Pengalaman berolah raga ABI Run Community bersama Maestro Bulutangkis Indonesia 1980 an di GBK Gelora Bung Karno

Pengalaman berolah raga ABI Run Community bersama Maestro Bulutangkis Indonesia 1980 an di GBK Gelora Bung Karno 

4 Juli 2018

Kali ini, ABI Run Community berolah raga di GBK alias Gelora Bung Karno.
Moment kali ini adalah moment pertama kali ABI Run Community berolah raga bersama dengan jumlah yang lumayan banyak.

Pelopor olah raga di GBK ini adalah Pak Komisaris Yusti dan Pak Benny.  Beliau beliau ini secara rutin dan konsisten, berolah raga baik lari maupun jogging di Gelora Bung Karno. Semangat para senior ini yang membuat kami termotivasi dan bersemangat untuk berolah raga.

Secara rutin, ABI Run Community janjian untuk berolah raga bersama di hari Rabu Malam dan sengaja ditentukan waktunya supaya teman teman yang lain dapat mengikuti dan menyediakan waktu sesuai jadwal yang sudah disepakati.

Moment perdana pasukan ABI Run Community berolah raga di GBK beranggotakan Pak Benny, Pak Komisaris Yusti, Pak Rizal, Bu Hilda, Bang Aziz dan saya sendiri.

Sebelum bercerita perihal program larinya ABI Run Community, sekedar informasi mengenai Gelora Bung Karno atau yang biasa disebut GBK.

Stadion yang gagasannya dicetuskan oleh Presiden Soekarno ini merupakan bagian dari Gelanggang Olah Raga Bung Karno yang biasanya digunakan untuk arena pertandingan Sepak Bola.

Stadion yang dibangun mulai bulan februari tahun 1960 ini selesai dan dibuka untuk umum 21 Juli 1962, berarti pembangunan memakan waktu 2 tahun lebih.

Bangunan yang diarsiteki oleh Frederich Silaban seorang arsitrek kelahiran Bonan Dolok, Sianjur mulamula, Samosir, Provinsi Sumatera Utara yang merupakan Lulusan Academic van Bouwkunst Amsterdam ini terkenal dengan karya karya momunental di Indonesia. Karya karya beliau adalah Monumen Nasional alias Monas dan Masjid Istiqlal serta Monumen Pembebasan Irian Barat yang nantinya juga menjadi lokasi bagi ABI Run Community untuk menyalurkan semangat berolah raga.

Berangkat ke GBK saya ikut menumpang di mobil Pak Benny dan Pak Komisaris bersama Pak Azis dan Bu Hilda bareng dengan Pak Komisaris Yusti, Berangkat dari kantor pukul 17.10 dan sampai di GBK sekitar 17.30. Kami janjian di Parkiran dekat pintu 5 dan tepat jam 17.35, kami sudah berkumpul.


Sudah siap bersama BU Hilda dan Pak Benny

Bergabung dengan Pak Komisaris dan Bang Dul
Setelah lengkap dan mengunci mobil, kami pun menuju Gelora Bung Karno untuk memulai jongging dan lari,

Sebelumnya kami ABI Run Community sudah janjian dengan Djarum Runner Jakarta yang secara rutin juga mempunyai aktifitas lari mengelilingi GBK.

Kami bergabung di Pintu 5. 


Bergabung dengan Djarum Runner
Kami berlari mengitari GBK sebanyak lebih kurang 10 kali atau setara dengan lebih kurang 10 km.   
Berfoto bersama Djarum Runner
Setelah berolah raga bersama, diakhiri dengan sesi foto bersama.  Karena ini kali pertama, ABI Run Community berolah raga bersama Djarum Runners Jakarta.


Berfoto bersama Ibu Ivana Lie, Sang Maestro Bulutangkis tahun 1980 an
Semoga kegiatan rutin jogging dan berlari mengelilimgi GBK menjadi acara rutin dan memberi semangat ABi Runner lainnya untuk berpastisipasi demi kesehatan dan silarahmi.
Berfoto bersama Djarum Runner Jakarta

Baca juga : ABI Run Community mengikuti even CC5K 

11 Juli 2018

Pengalaman lari ABI Run Community berikutnya di GBK semakin ramai dan diikuti peserta semakin banyak.

Kalau boleh Absen pada lari dan jongging  kali ada sekitar 8 orang, ada Pak Opung Andre yang memilki semangat bedrolah raga dan menjadi motivator untuk team ABI Run Community. Pak Komisaris Yusti yang menjadi perintis ABI Run Community, Pak Rizal motivator handal ABI dengan segudang pengalaman, Pak Lukmansyah, seorang aktor change management yang  ternyata juga tertarik dengan lari dan jogging, Pak Naro seorang dengan pengalaman ArGIS yang ingin memetakan kegiatan lari kami, Bang Dul seorang penulis handal yang sudah menerbitkan ribuan buku yang menjadi best seller, Pak Fani seorang penulis SOP yang akan membuat SOP terkait ABI Run Community dan saya sendiri yang sering jogging daripada lari karena memang cepet capek makanya perlu latihan rutin.

Berikut foto kami saat berfoto di depan ISTORA yang seirng dijadikan lapangan untuk pertandingan bulu tangkis.

Sengaja kami berputar tidak hanya di GBK tetapi juga fasilitas lain yang ada di Gelanggang Olah Raga Bung Karno ini.

Team ABI Run Community
Sebagian dari kami sudah memakai seragam support dari Djarum dengan sponsor kali ini Kaskus.

Kaos ini merupakan koas yang dipergunakan saat Marathon di Kudus yang salah satu sponsornya adalah Kaskus.
memang tidak semua dari anggota ABI Run Community mendapatkan kaos ini,  Kami bersepakat untuk membuat kaos atau jersey sendiri supaya rasa memiliki dan guyub rukun di ABI Run Community semakin erat.

Team ABI Run Community
Rombongan ABI Run Community bertemu dengan rombongan dari Djarum Runners Jakarta, dan memang sebelumnya kami sempat kontak dan sepakat untuk jogging dan lari bareng.  


Kami bertemu dengan Pak Sindaka dan Ibu Ivana Lie sebagai penggerak dan motor di Djarum Runner Jakarta.

Senang sekali bisa  bergabung dengan beliau beliau ini yang memiliki pengalaman di bidang olah raga yang luar biasa.

Kesempatan berlari bareng ini tidak kami sia siakan untuk berkenalan dan bersilaturahmi sekaligus menambah teman dan membuat jadwal bareng untuk berolah raga bersama.



Beberapa kali kali kami berfoto bersama sambil berlari melintas GBK, mulai dari Pintu 1 hingga Pintu 12. Di GBK dibagi menjadi 24 sektor dan 12 pintu. Sata berusaha menghapal lokasi pintu pintu ini karena seingkali kalau janjian selalu atau seringkali menyebutkan ketemu di pintu berapa.

Untuk masuk, biasanya kami dari Pintu 5 dan Pintu 10.

Saat jogging, kami tidak melupakan kewajiban sebagai seorang muslim. Di beberapa titik disediakan musholla dengan peralatan sholat sarung dan mukena.  Memang terkadang antri untuk melaksanakan sholat karena tempat yang terbatas. Cukup untuk Imam dan 2 baris makmum. Saya sarankan anda membawa sarung sendiri, karena jumlahnya terbatas dan kalau membawa sarung sendiri terjamin kesuciannya. 

Kalau anda ingin sholat di Masjid, tersedia juga masjid di area GBK. Namanya Masjid Al Bina dan lokasinya di Pintu 1 Senayan. Palimg mudah adalah anda mencari lokasi Go Food Festival dan lokasi masjid tidak jauh dari titik itu.

Perihal Masjid Al Bina akan saya ceritakan di episode lain.


Kami jogging dan lari berkeliling sambil menikmati kemegahan Gelora Bung Karno yang dihiasi dengan lampu berwarna warni, apalagi fasilitas ini dipersiapkan untuk memperingati HUT RI ke 74 nanti di tgl 17 Agustus 2019.

Kami jogging dan lari sampai sekitar pukul 20.00 WIB.  Perut sudah mulai terasa keroncongan. 

Setelah berdiskusi perihal makan dimana, akhirnya kami sepakat akan makan di Sate dan Sop Kambing Pak Maman di depan Kuburan Petamburan.

Setelah mengatur posisi kendaraan dan siapa saja yang ingin ikut (ternyata igin ikut semua) kami pun berangkat menuju lokasi makan malam, Sate dan Sop Kambing Pak Maman.

Tempat kuliner ini sangat terkenal di seantero Jakarta, sehingga sampai lokasi, kami harus antri tempat duduk. 

Untungnya, tidak sampai 15 menit, kami berdelapan akhirnya mendapatkan tempat duduk yang nyaman,

Dengan gerak cepat, kami memesan Sate dan Sop Kambing sesuai porsi kami berdelapan plus minum. 

Sate Kambing Pak Maman Depan Kuburan Petamburan

Sop Kambing Pak Maman depan Kuburan Petamburan

Add caption
Kami makan dengan lahap. Jogging 10 km dengan waktu 1 jam setara dengan 735 kalori, padahal kami menempuh 10 km dalam waktu sekitar 2 jam, artinya kalori yang dibakar semakin sedikit, dan kalori ini tergantikan dengan Sate Kambing dan Sop Kambing dan setara dengan sekitar 800 kalori. Ha..ha...ternyata yang kami makan melebihi energi setara kalori yang kami keluarkan.

Berikut data kalori yang terbakar dari seseorang yang berolah raga lari standar dengan  berat badan 70 kg dikaitkan dengan waktu berlari 

Berlari 5 menit, setara dengan pembakaran  61 Kalori
Berlari 10 menit, setara dengan pembakaran 122 Kalori
Berlari 15 menit, setara dengan pembakaran 184 Kalori
Berlari 30 menit, setara dengan pembakaran 368 Kalori
Berlari 1 jam, setara dengan pembakaran 735 Kalori
Berlari 2 jam, setara dengan pembakaran 1470 Kalori
Berlari 3 jam, setara dengan pembakaran 2205 Kalori

Berlari 4 jam, setara dengan pembakaran 2940 Kalori

Jadi kalau anda pengin cepat menurunkan berat badan, berlari adalah salah satu olah raga yang disarankan tetapi dengan arahan dari ahli olah raga supaya tidak ada cedera atau trauma di tubuh.

Jangan sampai karea pengin cepat turun berat badan, berlari tanpa kenal waktu, nantinya malah membuat badan sakit.






Event dari kegiatan jogging dan lari dari ABI Run Community akan disampaikan di episode berikutnya.


  

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "Pengalaman berolah raga ABI Run Community bersama Maestro Bulutangkis Indonesia 1980 an di GBK Gelora Bung Karno "

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Terima kasih Pak Fani, suskses untuk Bapak dalam segala aktifitas

      Delete

Popular Posts