Pengalaman Menginap di Park Inn Radisson, Swiss, Hotel Dekat Bandara Zurich yang Nyaman

Edisi Traveling
Pengalaman Menginap di  Park Inn Radisson, Swiss 

Park inn by Radisson Hotel, Swiss
Melanjutkan cerita rangkaian pengalaman berlibur dan berkeliling Eropa, berikut lanjutan cerita yang masih bisa diingat berdasarkan dokumentasi fotografi.  

Nah, inilah manfaat fotografi, urutan dari aktifitas perjalanan bisa diperoleh dari urutan foto dan saat ini, dengan kelengkapan gps dan waktu yang tercatat di informasi foto, sangat membantu untuk bercerita.

Bersama Tante Novia, Mount Titlis, Switzerland
Switzerland,  Swiss Confederation

Sedikit cerita mengenai Swiss, salah satu negara yang kami tuju. 

Switzerland

Explore the serene Swiss Alps and all their wonderful wilderness, or discover a rich and diverse urban culture combining tradition and modernity.

Switzerland atau kalau diIndonesiakan menjadi Swiss, adalah negara yang beberapa waktu lalu kami jelajahi, memang indah. 

Swiss, dimana kami menjelajahi Pegunungan Alpen Swiss yang tenang dan kawasan hutan belantara dengan linkungan yang indah, atau temukan budaya perkotaan yang kaya dan beragam yang menggabungkan tradisi dan modernitas.

Setelah puas berkeliling dan menikmati Mount Titilis di deretan Pegunungan Alpen dan berkeliling ke Luzern City atau Lucern, kami melanjutkan perjalanan menuju hotel di Swiss.  Rangkaian perjalanan masih panjang. Masih banyak destinasi yang akan dikunjungi.

Cerita mengenai Switzerland atau Swiss, Swiss, secara resmi Konfederasi Swiss,  Swiss Confederation, adalah negara yang terkurung daratan yang terletak di pertemuan Eropa Barat, Tengah dan Selatan dan Swiss adalah republik federal yang terdiri dari 26 kanton, dengan otoritas federal yang berbasis di Bern.

Swiss berbatasan dengan Italia di selatan, Prancis di barat, Jerman di utara, serta Austria dan Liechtenstein di timur. Secara geografis terbagi di antara Dataran Tinggi Swiss, Pegunungan Alpen dan Jura, dengan luas total 41,285 km2 dan luas daratan 39,997 km2 .

Meskipun Pegunungan Alpen menempati sebagian besar wilayah, populasi Swiss sekitar 8,5 juta sebagian besar terkonsentrasi di dataran tinggi, di mana kota-kota terbesar dan pusat ekonomi berada, di antaranya Zรผrich, Jenewa dan Basel.

Kota-kota ini adalah rumah bagi beberapa kantor organisasi internasional seperti WTO, WHO, ILO, markas besar FIFA, kantor terbesar kedua PBB, serta gedung utama Bank for International Settlements. Bandara internasional utama Swiss juga terletak di kota-kota ini.

Zurich, kota besar di Swiss

Ok, kembali ke Cerita perjalanan.

Kami menginap di Hotel Park inn By Radisson Hotel yang dekat dengan Bandara Swiss, Radisson Hotel Zurich Airport.

Sampai di Hotel sekitar pukul 17.00 an tapi kondisi sudah agak gelap.  Suhu udara sekitar 5 derajat celcius.  Memang cukup dingin untuk saya orang Asia, apalagi hidup di Bekasi.  

Hotel yang asri dan terletak berdampingan dengan area pertanian yang rapi dan teratur.

Berikut kutipan dari Hotel :

Relax and refresh in modern comfort

Revive and rejuvenate in a positive and relaxing environment with Park Inn by Radisson. Get a good night’s sleep in our cozy bedding and reenergize with our modern facilities, contemporary design and stimulating food and beverage offering. Feel good through personal recognition, spontaneous surprises and thoughtful gestures from our team.

Mungkin kalau diartikanBersantai dan menyegarkan diri dalam kenyamanan modern 

Bangun dan segarkan diri dalam lingkungan yang positif dan santai dengan Park Inn by Radisson. Dapatkan tidur malam yang nyenyak di tempat tidur kami yang nyaman dan pulihkan energi dengan fasilitas modern kami, desain kontemporer, dan penawaran makanan dan minuman yang merangsang selera. Pelayanan baik dan penghargaan, kejutan spontan dan tutur bijaksana dari tim kami.

Lokasi Radisson Hotel Zurich Airport

Lokasi Hotel Park Inn Radisson

Lokasi Radisson hotel Swiss memang berdekatan dengan Bandara. dari sisi lain tampak landasan bandara yang cukup rapi dan teratur.

Merupakan hotel dengan bintang 4 yang berada di Alamat: Flughofstrasse 75, 8153 Rรผmlang, Swiss

Hotel Radisson Hotel Zurich Airport hanya berjarak lima kilometer dariBandara Zurich, Google Earth

Hotel Radisson Hotel Zurich Airport hanya berjarak lima kilometer atau tujuh menit naik taksi dari bandara ZRH. Hoteldengan pilihan yang nyaman untuk pelancong bisnis dan tersedia Wi-Fi gratis. Hotelyang juga dekat dengan failitas rutinitas olahraga serta pusat kebugaran 24 jam.

Stasiun kereta api dapat dijangkau dengan berjalan kaki singkat ke stasiun kereta terdekat untuk naik kereta selama 20 menit ke pusat kota Zurich. 

Lokasi Radisson Hotel Zurich Airport

Nama Hotel   : Park inn By Radisson Hotel 
Alamat Hotel :  Alamat: Flughofstrasse 75, 8153 Rรผmlang, Swiss, 
Bintang        :  4

Setelah Check in dan datanya lengkap, kamipun bergegas masuk menuju kamar karena dingin.๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ 


Kamar Hotel

Saya dan Tante Novia, dapat kamar no. 147. Meniliki pada komitmen hotel 

Feel good hotels you can rely on
Park Inn by Radisson is a fresh and energetic hotel brand offering friendly and inviting hospitality at a competitive price. We focus on what really matters to you: comfortable beds, spotlessly clean rooms, service with a smile and a hassle-free experience. Our hotels boast key amenities, contemporary interiors and innovative restaurants, so you can enjoy the best experience in town.

Kalau diceritakan mungkin seperti berikut, Rasakan hotel bagus yang bisa Anda andalkan, Park Inn by Radisson adalah Brand Hotel yang segar dan energik yang menawarkan keramahan yang ramah dan mengundang Anda  dengan harga yang kompetitif. 

Kami fokus pada apa yang benar-benar penting bagi Anda: tempat tidur yang nyaman, kamar yang sangat bersih, layanan dengan senyuman, dan pengalaman tanpa repot. Hotel kami memiliki fasilitas utama, interior kontemporer, dan restoran inovatif, sehingga Anda dapat menikmati pengalaman terbaik di kota.


Kamar yang nyaman dan cukup luas untuk berdua.  Serasa bulan madu, Honey moon lagiu nich.

Kamar hotel sesuai web Radisson, dan memang nyaman dan bersih
Kamar dengan nuansa ungu, pokoknya cocok dengan selera pengantin baru. Kamar dengan ukuran yang cukup luas dan dengan kamar mandi yang bisa dipakai untuk senam. Cocok untuk kami.

Kesibukan di kamar Hotel
Bergegas kami bebersih diri dan berencana mau cari makan malam, dan kebetulan di sebelah ada Mc Donalds. Terbayang menu fried chicken dengan saos yang pedas meleleh.


Lorong hotel menjadi saksi kami untuk berfoto foto dan mengabadikan diri. 


Fasilitas di sekitar Hotel
Setelah bebersih, kami turun menuju lobby untuk mencari makan malam di Mc Donalds. Sempat berfoto sejenak di pintu gerbang hotel dan lanjut menuju ke Mc Donalds.
Ternyata, harapan kami pupus untuk makan ayam goreng alias Fried Chicken Mc Donalds.  Ternyata Mc Donalds di Swiss tidak menjual Fried Chincken dan menu yang ada pun kami tidak bisa makan karena tidak halal.  
Mc Donalds di dekat Hotel Radisson Swiss, Rencana kami ingin makan Fried Chicken, apa daya menu itu tidak ada .  Semua dipenuhi dengan Menu Burger dan Pork

Menu yang ada kebanyakan adalah Pork, dan kombinasinya pun juga bacon, jadi kami memutuskan untuk berjalan jalan ke Toserba seberang Hotel.  Sayangnya, untuk ini saya tidak mendokumentasikannya.  



Berbekal roti dan makanan ringan yang kami beli di Toserba, ditemani teh hangat bikinan Tante Novia saya pun menikmati tambahan makan malam ini.  Maklum, kondisi dingin memaksa saya untuk makan lebih banyak.

Menurut saya, tehnya masih enak Tong Tji, atau karena saya terbiasa minum teh Indonesia ya, sehingga teh yang enak kata tante Novia, saya bilang tidak enak.

"Om Eko, ini teh enak dan berkualitas lho.  Rasa teh nya segar dan nikmat" kata tante Novia.  

Saya pun bilang, " Masih enak teh cap Tong Tji atau Cap bandulan yang tubruk." mencoba membela teh asal Indonesia.

Ya, meskipun berdebat, habis juga tehnya kami minum.  Dasar memang haus dan lapar karena perjalanan yang mengasyikkan dan menyenangkan.

Kami segera tidur, dan pengin bangun pagi untuk melihat suasana sekitar dan membeli coklat di toserba seberang.  "Buat anak anak" kata Tante Novia. Dalam hati saya, "paling entar juga habis di perjalanan" he..he..he...

Pemandangan di Sekitar Hotel
Pagi pagi saya bangun dan segera mandi.  Jam 05.00 waktu Swiss masih sangat gelap. Sholat subuh, nonton berita di TV (pilih CNN) karena yang lain nggak ngerti bahasanya, dan siap siap berkeliling sekitar Hotel.  

Saya memiliki kebiasaan selalu berkeliling dimanapun saya menginap.  Rasa ingin tahu kadang mengalahkan rasa capek.  Harus selalu fit.  Kalau bisa malah jogging 30 - 60 menit sambil survey lokasi. Maunya sih, tapi nggak tahan dengan dingin yang suhunya 4 derajat celcius.  

Jam 06.30 saya sudah siap di halaman hotel. Masih gelap.  Menurut info dari petugas hotel, nanti jam 08.00 baru terang. ha.ha..ha.... Ampun dech.



Akhirnya kami masuk lagi dan menikmati Sarapan pagi dan suasana masih sangat sepi. 

Suasana di Hotel Park Inn Radisson pukul 8.55 Waktu Swiss 

Benar apa yang dibilang oleh petugas hotel, jam 08.00 waktu Swiss, baru suasana terang benderang.


Saya berfoto di depan hotel pukul 8.55 waktu Swiss dan bagian depan hotel tampak jelas.


Disamping hotel, adalah hamparan tanaman pertanian. Sangat rapi dan terawat.  Uniknya, area lahan pertanian ini berada di tengah kota, tidak  terlihat petaninya, tanamannya terawat, area pertanian tidak terganggu peruntukannya meskipun berada di tengah tengah kawasan industri.



Ini yang saya salut dengan Eropa.  Beda dengan Indonesia yang semakin menyusut area peruntukan untuk pertaniannya.


Berfoto sejenak dengan mobil kami dari Blitar, dengan plat AG 307, he..he...cuma mirip doank.



Berikutnya kami berjalan ke Toserba yang semalam kami belanja roti dan snack.  Kali ini Tante Novia akan membeli beberapa potong coklat Swiss untuk oleh oleh.

Toserba yang bersih dan rapi.  Harga memang jauh lebih mahal, karena memang uang tukar dengan euro atau dolar.  Tapi untuk masalah belanja, kami sepakat untuk menggunakan Visa Credit Card. Lebih simple dan praktis, tanpa banyak tukar uang.


Berikutnya, sebelum memulai perjalanan hari ini saya bertemu dengan orang orang Indonesia yang juga melancong ke Swiss. Hebat ya orang orang Indonesia, seneng sekali bisa bertemu Bapak Bapak ini di negeri Nun jauh disini.

Saya juga berkesempatan berfoto dengan Pak Altherr yang menjadi teman perjalanan kami.

Penilaian dan Rekomendasi
Hotel Park Inn Radisson yang kami tempati, menurut saya hotel yang tepat untuk menginap terutama jika anda kemalaman saat mendarat di Swiss atau akan melanjutkan perjalanan ke Pegunungan Alpen ataupun ke Jerman atau Belgia.

Saya acungi jempol, karena kebersihan kamar, keramahan pegawainya, kelezatan makanananya yang saya belum bahas secara panjang lebar dan akses serta ketersediaan fasilitas lainnya. 

Rekomendasi untuk hotel ini dan harganya sangat terjangkau.
Edisi Liburan Eropa

Berkelanalah kemana kamu pengin pergi
carilah teman, carilah kawan 
Supaya kamu bisa menempa diri
bekal berbagi cerita dan berbagi pengalaman  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengalaman Menginap di Park Inn Radisson, Swiss, Hotel Dekat Bandara Zurich yang Nyaman"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan teman teman, semoga artikel bermanfaat dan silahkan tinggalkan pesan, kesan ataupun komentar.

Popular Posts