Nikmatnya Kuliner Mie Koclok Cirebon di Kota Kuningan

 Nikmatnya Kuliner Mie Koclok Cirebon di Kota Kuningan

Setelah seharian berkeliling dan menikmati indahnya wisata Kota Kuningan, Sang Putra Kuningan menawarkan kepada kami The Six Boys untuk menikmati kuliner Mie Koclok di pusat kota Kuningan.


Awalnya saya mendebat, bukan Mie Koclok tapi Mie Kocok kali ya.  Dengan ngotot, Sang Putra Daerah menjelaskan bahwa ini benar Mie Koclok yang sebenarnya asli Cirebon tapi yang ini di Kuningan.

Kuliner yang dijamin enak, sambil menyorongkan jempolnya yang gede gede ke muka kami, anggota The Six Boys lainnya.

Ok, kami setuju setelah sesi pemotretan di Cigugur akan kami lanjutkan dengan sesi kuliner di Mie Koclok di pusat Kota Kuningan.

Baca juga : Menikmati Kuliner Empal H Apud Gentong Cirebon

Pukul 18.36 WIB Waktu Cigugur Kuningan

Setelah sesi pemotretan selesai, kamipun bergegas menuju lokasi kuliner dengan perut lapar. Pilot Sang Putra Kuningan Om Ojo alias Om Fauzi Nurul Hamzah, dengan lihai memacu kendaraan Toyota Kijang Innova kami melewati jalan jalan kecil dan berliku. Memang patut diacungi jempol keahlian menyetirnya. Juara Reli Paris Dakar 4 kali Ari Vatanen pun belum tentu bisa melalui jalanan ini selihai Sang Putra Kuningan, malah katanya merem pun dia bisa kendalikan mobil ini sampai ke kota Kuningan. Top Markotop.

19.02 WIB Waktu Kota Kuningan

Kami memasuki kota Kuningan yang mulai gelap. telihat di jalanan kereta kuda yang berhiaskan lampu berwarna warni. Mobil diparkir di jalan utama di depan deretan ruko.

Suasana Kota Kuningan yang ramai 

Ternyata ada hal aneh dan agak unik di team The Six Boys. Salah satu anggota The Six Boys alergi terhadap Kuda.  Setiap kali ada kereta kuda lewat, beliau sudah merasa ada keganjilan di reaksi tubuhnya. Siapa nama identitasnya, memang kami rahasiakan supaya teman kami tetap aman dan terlindungi dari orang yang iseng dan berniat jahil.  Semoga beliau segera pulih dan antibodi segera merespon sehingga alerginya bisa sembuh dan bisa menunggang kuda pacu.

Kereta Kuda yang dilengkapi lampu lampu warna warni dan bisa disewa untuk keliling Kota Kuningan

Saat menuju ke Warung Mie Koclok tujuan kami, anggota The Six Boys lainnya berusaha melindungi teman kami ini jangan sampai ada kuda yang kegenitan mencolek atau mendekatinya.  Melihat saja sudah alergi, apalagi dicolek oleh kuda, bisa nggak jadi makan Mie Koclok. 

Kereta kuda bertaburkan lampu lampu berwarna warni tampak berjejer sepanjang jalan utama Kota Kuningan dan dijaga beberapa polisi. Inilah uniknya kota Kuningan. Kalau kota lain, yang dihias adalah gapura, kalau disini kereta Kuda yang diberi lampu warna warni dan dipakai untuk keliling kota.  Kereta kuda ini sudah dilengkapi dengan pempers kuda, sehingga jika kudanya pup, sudah langsung ditampung di pempersnya. Supaya kota Kuningan tetap bersih dan asri he..he..he....

Baca Juga : Pengalaman berkunjung ke Situs Sejarah  Gedung Perundingan Linggarjati 

19.07 WIB Waktu Kota Kuningan

Sampailah kami di lokasi Kuliner Mie Koclok. Untuk lokasi adanya area Pusat Kota Kuningan, di seputaran jalan Syeh Maulana Akbar.



Mie Koclok Azzami Kota Kuningan

Nama kedai atau warungnya adalah Azzami, atau lebih tepatnya Mie Koclok Cirebon Mas Nadi. Ini yang aneh, di Kuningan pakai kata Mas bukannya Kang. Tapi tak apalah, yang penting kita coba kuliner Mie kocloknya.

Gerobak Mie Koclok Cirebon di Kota Kuningan

Beruntung kami masih bisa memilih tempat duduk dengan leluasa, karena infonya kuliner ini biasanya antre hanya khusus untuk makan Mie Koclok.

Membaca spanduk ini saya jadi tahu ternyata kuliner Mie Koclok aslinya berasal dari Cirebon. 

Dengan rasa lapar yang amat sangat, kamipun memasuki dan memilih duduk di dalam rumah makan, karena kasihan dengan teman kami yang alergi terhadap kuda,

Sampai di dalam rumah makan, ternyata menu pilihannya cukup banyak juga.  Ada Mie Koclok Cirebon, Mie Kocok Bandung, Aneka Bakso dan aneka Mie Ayam.

Menu di Mie Rumah Makan Azzami

Tujuan kami adalah Mie Koclok, dan semua anggota sepakat memesan Mie Koclok lengkap yaitu Mie Koclok dan kuah.

Menunggu tidak lama, sekitar  12 menit 43 detik makana idaman Mie Koclok pun tersedia.

Baca juga : Nikmatnya Kuliner Pindang Pondok Bambu Prabu Mulih Sumatera Selatan

19.38 WIB 

Kesan Pertama, ini namanya kuliner Mie tapi tidak ada Mienya, hanya bubur putih yang ditaburi suwiran ayam dan 

Menu Komplit Mie Koclok dan Bakso Kikil

Kalau boleh saya tampilkan cerita komplain teman di FB nya seperti ini. 

Yang unik dari Kuliner Mie Koclok ini, awalnya saya heran juga karena Mie nya malah nggak kelihatan. Terlihat cuma tumpukan dengan dasar seperti Bubur yang diberi toping suwiran daging ayam, potongan telor ayam, taburan daun bawang dan bawang goreng serta taburan lada yang menyebar di permukaan piring.

Setelah komplain sana, komplain sini, khususnya sama teman penunjuk kuliner, katanya Mie, kok nggak ada Mie nya.

"Tenang kawan kawan" katanya, buka pelan pelan permukaan bubur yang ternyata adalah campuran kental tepung beras dan santan dan ada aroma kaldu.

Ternyata mie nya malu malu alias tersembunyi dibawah campuran adonan kental tadi.

"Tuh khan, ada Mie nya, nggak bohong khan aku" kata teman. Ya, di bawah tumpukan, setelah ditarik, nampaklah Mie dengan bentuk bulat bukan gepeng seperti kwetiaw.

Jadi mie nya diumpetin biar nggak kelihatan dan setelah diaduk dan diangkat ke atas baru kelihatan dech mienya.

Aduk sebentar dengan toping, plus sambel hijau dan mulaiah disantap. Nikmatnya memang luar biasa. Nggak rugi jauh jauh dari plat B ke plat E wilayah kuningan.

Ditemani Bakso Kikil, santapan Mie Koclok semakin enak dan potongan Kikil menambah kenikmatan kuliner

Memang kesan pertama adalah ini bukan Mie, tapi bubur ayam ha..ha...ha....dan ternyata mienya tertutup oleh bubur beras yang encer dan berkuah kaldu.

Mie Kocklok Mienya ada di bawah bubur nasi

Kalau saya perhatikan lebih detail, ha..ha...sok banget ya, isi dari Mie Koclok adalah Mie basah yang direbus dan ditutupi oleh bubur beras encer dengan kuah kaldu ayam dengan taburan irisan daun bawang, kembang kol atau kol, seledri, tauge, telur rebus, taburan bawang merah dan suwiran ayam yang mirip soto.

Yang tidak kalah enaknya adalah bakso kikil yang yang menemani hidangan kuliner Mie Koclok. Kikil sapi dipotong kotak persegi kecil kecil dan menambah gurih cita rasa. Tapi ada satu teman yang tidak terlalu suka dengan Kikil, Om Irwan, tapi nggak apa apa, masih banyak yang mau nampung he..he..he....

Bakso dengan potongan kikil yang enak

19.22 WIB

Kami selesai makan dan perut sudah sangat terasa kenyang. Mie Koclok lengkap 6 porsi, plus tambah bakso 3 porsi lagi, kerupuk 4 bungkus (pengemar krupuk) lengkap sudah kuliner kami di Mie Koclok Azzami Kota Kuningan. 


The Six Boys dengan Mie Koclok


Sebelum saya tutup cerita ini, ternyata Mie Koclok itu ada singkatannya lho.

Mie Koclok; Mie Khasnya Orang Cirebon yang lebih Okay

Semoga benar  ya.












Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Nikmatnya Kuliner Mie Koclok Cirebon di Kota Kuningan"

Popular Posts