan berbatang.

Sansevieria aubrytiana

Sansevieria aubrytiana, Lidah Mertua berdaun oval dengan ujung runcing.Warna daun hijau tua dan berlurik putih keperakan.

Sansevieria bagamoyensis

Sansevieria bagamoyensis, Lidah Mertua berdaun tipisdan panjang dan berujung runcing. Daun tersusun spiral dan berdaun sempit.


Sansevieria ballyi

Sansevieria ballyi, Lidah Mertua yang ditemukan oleh Peter Bally, dengan daun bulat pendek dengan ujung runcing dan tersusun rapat. Warna daun hijau gelap dengan cross banding berwarna hijau keperakan. Daun tersusun rapat dan Muncul stolon panjang yang membentuk anakan baru.  


Sansevieria bandipur

Sansevieria Bandipur, Lidah Mertua berdaun bulat panjang hingga 90 cm lebar 2 cm dengan ujung runcing. Daun membulat dengan saluran yang tidak dalam dan tidak sampia ujung daun. 

Sansevieria Black Brazilian

Sansevieria Black Brazzilian, Lidah Mertua berdaun pipih dan panjang hingga 150 cm, lebar 4 - 6 cm. Berwarna daun hijau kehitaman. 

Sansevieria burdetty

Sansevieria burdettii, Lidah Mertua tidak berbatag, berdaun bulat tebal dan tanpa saluran, tidak mempunyai cross banding, ujung daun meruncing, panjang hingga 90 cm dan lebar 2.5 - 3 cm.
Sansevieria caulescens

Sansevieria caulescens, Lidah Mertua yang sosoknya mirip Sansevieria cylindrica, berdaun bulat panjang dengan ujung meruncing, panjang daun 45 - 90 cm, lebar daun sekitar 2.5 - 3 cm dan tinggi bisa mencapai 1 meter.

Sansevieria canaliculata

Sansevieria canaliculata, Lidah Mertua yang tumbuh monopodial alias tunggal hingga 60 cm,  berdaun bulat panjang dengan ujung runcing.  Tinggi hingga 60 cm dan diameter hingga 2 cm. Warna daun hijau dengan ujung melengkung tanpa alur dan tanpa corss banding.

Sansevieria cancinna

Sansevieria concinna mutasi, Lidah Mertua S. concinna yang bermutasi,  memiliki daun seperti daun tanaman dan berbentuk sendok bergelombang. Helaian daun ditopang oleh tangkai daun bulat melebar.  berdaun sendok dengan warna tepi coklat kemerahan dengan tinggi sekitar 15 - 20 cm dan lebar sekitar 1.5 - 3 cm, berwarna hijau dengan cross banding hijau cerah. 

Sansevieria concinna, Lidah Mertua yang memiliki daun seperti daun tanaman dan berbentuk sendok. Helaian daun ditopang oleh tangkai daun bulat.  berdaun sendok dengan tinggi sekitar 15 - 20 cm dan lebar sekitar 1.5 - 3 cm, berwarna hijau dengan cross banding hijau cerah. 
Sansevieria cylindrica

Sansevieria cylindrica, Lidah Mertua yang berdaun bulat panjang seperti tongkat dengan permukaan ellips.  Daun tumbuh berpasangan berwarna hijau keperakan dan cross banding berwarna hijau lebih muda dan tidak mempunyai saluran di daunnya.


Sansevieria cylindrica new hibrid, Lidah Mertua S cylindrica yang hibrid dengan berdaun bulat pipih panjang seperti tongkat dengan permukaan ellips.  Daun tumbuh berpasangan berwarna hijau keperakan dan cross banding berwarna hijau lebih muda dan tidak mempunyai saluran di daunnya.

Sansevieria doonery
Sansevieria dooneri, Lidah Mertua yang memiliki daun pipih, tipis  dan panjang dengan ujung yang runcing dan mudah menunduk. Panjang daun hingga 60 cm dan lebar hingga 2.5 - 3 cm, berwarna hijau dan ada saluran yang tidak begitu jelas.

Sansevieria downsii

Sansevieria downsii, Lidah Mertua yang daunnya mirip S cylindrica daun bulat dan menyebar ke berbagai arah. Daun mirip tombak denga ujung runcing panjang 15 - 45 cmdengan tebal sekitar 3 cm berwarna hijau.  Corak garis di daun cukup jelas dengan tepi kemerahan.  Memiliki anakan dari rimpang yang muncul di bagain atas tanaman.  Dulu sering disebut sebagai Sansevieria Malawi karena habitatnya di Malawi 

Sansevieria ehrenbergii

Sansevieria ehrenbergii, Lidah Mertua dengan bentuk daun panjang membulat dengan ujung runcing, panjang sekitar 12 -  20 cm, tebal daun sekitar 2 - 2,5 cm.  Daun tersusun berpasang pasangan, berhadapan di batang dan tidak ada saluran daun. Sansevieria asli dari Somalia dan Arab, dan warna daun hijau kebiru biruan. Sering juga disebut sansevieria salaf. 

Sansevieria eilensis

Sansevieria eilensis, Lidah Mertua dengan bentuk daun ysng unik, berdaun bulat, gemuk dan pendek mirip jari. Panjang sekitar 20 cm dan tebal 2.5 cm dengan warna daun hijau abu abu . Daun melengkung dengan pinggir kecoklatan dan termasuk Sansevieria yang sulit tumbuh dan berasal dari Somalia. 


Sansevieria erythraena

Sansevieria erythraeae, Lidah Mertua dengan bentuk daun mirip Sansevieria cylindrica dengan daun lebih banyak dan berbentuk bulat panjang muncul dari pangkal batang, tegak dan menunjuk ke berbagai arah.  Panjang daun sekitar 60 cm dan diameter 1 -1.5 cm berwarna hijau.  Sansevieria pensil ini juga disebut Sansevieria schweinfurthii dan berasal dari Ethiopia, Afrika.
Sansevieria fischeri

Sansevieria fischeri, Lidah Mertua fischeri saat masih muda dengan bentuk daun bulat tumbah datar seperti Sansevieria eilensis.  Setelah tua, Sansevieria fischeri daun cenderung tumbuh lurus, buat, warna hijau tua dengan panjang mencapai 180 cm.  

Sansevieria fischeri, Lidah Mertua fischeri saat sudah tua  dengan bentuk daun bulat tumbah  Setelah tua, Sansevieria fischeri daun cenderung tumbuh lurus, buat, warna hijau tua dengan panjang mencapai 180 cm.   Sanseivieria fischeri berasal dari Kenya.

Sansevieria francisii

Sansevieria francisii, Lidah Mertua yang bentuk daunnya bulat dengan ujung meruncing, mirip duri. Panjang daun sekitar 7 - 10 cm berwarna hijau dan susunan daun sangat rapat.  Di permukaan atas daun terdapat saluran daun yang dangkal. Daun daun ini melekat pada batang yang panjangnya mencapai 45 cm.   

Sansevieria gracilis

Sansevieria gracilis, Lidah Mertua yang daunnya juga mirip Sansevieria cylindrica, daunnya bulat dan jumlahnya banyak, panjang dengan ujung runcing dan tersusun di batang yang pendek. Batang bagian bawah tertutup oleh seludang daun pendek. Sering tumbuh anakan dan berbentuk rumpun.  Daun tua memunculkan garis garis hijau tua di bagian atas. 

Sansevieria gracilis, Lidah Mertua anakan yang tumbuh banyak dan dengan panjang daun 20 -75 cm dan diameter 1 - 1.5 cm.  Sansevieria gracilis berasal dari Kenya. 

Sansevieria grandis

Sansevieria grandis, Lidah Mertua grandis banyak ditemui dan mudah diidentifikasi karena bentuknya yang berdaun besar. Di Spanyol bukan lagi disebut lidah mertua, tetapi lidah sapi.  Daun lebar tumbuh tegak dengan bentuk oval, panjang 30 -60 cm, lebar 9 - 15 cm, berwarna hijau kelabu dengan pinggir merah dan motif cross banding hijau tua.  Sosoknya mirip dengan Sansevieria masoniana giant.  Tanaman Sansevieria grandis berasal dari Afrika selatan. 

Sansevieria guineensis

Sansevieria guineensis, Lidah Mertua bentuknya mirip dengan Sansevieria trifasciata dengan daun panjang dan motif mirip Sansevieria aubrytiana.  Daun berbentuk pedang, pipih dengan ujung runcing, panjang 30 -60 cm berwarna hijau dan cross banding bergelombang dan tidak lurus. 

Sansevieria guineensis variegata , Lidah Mertua guneensis variegata



Sansevieria hallii

Sansevieria haltii, Lidah Mertua haltii memiliki daun bulat panjang denga ujung agak tumpul.  panjang daun 50 -60 cm berwarna hijau dengan cross banding atau garis  kuningsaluran di daun lebar hingga keujung. Daun melengkung ke belakang dan ada beberapa varian besar, kecil, coklat dan hijau.  Sansevieria hallii berasal dari Zimababwe.

Sansevieria halii Hawaiian star, Lidah Mertua halii hawaiianm star yang memiliki daun tebal dan kokoh. Batang bulat dengan saluran lebar hingga keujung daun. 
Sansevieria Harwood

Sansevieria Harwood, Lidah Mertua Harwood memiliki daun lanset, dengan ukuran daun panjang 60 - 75 cm, lebar 6 - 7.5 cm berwarna hijau gelap dengan totol totol hijau perak. Daun tegak, kadang membentuk twister  dengan ujung mruncing. Cross banding leioh mirip totol totol daun dan sosok Sansevieria hardwood mirip dengan Sansevieria elliptica atau Sansevieria angustifolia.   


Sansevieria humbertiana

Sansevieria humbertiana, Lidah Mertua yang sosoknya mirip Sansevieria cylindrica  berdaun bulat berwarna hijau tua. Cross banding hijau  perak dan tanpa memiliki batang. Daun silindris membulat dengan panjang 25 -33 cm, tebal 1  - 1.5 cm berwarna hijau tua  atau marble. Sansevieria humbertiana berasal dari Kenya, Afrika timur. 

Sansevieria humiflora

Sansevieria humiflora, Lidah Mertua dengan daun oval panjang, lebar memanjang anatar 25 - 45 cm, lebar 8 - 10 cm dan tebal 10 -15 mm. Daun berwarna hijau gelap mengkilap, bertotol dengan beberapa alur memanjang.  Sansevieria humiflora berasal dari Zimbabwe. 

Sansevieria javanica

Sansevieria javanica, Lidah Mertua asli Indonesia berdaun lanset, bersosok panjang 20 -40 cm, lebar daun 2 - 3 cm, berwarna hijau tua dan cross banding di punggung.  Berdaun lebih ramping mirip trifasciata.  Ciri utama ujung daun selah olah menggulung. 

Sansevieria javanica, Lidah Mertua Asli Indonesia.

Sansevieria kirkii

Sansevieria kirkii, Lidah Mertua kirkii dengan motif daun bertotol totol perak pada daun hijau dan berbentuk membulat.  Panjang daun 75 - 180 cm dengan lebar 6 - 9 cm dan tebal 1.5 mm. Sansevieria kirkii berasal dari Tanzania


Sansevieria kirkii, Lidah Mertua berasal dari Tanzania

Sansevieria Koko krater

Sansevieria koko, Lidah Mertua Koko berasal dari Oahu, Hawaii. 

Sansevieria liberica
Sosok sansevieria liberica mirip dengan Kirkii superclone atau douglas. Jumlah daun sedikit hanya 4 - 6 lembar. tepi daun agak bergelombang dan berwarna kemerahanserta daun agak melengkung ke atas.  Daun memanjang dengan permukaan daun agak melengkung ke dalam.  Panjang daun 50 -70 cm lebar 5 - 7 cm.  Warna daun hijau keperakan.

Sansevieria Malawi Midnight

Sansevieria malawi midnight, Lidah Mertua berasal dari malawi. 

Sansevieria masoniana
Sansevieria masoniana, Lidah Mertua berdaun bulat oval, anjang hingga 75 cm lebar hingga 25 cm. Kombinasi warna hijau tua dengan spot hijau muda.  Dikenal juga sebagai Sansevieria Congo/ Mason yang diabadikan dari Maurice Mason kolektor Sansevieria di Inggris.  Tumbuh bagus di tempat yang ternaungi. Sansevieria masoniana berasal dari Congo, Zaire 

Sansevieria masoniana, Lidah Mertua Congo 

Sansevieria masoniana, Lidah Mertua masoniana white strip 

Sansevieria masoniana variegata, Lidah Mertua masoniana variegata 

Sansevieria Minnie

Sansevieria Minnie, Lidah Mertua Minnie memiliki bentuk daun bulat seukuran jari telunjuk yang tersusun dalam dompolan. Panjang daun sekitar 5 - 7 cm dan diameter 1 cm.  Berwarna hijau dengan strip hijau muda. Berkemabng biak lewat stolon yang menjuntai.  Sanseviera Minnie berasal dari Kenya. 

Sansevieria nelsonii Black

Sansevieria nelsonii, Lidah Mertua nelsonii memiliki daun yang menombak, panjang 20 -30 cm, berwarna hijau kehitaman, dan sedikit bergelombang 

Sansevieria nitida

Sansevieria nitida, Lidah Mertua berdaun lanset, berwarna hijau gelap, kombinasi hijau perak, panjang daun hingga 50 cm, lebar 6 cm dan tebal 2 mm. Permukaan daun bagian dalam  berwarna hijau gelap dan punggung berwarna lebih gelap, pertumbuhan lambat dan berasal dari kenya.  
Sansevieria No Idea

Sansevieria No Idea, Lidah Mertua No Idea  yang sosok bentuk daunnya bulat agak keriting. Ukuran kecildan jumlah daun sedikit hingga 5 - 7 lembar. Ada yang menyebut Masoniana mini. Panjang daun 5 -20 cm dan lebar 3 - 7 cm. 


Sansevieria parva
Sansevieria parva, Lidah Mertua parva berdaun panjang dan ujung menyempit.  Panjang daun hingga 30 cm, lebar 1.5 - 2 cmberwarna hijau dan ada yang variegata, Daun memiliki Cros banding kekuningan. Sansevieria parva berasal dari Kenya. 


Sansevieria parva, Lidah Mertua parva 


Sansevieria parva, Lidah Mertua parva
Sansevieria patens
Sansevieria patens, Lidah Mertua patens, memiliki daun bulat tanpa celah memanjang. panjang sekitar 30 cm dan berwarna hijau.  Sansevieria berasal dari Kenya, tanzania, Uganda dan memiliki Cros banding hijau muda yang memanjang. 
Sansevieria pearsonii

Sansevieria pearsonii, Lidah Mertua pearsonii, Sansevieria tanpa batang dan daun berbentuk bulat panjang dengan celah yang memanjang dengan ketebalan 2 - 2.5 cm. Bagian bawah daun bulat terdapat garis hijau sekitar 10 cm dan panjang 30 cm. Warna hijau kecuali yang variegata.  Sansevieria pearsonii berasal dari Afrika Selatan,Namibia, Angola, Botswana, Zimbabwe, Zambia.  


Sansevieria perasonii, Lidah Mertua pearsonii, berwarna daun hijau dab garus garus hijau di punggung daun. 
Sansevieria perrotii
Sansevieria perrotii, Lidah Mertua perrotii dengan daun panjang dan ujung meruncing.  Panjang daun hingga 90 cm, tebal 2 - 2.5 cm, berwarna hijau kebiruan. Sansevieria perrotii memiliki batang yang setinggi hingga 60 cm. Posisi daun melekat di batang dan berhadap hadapan. daun cekung membentuk saluran lebar sepanjang daun.  Dikenal juga sebagai Sansevieria Bene.  Berasal dari tanzania. 
Sansevieria phillipsiae
Sansevieria phillipsiae, Lidah Mertua Phillipsiae memiliki batang dan sebagai tempat menempel daun dari 4 - 10 daun.  daunnya bulat panjang tetutup seludang dan ujungnya meruncing. panjang daun 20 -45 cm dengan diameter  1.5 cm berwara hijau gelap dan terang. Tanaman sansevieria phillipsiae berasal dari Somalia.

Sansevieria phillipsiae, Lidah Mertua phillipsiae 

Sansevieria pinguicula

Sansevieria pinguicula, Lidah Mertua pinguicula 


Sansevieria pinguicula, Lidah Mertua pinguicula

Sansevieria pinguicula, Lidah Mertua pinguicula

Sansevieria robusta
Sansevieria robusta, Lidah Mertua robusta 

Sansevieria rorida
Sansevieria rorida, Lidah Mertua rorida 
Sansevieria senegambica 
Sansevieria senegambica, Lidah Mertua senegambica 

Sansevieria suffruticosa
Sansevieria suffruticosa, Lidah Mertua suffruticosa

Sansevieriasuffruticosa var suffruticosa, Lidah Mertua suffruticosa var suffruticosa

Sansevieria scimitaniformis
Sansevieria scimitaniformis, Lidah Mertua scimitaniformis
Sansevieria Tom Grumbley

Sansevieria Tom Grumbley, Lidah Mertua Tom Grumbley

Sansevieria trifasciata
Sansevieria trifasciata, Lidah Mertua trifasciata

Sansevieria trifasciata, Lidah Mertua trifasciata

Sansevieria trifasciata, Lidah Mertua trifasciata

Sansevieria trifasciata, Lidah Mertua trifasciata

Sansevieria trifasciata, Lidah Mertua trifasciata

Sansevieria trifasciata, Lidah Mertua trifasciata

Sansevieria trifasciata, Lidah Mertua trifasciata

Sansevieria trifasciata, Lidah Mertua trifasciata

Sansevieria volkensii

Sansevieria volkensii, Lidah Mertua volkensii

Sansevieria volkensii, Lidah Mertua volkensii




Subscribe to receive free email updates:

10 Responses to "Berbagai Jenis Sansevieria, Si Lidah Mertua yang berdaun indah "

  1. Wah, baru tahu saya sebagian besar tanaman hias dalam foto Pak Eko ini termasuk bunga lidah mertua. Tanaman tersebut banyak ditemui di daearah saya. Selama ini yang saya kenal lidah mertua yang asli Indonesia. Di kampung saya namanya lidah buaya. ada yang hijau ada yang kuning cerah. Terima kasih ulasannya Pak Eko. Selamat pagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap Bu Nur, Sansevieria atau lidah mertua memang sangat beragam Bu, bunganya pun beragam tetapi yang banyak dilirik adalah daunnya. Kalau lidah buaya daunnya yang tebal dan bisa dibuat jelly dan bunganya hijau, merah dan orange. Salam sehat Bu, selamat berkebun.

      Delete
  2. busyeet deh, potonya byk amat Pak Eko... gak capek tuh nguploadnya? hehe.... :D
    ternyata, lidah mertua itu byk juga ya jenisnya, cakep2 lagi, pantes aja tanaman ini disukai oleh byk org. Tapi sayangnya, saya udah kehilangan wkt utk bercocok tanam nih Pak... gak kyk waktu dulu, saya salah satu dr sekian byk pengoleksi tanaman hias loh Pak, malah dulu sempet2nya nanem tanaman yg bijinya di bawa dari negeri Arab tuh. Bisa numbuh sih, tp gak pernah berbunga. Saya lupa namanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biar lengkap Om he..he..he... jadi sekalian memperkenalkan Sansevieria yang sangat beraneka ragam. Wah baru tahu kalau Om Wawan ternyata kolektor tanaman juga. Malah nanam dari biji yang dibawa dari arab. Di Arab juga ada pohon Sukarno, Melaleuca azedarah yang menjadi tanaman penghijauan di Mina. Apa ya yang dibawa Om Wawan. Salam sehat Om

      Delete
  3. atrractive..... dan nulisnya sangat detail.

    tapi, namanya itu: lidah mertua.... hehehe

    Thank you for sharing.... useful

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap pak tanza, namanya memang unik ya Lidah Mertua, padahal bentuknya ada yang mirip dan ada yang tidak. Terima kasih Pak dan salam Sehat.

      Delete
  4. Luar biasa lengkap keterangan dan juga fotonya pak Eko. Kalo aku tahunya lidah mertua cuma yang Sansevieria trifasciata Lurentii, soalnya ada tetangga yang menanam, kalo aku tidak terlalu hobi memelihara tanaman hias, mending memelihara tanaman kangkung buat dimakan.😆

    Ternyata banyak sekali jenis Sanseviera, bahkan sampai ada 50 macam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap Mas Agus, berusaha membuat lengkap supaya informasif, dan memang kadang jadi terlalu panjang. Sebenarnya ada sekitar 200 an yang masuk di list, tapi kalau ditulis semua bisa kepanjangan dan membosankan. Saya memang lebih suka menyajikan foto foto, dari pada di simpan di memory lebih baik disharing. terima kasih Mas Agus, salam sehat.

      Delete
  5. Terima kasih pak Eko sudah membuka wawasan saya mengenai lidah mertua..saya baru 1 tahun ini berkebun lidah mertua..sekarang banyak nama pasar di bandingkan dengan nama id..jadi membingungkan..contoh nama pasar berbeda setelah di rawat di rumah tumbuh malah sama jenisnya..

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan teman teman, semoga artikel bermanfaat dan silahkan tinggalkan pesan, kesan ataupun komentar.

Popular Posts